Mumuland Up Close
Diskusi Menarik Tentang The KLF dan Acara Mumuland Up Close di Denpasar. Sumber Foto : tis/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Rumah Tanjung Bungkak (RTB) bekerja sama dengan Antida Music Production mengadakan serangkaian diskusi menarik tentang band legendaris Inggris, The KLF, pada Selasa (23/7/2024).

Acara bertajuk ‘Mumuland Up Close’ ini dimulai pukul 19.00 WITA, menawarkan pengalaman unik dan inspiratif yang mencakup berbagai elemen seni, pertunjukan api, dan musik, menghidupkan kembali warisan The KLF, band yang menduduki puncak tangga lagu Inggris pada tahun 90-an dengan penjualan lebih dari 6 juta rekaman.

Acara ini juga merupakan pra-acara untuk spektakel teater besar ‘Mumuland Bali’ yang akan berlangsung di RTB pada 23 Agustus 2024. Mumuland membangkitkan semangat Sundaland Kuno, yang menurut beberapa arkeolog dianggap sebagai lokasi sebenarnya dari benua legendaris yang hilang, Mu.

Dalam kesempatan tersebut, Rudolf Dethu menjelaskan bahwa The KLF memiliki entitas yang berbeda pada tahun 1990-an, dengan kedalaman yang unik. “Event seperti ini sangat penting karena The KLF menciptakan sesuatu yang berbeda. Mereka bukan orang biasa, mereka adalah para visioner,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya pemahaman mendalam tentang The KLF bagi para peserta acara pada 23 Agustus nanti.

Anom Darsana juga menyatakan bahwa pada tahun 1990-an, musik elektronik mulai terdengar di Indonesia dan The KLF menjadi salah satu pionir musik EDM yang ia nikmati.

“Saya menghargai upaya Nigel dan Tebo dalam mengembangkan semangat The KLF di Bali,” katanya.

Anom juga menyebutkan bahwa The KLF akan menjual tiket VIP yang menawarkan pengalaman unik termasuk penerbangan helikopter dan live streaming dengan The KLF pada acara di bulan Agustus mendatang.

Tebo, seorang direktur kreatif, menambahkan bahwa KLF adalah seni konseptual yang mencerminkan dualitas hitam dan putih.

“Harapannya, acara ini dapat melahirkan generasi muda yang kreatif dan positif di Bali. Komunitas musik di Inggris sangat terinspirasi oleh KLF, dan kita bisa memilih untuk menjadi orang yang bermanfaat dengan memberikan inspirasi dan semangat yang menular,” jelasnya.

Selain itu, akan ada pertunjukan tari kontemporer tentang Mumuland yang dikoreografi oleh Putri Lee pada Mumuland Festival tanggal 23 Agustus. Tema dan konsep pertunjukan ini adalah ‘dark’, dengan gerakan yang chaotic namun tetap mempertahankan semangat aslinya.(tis/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News