Hosting Unlimited Indonesia

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Sea Food Festival sebagai rangkaian BBAF 2019 yang diselenggarakan di sebelah wantilan Pura Perancak, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali, Minggu (26/5/2019).

Diikuti oleh masing-masing perwakilan dari 12 banjar di Desa Tibubeneng, diantaranya Banjar Dama, Banjar Dawas, Banjar Tibubeneng, Banjar Kulibul Kangin, Banjar Kulibul Kawan, Banjar Aseman Kangin, Banjar Aseman Kawan, Banjar Tandeg, Banjar Pelambingan, Banjar Canggu Permai, Banjar Krisnantara dan Banjar Tegalgundul.

Masyarakat luar dipersilakan untuk mencoba hasil olahan laut yang telah disediakan. Olahan masakan hasil laut ini berupa sate ikan, pepes udang, lawar ikan marlin, lawar gurita, kepiting asam manis, sambal teri kacang, lawar cumi-cumi dan olahan lainnya.

I Made Dwijantara, selaku ketua BBAF 2019 mengatakan, kami ingin mengembalikan potensi bahari yang ada di Pantai Berawa dan memperkenalkan makanan hasil olahan laut kepada masyarakat luas. Maka dari itu, kami menyelenggarakan Sea Food Festival pada BBAF 2019 kali ini.

“Adanya potensi yang baik tentu saja perlu dukungan yang kuat. Seperti para nelayan dari Desa Tibubeneng yang masih aktif mencari ikan ke laut. Maka dari itu, saat ini tidak hanya diselenggarakan Sea Food Festival saja, tetapi juga menyelenggarakan lomba mancing,” imbuh Dwijantara.

Pada kesempatan yang sama, turut hadir Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Yuyun Hanura Eny didampingi oleh Perbekel Tibubeneng, I Made Kamajaya, mengapresiasi penyelenggaraan sea food festival tahun 2019.

“Saya salut dengan masyarakat Tibubeneng yang bisa membaur. Seperti saat ini, yang tergabung dalam sea food festival ini ada ibu-ibu PKK, bapak-bapak dan sekaa teruna teruni pun juga ada,” ungkap Yuyun saat diwawancarai.(des/bpn)

loading...