BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta menerima Pengurus Paguyuban Kelompok Inseminasi Buatan Sari Nandini Nusa Penida didampingi Kadis Peternakan Kesehatan Hewan Provinsi Bali di Ruang Kerjanya, Kamis (8/6/2017).

Salah satu pengurus Paguyuban Kelompok Inseminasi Buatan Sari Nandini, Gede Sudandra memaparkan, saat ini terdapat 64 kelompok ternak di wilayah Nusa Penida. Terdapat sebanyak 18 kelompok inseminasi buatan yang dikembangkan sebagai percontohan, namun sampai saat ini yang menjadi permasalahan baru tujuh kelompok pembibitan yang mendapat bantuan masing-masing kelompok satu sampai dua ekor sapi dari pemerintah pusat.

Dengan anggota tiap kelompok 20 sampai 25 orang, dirasakan bantuan tersebut sangat tidak mencukupi. Untuk itu pihaknya mohon bantuan pemerintah Provinsi Bali untuk turut membantu mengatasi permasalahan tersebut.

Wagub Sudikerta mengatakan, sebagai petugas inseminasi buatan (IB) yang diberi tanggung jawab untuk menjaga kelangsungan pertanian dan ternak di Bali khususnya di Nusa Penida sangat penting peranannya dan harus mampu saling bekerjasama. Petugas IB merupakan kepanjangan-tangan pemerintah untuk menjaga dan mengembangkan ternak di Nusa Penida.

Dengan permasalahan seperti itu, kedepan akan disalurkan bantuan melalui program Simantri. Dengan kelompok yang sudah terbentuk, Sudikerta berharap dapat dilaksanakan program Simantri yang tentunya akan melalui kajian dari dinas terkait. Dengan demikian diharapkan nantinya kelompok ini mampu menjadi contoh dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Nusa Penida.

Untuk mendukung Nusa Penida sebagai tujuan pariwisata, perlu dikemas peternakan dengan pertanian organik. Sehingga dengan banyaknya Simantri yang disalurkan ke Nusa Penida akan mendorong tumbuhnya pertanian organik dan pada akhirnya meningkatkan pariwisata yang berkualitas. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :