Dirinya menambahkan, dari 1.000 ekor bibit lele tersebut, keberhasilan panen hanya 70-90% saja. “Banyak faktor yang mempengaruhi angka keberhasilan panennya, mulai dari air, pakan, cuaca dan predator sesama lele,” paparnya.
Menariknya lagi, lele dapat dipanen setelah memasuki usia minimal 2,5 bulan. Supaya mendapatkan hasil maksimal, sebaiknya lakukan panen secara sortir.
“Hal ini dikarenakan pertumbuhan ikan lele di sebuah kolam pasti tidak bisa sama. Jadi, lele yang tidak lolos proses sortir dapat dikembalikan ke kolam. Jika ingin panen seragam, sebaiknya pemanenan dilakukan setelah usia lele 3 bulan,” jelasnya lagi.
Nyoman Ardika juga memberikan pesan kepada generasi muda Bali, agar lebih inovatif dan produktif di masa pandemi Covid-19 ini. “Cintai hobi kalian, manfaatkan hobi kalian agar bisa menghasilkan uang,” ajaknya.(tis/bpn)













