BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Guna menekan angka pengangguran, serta memfasilitasi antara pencari kerja dan pengguna tenaga kerja di Kota Denpasar, Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi (TKSK) Kota Denpasar kembali menggelar Bursa Kesempatan Kerja (Job Fair) di areal parkir utara Taman Kota Lumintang, Denpasar, 9 s.d. 11 Juli mendatang.

Untuk memantapkan pelaksanaan Job Fair dengan 1.001 lowongan pekerjaan ini, DTKSK mengadakan pertemuan teknik yang melibatkan 40 perusahaan di ruang pertemuan kantor setempat, Rabu (3/7/2019).

Pertemuan teknik tersebut, dipimpin Sekretaris DTKSK Kota Denpasar, I Made Widiyasa, bersama Kabid Penempatan Tenaga Kerja, I Putu Sandika, dan Kasi Pelayanan Antarkerja, IA Mirah Setiawati.

Ke- 40 perusahaan terlibat dalam Job Fair kali ini, yakni PT Astra International Tbk., PT Griya Mie Sejati (Bakmi GM), Krisna Holding Company, PT Mitra Dewata Sukses, PT Estos Suryanusa, PT Circleka Indonesia Utama, PT Mitra Adiperkasa Tbk., PT Danamon Indonesia Tbk., PT Infomedia Solusi Humanika, FIF Group, PT BFI Finance Indonesia Tbk., PT Mensa Binasukses, PT Mitra Prodin, PT Finansia Multi Finance, PT Aqhari Dalilati Fam, PT Cpca-cola Distribution Indonesia, OTO Group, PT East Indo Fair Trading, Harris Pop Hotel, dan PT Catur Mitra Sejati Sentosa.

Selain itu, ada PT Haena Duta Cemerlang cabang bali, PT Berea Hardayaperkasa, PT Propan Raya ICC, PT Mnc Sky Vision KPU Denpasar, Permata Indonesia, PT Sinar Sosro, PT Mutualplus, PT Bestari Jaja, Ksp Sahabat Mitra Sejati, CV karya Pratama Perkasa, PT Prima Autoworld, PT danamas Insan Kreasi Andalan, PT Bintang Bali Indah, Bali safari, PT Pharos Indonesia, PT Bali Phawiwahan, PT Clandys Sejahtera Abadi, Bali Aviation Training Centre, PT Diagnos Laboratorium Utama dan PT rajawali Asia Bali.

Sekdis Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, I Made Widiyasa, didampingi Kabid Penempatan Tenaga Kerja, I Putu Sandika, mengatakan Job Fair ini merupakan kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahun.

”Job Fair ini, sangat penting karena tugas pokok kami adalah meminimalisasi angka pengangguran dan memudahkan pencari kerja untuk mendapatkan informasi yang jelas dan akurat tentang informasi jabatan, serta lowongan kerja sesuai dengan minat dan kompetensi mereka,” kata Widiyasa.

Bagi perusahaan itu, memudahkan mereka dalam areal untuk mendapatkan pencari-pencari kerja yang sesuai dan kompetensi. ”Pertemuan teknik yang kami laksanakan ini, untuk memantapkan lagi koordinasi dengan perusahaan yang mengikuti Job Fair,” ujarnya.

Diharapkan Widiyasa, perusahaan yang mengikuti Job fair ini bisa melaporkan berapa tenaga kerja yang diterima. Hal ini sebagai manfaat diadakannya Job Fair untuk membuka pekerjaan bagi pencari kerja di Kota Denpasar.

”Kami sudah wanti-wanti kepada perusahaan untuk melaporkan ke kita berapa pekerja yang diterima. Hal ini kami tekankan bukan sebagai ajang promosi, tapi bagaimana para pencari kerja di Denpasar ini bisa diterima di perusahaan,” ucapnya.

Diharapkan dengan Job Fair ini, bisa mempertemukan perusahaan dengan pencari kerja yang tentunya Kota Denpasar bisa memberikan peluang kerja. (ags/humas-dps/bpn)