BALIPORTALNEWS.COM – Pantai Depok, Kabupaten Bantul merupakan pantai yang memiliki potensi ikan yang sangat melimpah. Bahkan pantai ini menjadi salah satu pusat dari sentra kuliner ikan di Yogyakarta.

Sayangnya, hasil tangkapan ikan belum optimal karena sebagian besar nelayan melaut dengan cara tradisional. Dalam dua tahun terakhir hasil tangkapanmengalami penurunan, sehingga produktivitas nelayan maupun pantai menurun.

Melihat kenyataan tersebut sekelompok mahasiswa Fakultas Geografi UGM berupaya memberikan bimbingan teknologi kepada nelayan dalam upaya mempermudah mengetahui lokasi ikan menggunakan Kalender Pintar Nelayan Berbais Sistem Informasi Geografi.  Ide ini dikembangkan oleh  Cahyadi Ramadhan, Miftakhul Munir, Najmah Munawaroh dan Aji Dwi Pratama. Lahir dari Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-M) UGM dengan dosen pembimbing Nur Mohammad Farda S.Si., M.Cs.

Baca Juga :  Perkuat Kualitas Pendidikan Vokasi, AHM Latih 1.387 Guru SMK

“Pantai Depok memiliki potensi ikan yang sangat besar apabila dibandingkan dengan pantai lainnya di Kabupaten Bantul. Namunpenghasilan nelayan menjadi kurang optimal karena nelayan hanya menggunakan peralatan yang sederhana dan belum menunjukkan dimana lokasi ikan  berada,” papar Najma, Jumat (12/5/2017) di Fakultas Geografi UGM.

Keempatnya memberikan bimbingan dan pelatihan kepada nelayan agar dapat memahami bagaimana cara membaca dan mengaplikasikan kalender dalammenentukan arah nelayan harus berlayar untuk menebar jaring. Program Pendampingan dan pelatihan ini dilakukan dengan harapan nelayan mampu mendapatkan hasil tangkapan yang besar meski dengan perahu kecil.

Baca Juga :  PLN Siap Jalankan Stimulus Covid-19 untuk Dukung Pemerintah Pulihkan Ekonomi

Pendampingan dan pelatihan telah dilakukan sejak bulan April 2017 lalu. Dalam pelatihan para nelayan dilatih menggunakan GPS Smartphone untuk menunjukkan arah kemana mereka harus berlayar hingga mencapai lokasi yang memiliki potensi ikan.

“Kalender ini sangat baik digunakan nelayan, sehingga mereka dapat lebih efektif dan efisien ketika melaut,” tambahnya.

Membaca Kalender Pintar Nelayan cukup sederhana. Hanya dengan memasukkan koordinat yang telah ada pada kalender, maka nelayan akan diarahkan menggunakan GPS ke arah mana mereka harus berlayar.

“Ketika nelayan menerapkan hal ini setiap kali melaut, nelayan akan lebih terarah dan lebih efisien dalam mendapatkan ikan, sehingga produktivitas nelayan akan meningkat,”pungkasnya. (ika/humas-ugm/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :