Budidaya Lele
Nyoman Ardika. Sumber Foto : tis/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASARBudidaya ikan lele adalah salah satu bisnis yang cukup menjanjikan karena pada dasarnya memang sangat menguntungkan. Hal ini ditinjau dari permintaan pasar terhadap ikan lele yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Ikan kaya akan gizi sepertiomega-3, serat protein, asam amino, zat besi dan yodium. Selain itu ikan juga kaya akan vitamin seperti vitamin A, D, B6 dan B12. Untuk itu, mengonsumsi ikan selalu disarankan kepada masyarakat Indonesia karena ikan memiliki banyak kandungan manfaat yang baik untuk tubuh.

Baca Juga :  PLN Gandeng Lima Mitra, Ekosistem Kendaraan Listrik Kian Kokoh

Melihat hal tersebut, Nyoman Ardika asal Peguyangan Kaja, Denpasar ini yang mulanya hanya hobi memelihara ikan, mencoba bisnis budidaya lele di lahan miliknya dengan 3 buah kolam beton seluas 3×3 meter pesegi.

“Awalnya hanya hobi memelihara ikan, setelah melihat prospek budidaya lele ini bagus untuk jangka panjang, saya mencoba budidaya lele dari tahun 2015 hingga sekarang. Usaha ikan lele merupakan salah satu usaha ternak yang menggiurkan. Pasalnya karakter ikan lele yang dikenal sangat tahan banting ini menyebabkan tingkat keberhasilan dalam ternaknya naik,” ucapnya kepada tim Baliportalnews.com pada Rabu (27/1/2021) sore.

Baca Juga :  Pertahankan Podium, Astra Motor Bali Raih Juara PR Award 2024

Ditanya soal modal sekali panen, Nyoman Ardika merinci dirinya hanya membeli 1.000 ekor bibit lele seharga Rp300.000 atau Rp300/ekor, sedangkan untuk pakan 1.000 ekor lele menghabiskan Rp1.400.000 (4 sak pelet seberat @30 kg).

“Dari modal tesebut saya mendapatkan pendapatan bersih sekali panen sekitar Rp200 ribu, dengan harga Rp18.000/kg lele isi 7 ekor,” tambahnya.

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News