BLT
Bupati Giri Prasta saat menyerahkan secara simbolis BLT PPKM Darurat tahap 2 untuk Kecamatan Kuta Utara, Kuta, dan Kuta Selatan di Wantilan Pura Dalem Dalung, Wantilan Pura Desa Kelan dan Wantilan Desa Adat Pecatu, Rabu (21/7/2021). Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Sebagai wujud diskresi atau tindakan yang ditetapkan oleh Pejabat Pemerintah untuk mengatasi persoalan konkret yang dihadapi masyarakat, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta me-launching secara simbolis Penyerahan BLT PPKM Darurat Kabupaten Badung tahap 2 untuk Kecamatan Kuta Utara, Kuta dan Kuta Selatan yang dilaksanakan di Wantilan Pura Dalem Dalung, Wantilan Pura Desa Kelan dan Wantilan Desa Adat Pecatu, Rabu (21/7/2021).

Turut mendampingi Bupati, Wakil Ketua 1 DPRD Badung Wayan Suyasa dan Anggota DPRD Badung lainnya serta Inspektur Kabupaten Badung Ni Luh Suryaniti, Kadis Sosial Ketut Sudarsana, Kepala BPD Mangupura Perwakilan PT. BNI, Perwakilan PT Pos, Camat Kuta Utara, Perbekel Dalung dan Bendesa Adat Dalung.

Baca Juga :  Perayaan 20 Tahun Conrad Bali, Menyelami Kemewahan dan Warisan Budaya Pulau Bali

“Inilah wujud perhatian kami kepada masyarakat dan kami tidak akan mungkin tidak memperhatikan masyarakat dengan baik. Mari bergerak bersama sama agar pandemik Covid-19 ini tidak menyebar dan bisa segera hilang dari muka bumi khususnya dari Kabupaten Badung. Dan astungkara masyarakat Badung betul-betul luar biasa, dua jempol kami berikan kepada masyarakat yang patuh dalam menerapkan prokes,” ujar Bupati Giri Prasta.

Pada kesempatan itu Bupati Giri Prasta menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan pendataan dengan baik, di 46 desa dan 16 kelurahan yang ada di Badung. Dimana semua perbekel dan lurah sudah melakukan validasi data yang disinergikan dengan data dari dukcapil Badung. Sehingga ada 98.830 KK Badung yang masuk dalam kategori penerima bantuan langsung tunai yang bersumber dari APBD Kabupaten Badung diluar Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) yang digelontorkan oleh pemerintah pusat.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan dan Stakeholder Bangun Ekosistem Anti Fraud untuk Program JKN

“Sederhananya begini, misal Br A berapa mendapatkan bantuan dari Kemensos baik itu PKH, BPNT, BST jelas. Ada pula bantuan BLTDD yang disalurkan Kemendes, nah diluar semua bantuan dari Kemensos dan Kemendes, semua warga Badung itu dapat BLT murni dari APBD Kabupaten Badung tidak terkecuali semua KK dapat. Urusan untuk nantinya ada yang mengembalikan karena sudah merasa mampu diberikan kepada yang lebih membutuhkan itu luar biasa sekali,” ungkap Giri Prasta.

Dikatakan Bupati bahwa pemberian BLT ini merupakan wujud keseriusan dan komitmen pemerintah kepada masyarakatnya.

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News