BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Memasuki bulan Februari, suasana menyambut HUT Kota Denpasar mulai terasa di setiap sudut kota. Beragam kegiatan mulai dilaksanakan baik dari OPD serta elemen masyarakat di Kota Denpasar.

Seperti halnya yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Denpasar bersana seluruh elemen masyarakat yang melaksanakan aksi kebersihan serta sosialisasi Perwali Nomor 36 Tahun 2018 tentang penurangan sampah plastik di Kawasan Pasar Kereneng, Denpasar, Minggu (3/2/2019).

Pelaksanaan kegiatan yang dipimpin oleh Kasat Pol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga ini turut menggandeng berbagai elemen masyarakat. Seperti halnya Persatuan Pedagang Suvenir Kota Denpasar, desa Dangin Puri Kangin, Desa Sumerta Kauh, Koperasi, FKKPI, DLHK Kota Denpasar, Bank Sampah Desa Sumerta Kauh serta masyarakat sekitar.

Tampak seluruh peserta sejak pagi hari telah berkumpul. Beragam alat kebersihan pun turut dibawa sehingga memudahkan pelaksanaan aksi kebersihan ini. Mulai dari sapu, serok, karung sampah, serta moci pengangkut sampah juga turut disiagakan.

Aksi yang secara keseluruhan melibatkan sedikitnya 350 orang ini turut melaksanakan pembersihan di beberapa kawasan Pasar Kereneng dan sekitarnya. Selain itu, dalam kesempatan yang sama juga turut dilaksanakan sosialisasi penerapan Perwali Nomor 36 tahun 2018 tentang pengurangan sampah plastik baik kepada pedagang dan pembeli di Pasar Kereneng.

Kasat Pol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga disela-sela aksi kebersihan mengatakan bahwa aksi ini selain merupakan rangkaian menyambut HUT Kota Denpasar ke-231 tahun 2019 ini. Dimana, melalui aksi kebersihan dan sosialisasi ini diharapkan mampu memberikan contoh sekaligus membangkitkan partisipasi masyarakat untuk ikut peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Kami sengaja mengambil tempat di pasar untuk memberikan pemahaman pada pengunjung pasar serta masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” jelas Dewa Sayoga.

Pihaknya menambahkan bahwa serangkaian kegiatan ini dilakansakan tentunya juga untuk mengajak masyarakat bersama-sama menyambut Hut Kota Denpasar. Sehingga dalam setiap rangakainya juga turut dirasakan masyarakat sebagai warga Kota Denpasar.

“Semarak Hut Kota ini harus menjadi momentu bersama untuk saling peduli sesama dan ikut sert dalam menjaga lingkungan, utamanya pengurangan samph plastik yang membahayakan kehidupan,” ujarnya. (ags/humas-dps/bpn) 

loading...