BALIPORTALNEWS.COM – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menerima Tim BPK RI Perwakilan Bali yang dipimpin Yulindra Tri Kusumo Nugroho, di Ruang Rapat Kantor Bupati Tabanan, Senin (6/2/2017). Tim BPK tersebut akan melaksanakan tugas pemeriksaan selama 30 hari sampai dengan 7 Maret 2017.

Menurut Yulindra, tim fokus dengan pemeriksaan pendapatan, belanja, dan kas. Mengenai pendapatan, katanya, mungkin di seluruh pendapatan yang akan diperiksa. Belanja juga hampir seluruhnya akan diperiksa, seperti belanja pegawai, belanja modal, belanja hibah bansos, transfer, subsidi, maupun belanja tak terduga di Pemkab Tabanan.

Begitu juga terkait pelaksanaan pemeriksaan dukungan dan kerja sama dari Pemkab Tabanan, dia berharap hal itu diperlukan, agar pekerjaan bisa berjalan lancar.

Sementara Bupati  Eka menyerukan kepada seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan agar berkoordinasi dan berkomunikasi dengan baik. “Jangan sampai kita kelabakan. Jika ada hal-hal yang preventif dan harus segera ditindaklanjuti, agar tidak sampai menunggu dan segera dikerjakan,” tegasnya.

Katanya, mempertahankan WTP yang diraih memang sulit, karena harus mempunyai suatu terobosan. “Harus punya inovatif, karena untuk mempertahankan itu banyak sekali tantangan. Kerja sama semua pihak sangat diperlukan,” tandasnya.

Baca Juga :  DPUPR Denpasar Atensi Trotoar Rusak di Jalan Melati, Terget Tuntas 3 Hari

Dia juga berharap kepada Tim BPK agar memberikan tuntunan, supaya bisa menghasilkan laporan yang baik. “Tidak mungkin kita bisa bekerja sendiri. Ini adalah team work menuju hasil yang lebih baik,” ujarnya.

Bupati Eka juga memerintahkan Sekda I Nyoman Wirna Ariwangsa agar mengoordinasikan kepada seluruh SKPD dan mengawasi. “Manfaatkan komunikasi dari berbagai arah. Kalau bisa lewat telepon, mari selesaikan lewat telepon. Kita harus bisa bekerja di semua tempat, tidak harus di kantor, agar segala sesuatunya lebih cepat dan lebih baik,” pungkasnya. (ita/bpn)