Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENGSebanyak 2202 Kepala Keluarga (KK) yang merupakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terdampak Covid-19 di Kabupaten Buleleng yang masih tercecer, akhirnya bisa menikmati Bantuan Sosial Tunai (BST). Sebelumnya, para penerima BST ini telah tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) namun belum pernah menerima bantuan apapun. Sehingga, Pemkab Buleleng menggunakan dana dari APBD Kabupaten Buleleng untuk menanggung masyarakat yang masih tercecer tersebut.

Baca Juga :  Pj. Ketua Dekranasda Bali Hadiri HUT ke-44 Dekranas di Solo

Penerima BST tersebut merupakan usulan dari Pemerintah Desa yang telah diverifikasi dan divalidasi. Untuk pencairan hari pertama, ada sebanyak 201 KPM dari 17 Kelurahan di Kecamatan Buleleng yang diberikan BST. BST ini diserahkan secara simbolis oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana,ST di Kantor Pos Singaraja, Selasa (26/5/2020). BST ini diberikan sebesar 600 ribu rupiah perbulan selama 3 bulan.

Ditemui usai menyerahkan BST, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST mengatakan, Pemkab Buleleng telah menganggarkan 3 milyar lebih untuk mengcover PKM yang belum menerima bantuan dari Pemerintah Pusat. Ia menyebutkan Buleleng telah mendapatkan tambahan jumlah bantuan dari Pemerintah Pusat.

“Saat ini Buleleng mendapatkan bantuan 72 ribu lebih dari Pemerintah Pusat, awalnya cuma 38 ribu. Jadi untuk kekurangannya dianggarkan pada APBD Kabupaten Buleleng,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng Gede Sandiyasa mengatakan, sumber dana BST ini diambil dari anggaran belanja tak terduga APBD Kabupaten Buleleng tahun 2020. Ia menjelaskan, Pemkab Buleleng bekerjasama dengan PT. Pos untuk mekanisme pencairan BST.

“Kami telah bekerjasama dengan PT. Pos untuk pencairan BST. Untuk pencairan daerah perkotaan, dipusatkan di Kantor Pos Singaraja. Untuk yang di desa akan diantar oleh Kantor Pos,” katanya.

Baca Juga :  Jelang Pemilukada Tahun 2024, Pemangku Kebijakan Diharapkan Berikan Sosialisasi ke Masyarakat

Sandiyasa menambahkan, untuk pencairan selanjutnya akan dijadwalkan kembali oleh PT. Pos.

“Untuk hari ini yang dicairkan yang dari Kecamatan Buleleng saja. Untuk Kecamatan lain akan dijadwalkan oleh PT. Pos,” pungkasnya. (joz/humas-bllng/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News