26 C
Denpasar
Selasa, 21 Agustus 2018

Vaksinasi Rabies di Tiga Banjar di Penebel

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Bidang Peternaka Dinas Pertanian Tabanan melaksanakan vaksinasi rabies terhadap sejumlah anjing piaraan di tiga banjar di Kecamatan Penebel, Senin (12/6/2017). Masing-masing di Banjar Dinas Bongli, Banjar Dinas Sangketan, dan Banjar Dinas Biaung Kaja.

Di Banjar Dinas Bongli dan Banjar Dinas Sangketan, kegiatan tersebut juga dipimpin masing-masing kadus, yakni Kadus Bongli I Wayan Mulya Wardama dan Kadus Sangketan I Made Muliana. Binatang yang divaksin ada 53 ekor, terdiri atas 50 ekor anjing dan tiga ekor kucing.

Sementara kegiatan yag sama di Banjar Dinas Biaung Kaja, yang divaksin 76 ekor anjing. Kegiatan tersebut juga melibatkan Kadus Biaung Kaja, bhabinkamtibmas dan babinsa setempat. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Tanpa Cukai, Ribuan Slop Rokok Ilegal Disita Polisi

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Polres Tabanan menggerebek sebuah rumah kontrakan di Banjar Tanah Bang, Desa Banjar Anyar, Kediri, Tabanan. Rumah yang dikontrak Mulyono (43) itu, ternyata dijadikan gudang penyimpanan rokok berbagai merk tanpa cukai alias ilegal.

Kasi Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa mengatakan, penggerebekan dilakukan pada Rabu (7/6) lalu. Semua rokok yang dikemas tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai. “Barang bukti tersebut kemudian disita dan diamankan di Polres Tabanan,” ungkapnya, Kamis (8/6/2017).

Polisi juga melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Banjar Gerokgak Gede, Desa Delod Peken, Tabanan. Mulyono yang asal Banyuwangi itu pun mengakui jika semua barang ilegal itu miliknya.

Kanit IV Satreskrim Ipda M. Hardian Andrianto bersama tim menyita barang bukti berupa berbagai jenis rokok, baik yang di Tanah Bang maupun yang di Gerokgak Gede. Guna proses penyidikan lebih lanjut, terlapor dan barang bukti dibawa ke Polres Tabanan.

Barang bukti yang disita di Grokgak Gede, antara lain ratusan slop rokok berbagai merk, 34 buku nota, sebuah HP, dua buku tabungan, sebuah buku tulis, kalkulator, pulpen, dan uang tunai Rp 197.000. Di rumah kontrakan di Tanah Bang, barang bukti yang disita lebih dari seribu slop rokok berbagai merk.

Pasal yang dilanggar, kata Oka Suyasa, Pasal 54 jo 29 UU RI No. 39 tahun 2007, tentang Perubahan atas UU No. 11 tahun 1995 tentang Cukai. Bunyi pasal tersebut, setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling singkat satu tahun, dan paling lama lima tahun, dan atau pidana denda paling sedikit dua kali nilai cukai, dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Wabup Sanjaya Sampaikan Pidato Pengantar Ranperda tentang Perubahan Perda RPJMD SB

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Pidato pengantar Bupati Tabanan yang dibacakan Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah tentang perubahan Peraturan Daerah Nomor 9 tahun 2016 tentang RPJMD Semesta Berencana (RPJMD SB) Kabupaten Tabanan tahun 2016-2021, dalam rapat paripurna  DPRD  Kabupaten Tabanan , di Kantor DPRD Kabupaten, Kamis (9/6/2017).

Wabup Sanjaya  mengatakan, pertimbangan mendasar  yang melatarbelakangi  perubahan atas Perda No 9 Tahun 2016 tentang RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Tabanan tahun 2016-2021, pertama, karena adanya perubahan kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Kedua, adanya surat edaran bersama Menteri Dalam Negeri dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI tanggal 23 Desember 2016,tentang petunjuk pelaksanaan penyelarasan RPJMD dengan RPJMN 2015-2019, Ketiga adanya perhitungan ulang proyeksi kapasitas fiskal daerah akibat perkembangan aktual dari sumber- sumber PAD dan yang terakhir dibutuhhkan  penyelarasan rumusan tujuan, sasaran dan Indikator Kinerja Utama (IKU).

Ditambahkan, dengan terbitnya Undang- Undang No  23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2016 tentang susunan organisasi perangkat Daerah (OPD), berimplikasi terhadap terbitnya Perda Kabupaten Tabanan  Nomor 13 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah. Perda tersebut menata ulang struktur dan eselonering perangkat daerah untuk disesuaikan dengan urusan yang menjadi kewenangan daerah.

