Sambut Hut Kota Denpasar Ke-230, Kwarcab Denpasar Gelar Seminar Pendidikan Karakter

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – -Menyambut HUT ke-230 Kota Denpasar yang jatuh pada tanggal 27 Februari sebagai kemeriyahan pelaksanaan Hut oleh seluruh masyarakat. Kalangan pendidikan juga ikut berperan seperti yang dilaksanakan Gerakan Pramuka Denpasar menggelar seminar kepramukaan pendidikan karakter, Rabu (7/2/2018) bertempat di Graha Sewaka Dharma Lumintang.  Seminar sehari ini diikuti 300 Pramuka Penegak dan Pandega yang menghadirkan pembicara Prof. Wayan Naba.

Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutannya yang dibacakan Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar Ketut Sudana mengatakan, Gerakan Pramuka merupakan bagian pendidikan nasional yang bertujuan untuk membina kaum muda dalam mencapai sepenuhnya potensi-potensi spiritual, sosial, intelektual dan fisiknya. Sehingga diharapkan dapat membentuk kepribadian dan akhlak mulia kaum muda, serta menanam semangat kebangsaan, cinta tanah air dan bela negara bagi kaum muda.

Mengingat dalam pramuka bukanlah materi atau isi pelajaran yang lebih dipentingkan melainkan melahirkan dan menumbuhkan sikap-sikap serta perbuatan-perbuatan yang baik akan  membentuk intelegensia, kekuatan jasmani dan karakter dari diri tersebut.

Dalam sambutannya Walikota Rai Mantra juga menitip pesan dan harapan kepada anak-anak Pramuka Penegak dan Pandega se Kota Denpasar supaya menjadikan Pendidikan Kepramukaan sebagai aktifitas yang menyenangkan dan menarik yang dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter diri individu. Sehingga adik-adik dapat menjadi pribadi yang tangguh bermanfaat bagi diri sendiri, bangsa dan negara.

Sementara Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Denpasar I.G.N Lanang Jelantik mengatakan, pendidikan kepramukaan itu sangat strategis dalam mengembangkan kompetensi  peserta didik termasuk pembinaan karakter. Melalui pendidikan kepramukaan khususnya seminar pendidikan karakter ini pihaknya akan metransfer nilai-nilai karakter yang memiliki makna secara moral. Agar dapat diterapkan atau diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Maka dari itu dalam seminar ini pihaknya mendatangkan Tokoh Pendidikan Kota Denpasar Prof Wayan Naba. Dengan itu bentuk-bentuk kekerasan dan penyimpangan yang marak terjadi saat ini bisa diminimalisir.

Seperti yang ketahui di Kota-kota besar terjadi kejadian extra ekstrim, namun di Kota Denpasar di bawah kepemimpinan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Walikota I.G.N Jaya Negara berserta jajarannya khususnya dibidang pendidikan dapat meminimalisasi kenakalan remajanya.

Hal tersebut bisa dilakukan karena Walikota bersama Wakil Walikota sangat memperhatikan  pendidikan kepramukaan mulai dari gerakan siaga, penegak dan pendega.  ‘’Dengan memperhatikan pendidikan Indek Pembangunan Manusia di Kota Denpasar mencapai 82,58%, ini merupakan terbaik di Bali dan melebihi nilai rata-rata pusat,’’ ujarnya.

Menurutnya yang menjadi indikator penilaian pencapaian IMP di nilai dari bidang pendidikan menyangkut dari, ketuntasan wajar, angka antisipasi murni, dan pestasi dari anak-anak Denpasar, ditambah  indikator di bidang kesehatan dan ekonomi.  (ayu/humas-dps/bpn)