BALIPORTALNEWS.COM – Cinta, bawakan kelabu pada cemara hingga derai hujan mencumbu, tumbuhlah ia bijaksana dalam wangi-wangi kopi. Kalimat diatas merupakan sedikit cuplikan dari film pendek berjudul Cemara Hujan : Kopi Untuk Cinta (2017) garapan rumah produksi Ruang Hujan yang disutradarai oleh Adi Pratama Putra.

Terinspirasi dari kopi, bahwasanya secangkir kopi dapat menghadirkan ingatan yang telah lalu maupun memberikan kisah baru pada penikmatnya bahkan hanya dengan menghirup aromanya.

Cemara Hujan : Kopi Untuk Cinta menyuguhkan keduanya sebagai konflik percintaan yang dialami oleh pemeran utama bernama Alana yang diperankan oleh Chalih Cipta Armyasa. Alana mencoba bangkit dari masa lalunya untuk meraih kesempatan kedua seperti halnya hujan yang kemudian reda.

Berlatar tempat di sebuah kedai kopi, film yang memiliki soundtrack berjudul Kopi Sehabis Hujan yang dibawakan oleh Ayu Yuniorika dan Anggara H.W. mengisahkan keseharian Alana beserta seorang barista (diperankan oleh Adi Dwiatmaja) dan seorang waiter (diperankan oleh Aditya Saputra) di kedai kopi tersebut.

Berikut susunan produksi dari film Cemara Hujan : Kopi Untuk Cinta (2017) :

Baca Juga :  Tingkatkan Eksistensi Museum, Disparbud Jembrana Keliling Sasar Pelajar

Melalui film ini, Adi Pratama Putra selaku sutradara mengharapkan dapat mengispirasi penonton melalui sebuah karya atau sekedar mengingatkan pada manis dan pahitnya secangkir kopi di hari-hari yang kita lalui.

Cemara Hujan : Kopi Untuk Cinta yang akan merilis trailer dan soundtrack pada hari Senin, 30 Januari 2017 mendatang. Untuk menontonnya dapat melalui Channel Youtube : ruang Hujan atau Instagram : @cemarahujanfilm dan @ruanghujan. (r/bpn)