BALIPORTALNEWS.COM – Piodalan Saraswati yang jatuh pada rahina saniscara umanis wuku watugunung, Sabtu (21/1/2017) di Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama Ketua DPRD Badung Putu Parwata,  Sekda Badung Kompyang R. Swandika, pimpinan Perangkat Daerah serta karyawan-karyawati Pemerintahan Kabupaten Badung. rangkaian piodalan saraswati telah berlangsung sejak pukul 08.00 wita.

Seluruh rangkaian piodalan Saraswati di Puspem Badung diakhiri dengan persembahyangan bersama yang dipuput Ida Pedanda Pemaron Sideman Griya Sideman, Gulingan.

Sebelum dilaksanakan persembahyangan, pada kesempatan tersebut diisi darma wecana oleh Ida Bagus Gde Krisna Narayasa dari SDN 1 Kerobokan Kaja, sebagai juara 1 dharma wecana Tingkat Provinsi Bali dan mewakili Bali di tingkat Nasional pada bulan Juli ini dengan tema “Karmapala”.

Hari Saraswati adalah hari yang penting bagi umat Hindu, khususnya bagi siswa sekolah dan penggelut dunia pendidikan karena Umat Hindu mempercayai hari Saraswati adalah turunnya ilmu pengetahuan yang suci kepada umat manusia untuk kemakmuran, kemajuan, perdamaian, dan meningkatkan keberadaban umat manusia.

Baca Juga :  Manfaatkan Badung Free Wifi untuk Biosecurity, Peternak Badung Raih Juara I se-Bali

Hari Saraswati diperingati setiap enam bulan sekali, tepatnya pada hari Saniscara Umanis wuku Watugunung. Pada hari Saraswati dilaksanakan upacara di sekolah, di pura, di rumah maupun di perkantoran. Semua buku, lontar, pustaka dan alat tulis diupacarai.

Seperti di Pura Jagatnatha Denpasar,  di Pura Lingga Bhuwana yang berada di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung di Sempidi ini juga menjadi tujuan para siswa sekolah untuk melakukan persembahyangan. Setelah usai upacara saraswati di sekolah biasanya para siswa langsung ke Pura Lingga Bhuwana termasuk pada sore dan malam harinya. (humasbdg/bpn)