Bimtek
Wawali Arya Wibawa Hadiri Bimtek Kegiatan Prasarana dan Sarana Pertanian Bagi Petani. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dampingi Anggota Komisi IV DPR RI, I Made Urip hadiri sekaligus membuka pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kegiatan Prasarana dan Sarana Pertanian di Prime Plaza Hotel Sanur, pada Sabtu (15/4/2023).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, perwakilan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian RI, Dede Sulaiman, Kadis Pertanian Kota Denpasar, A.A Gde Bayu Brahmasta, dan Perwakilan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Camat Denpasar Selatan, I Made Sumarsana, serta undangan dan peserta lainnya.

Dalam sambutan Wali Kota Denpasar, I.G.N Jaya Negara yang dibacakan Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan, lahan dan pertanian memiliki peran dan fungsi strategis bagi masyarakat Indonesia yang bercorak agraris.

“Lahan tidak saja memiliki nilai ekonomi dan sosial, bahkan di daerah Bali lahan pun memiliki nilai religius,” ujarnya.

Baca Juga :  Konferensi Internasional di Bali Membahas Regulasi Teknologi Keuangan

Lebih lanjut dikatakan Arya Wibawa, dalam rangka pembangunan pertanian yang berkelanjutan lahan merupakan sumber daya alam yang bersifat langka karena jumlahnya tidak bisa bertambah tetapi kebutuhan akan lahan tersebut selalu meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Disamping itu yang menjadi persoalan yaitu kandungan bahan organik yang masih rendah.

“Hal ini juga terjadi di seluruh Bali dampak dari penggunaan pupuk kimia secara terus menerus. Oleh karena itu diperlukan cara pemecahan secara komperhensif dan kedepannya kami berharap agar alih fungsi lahan dapat ditekan dan kesuburan lahan sawah di Kota Denpasar dapat ditingkatkan,” kata Arya Wibawa.

Baca Juga :  Tinjau Sosialisasi JKN Goes to Banjar di Kelurahan Serangan, Wawali Arya Wibawa Pastikan Warga Ikut Jaminan Kesehatan Nasional

Sementara anggota Komisi IV DPR RI, Made Urip mengatakan, di era saat ini dengan kondisi lahan dan sumber daya alam yang mulai menipis ini tentu menjadi tugas kita bersama bagaimana cara untuk menjaga lahan-lahan produktif dan tanah kelas satu yang ada di Bali khususnya Denpasar agar tidak semua tergerus untuk kepentingan diluar pertanian.

“Apalagi seperti sekarang selain lahan yang terus berkurang dan bahan pangan kita sudah tergantung dari luar pulau. Maka dari itu kedepannya kita harus perhatikan bersama untuk menjaga lahan pertanian kita yang ada di Bali dan Kota Denpasar khususnya agar tetap lestari dan dimanfaatkan dengan baik. Dan saya harapkan dengan dilaksanakannya Bimtek ini agar seluruh peserta dapat mengikuti hingga akhir sehingga dapat menambah wawasan terkait sarana dan prasarana pertanian,” ungkap Made Urip.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News