BALIPORTALNEWS.COM – Wabup Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri ritual banyu pinaruh di Pantai Yeh Gangga, Tabanan, Minggu (22/1/2017). Acara melukat massal yang diprakarsai Paiketan Daksa Dharma Sadhu (PDDS) itu, diikuti ribuan orang, terdiri atas siswa sekolah dan masyarakat umum.

Selaku umat beragama, kata Sanjaya, banyu pinaruh bukan hanya sebagai wacana di sekolah, namun generasi muda harus memahami makna saraswati dan banyu pinaruh sesuai hakikat dan praktik. “Dengan ritual ini kita melakukan pembersihan diri. Bersihkan hati dan pikiran. Dekatkan diri kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Lakukan yadnya dengan baik, baik secara individu ataupun massal. Ini adalah kegiatan satu-satunya yang ada di Indonesia, khususnya di Bali,” ujarnya.

Dia berharap agar kegiatan seperti itu dapat terus dilakukan secara rutin. “Jalin koordinasi yang baik, agar kegiatan ini bisa lebih semarak,” imbuhnya.

Ketua Panitia, Made Astawa, mengatakan, kegiatan tersebut diselenggarakan keempat kali. “Kami akan mengadakan kegiatan penglukatan banyuh tampal bolong dan banyuh tumpek wayang,” ujar Astawa.

Baca Juga :  Bupati Mahayastra Lantik 166 Pejabat

Upacara pembersihan diri pada hari itu dipimpin lima sulinggih. Di antaranya IPM Trinata Daksa Manuaba dari Griya Kukuh, Kerambitan, IPM Rsi Siwa Putra Sanatana Daksa Manuaba dari Griya Utu Penebel, IPM Daksa Sidanta Putra Manuaba dari Griya Padang Kediri, IPM Siwa Putra Parama Manik Kusuma Manuaba dari Kemoning Baturiti, dan IP Begawan Wiran Rudra Prarama Daksa Manuaba dari Griya Seronggo Kerambitan. (ita/bpn)