”Penataan tersebut berpengaruh terhadap jenis, penanggung jawab urusan dan program dalam RPJMD SB yang telah diperdakan.Disamping itu, untuk kebutuhan pengembaangan SAKIP(Sistem Akuntabilitas Instansi Pemerintahan) yang lebih sistematis dan berjenjang, dibutuhkan beberapa perbaikan dan penyelarasan berkenaan dengan tujuan, sasaran, dan indikator kinerja utama (IKU), “kata Sanjaya

Sanjaya melanjutkan RPJMD SB Kabupaten Tabanan tahun 2016-2021 merupakan refleksi dari cita cita pembangunan lima tahun mendatang yang mengganut Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana(PPNSB) yang dilaksanakan secara menyeluruh (semesta)  dan Bertahap (berencana).” Amanat utama dalam PPNSB adalah terkait dengan bidang sandang, pangan,dan papan, bidang pendidikan dan kesehatan, bidang adat, agama,dan budaya serta bidang pariwisata, termasuk regulasi, anggaran dan infrastruktur penunjang, sehingga RPJMD SB diwujudkan dalam visi Tabanan Serasi,” jelas Sanjaya.

Masih kata Sanjaya proses penyusunan perubahan RPJMD SB telah menempuh beberapa tahapan mulai dari konsultasi publik terhadap rancangan awal, penandatanganan nota kesepakatan terhadap perubahan RPJMD SB, Musrenbang RPJMD SB, serta konsultasi teknis rancangan akhir RPJMD SB ke Pemerintah Provinsi Bali.” Proses Penyusunan Perubahan RPJMD SB telah melalui beberapa tahapan, dan hari ini kami sampaikan pada tahap pengajuan rancangan Peraturan Daerah,jelasnya. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Tolak Pungli, Polisi ini Diberikan Penghargaan

BALIPORTALNEWS.COM, POLRES BADUNG – Video yang sempat menjadi viral diunggah di media sosial facebook oleh pemilik akun bernama Ketut Ucenk Bagoes menilang dirinya pada saat melanggar peranturan Lalu Lintas di Jalan Raya Mengwi Badung, Sabtu (3/6) lalu.

Namun Pengunggah telah meminta maaf kepada Kepolisian dengan mendatangi Mapolres Badung, Senin (5/6) serta berjanji akan mengklarifikasi unggahannya itu.

Kedua Polisi yang sempat dividiokan dalam unggahannya tersebut, Hari ini dibariskan terpisah oleh Kasat Lantas Polres Badung AKP Putu Raka Wiratma pada saat mengapelkan anak buahnya di lapangan Apel Sat Lantas Polres Badung, Selasa (6/6/2017).

Dengan disaksikan seluruh rekan kerjanya, kedua Polisi itu AIPTU I Nyoman Suryawan dan  AIPDA I Nengah Suantara mendapatkan perlakuan berbeda dari atasan langsungnya itu.

Pada saat mengambil apel, kasat lantas memerintahkan keduanya berbaris terpisah didepan rekan rekannya, awalnya situasi apel sedikit menegang, namun sontak atasan dan rekannya memberikan tepuk tangan kepada keduanya.

AKP Raka Wiratma menyalami keduanya serta memberikan penghargaan atas dedikasinya itu yaitu tidak menerima suap atau menerima pembayaran langsung di Pos Jaga melainkan tetap menjalankan prosedur penindakan tilang yang berlaku.

“Saya apresiasi kedua anggota saya tersebut, ia tidak ikut tersulut emosinya pada saat dituding oleh si pelanggar melainkan berusaha dengan baik mengajak pelanggar ke pos jaga untuk dijelaskan kesalahannya dan kedua petugas tersebut tidak menerima suap atau selesai ditempat, melainkan dijalankan tindakan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata AKP Wiratma

Ditambahkannya, “hal ini merupakan motivasi bagi seluruh personil untuk tidak pernah menerima suap dalam bentuk apapun, dan menjadi contoh bagi rekan lainnya” kata orang nomor satu pada Satuan Lalu Lintas Polres Badung ini. (guz/humas-polresbadung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Wabup Sanjaya Serahkan Kata-kata Mutiara Bung Karno Ke Sekolah-sekolah

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Kehidupan bangsa Indonesia saat ini sedang diuji dengan situasi intoleran yang dapat meruntuhkan nilai-nilai Pancasila. Generasi penerus bangsa Indonesia wajib bersama-sama mempertahankan Pancasila, NKRI, juga Bhinneka Tunggal Ika. Hal itu diungkapkan Wabup Tabanan I Komang Gede Sanjaya, saat menyerahkan kata-kata mutiara Bung Karno ke beberapa sekolah di Tabanan, Jumat (9/6/2017).

Sekolah yang dikunjungi Sanjaya, antara lain SD 5 Kediri, SD 2 Batannyuh, dan SMPN 1 Tabanan. Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan I Wayan Adnyana, beberapa anggota DPRD Tabanan, dan Camat Tabanan.

“Tanggal 1 Juni merupakan momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia, yang diperingati sebagai hari lahir Pancasila. Soekarno sebagai presiden pertama dan juga Proklamator Kemerdekaan Indonesia, lahir pada 6 Juni, dan 21 Juni 1970 adalah hari wafat Bung Karno. Maka kita patut berbangga dan bersyukur atas jasa-jasa beliau sebagai pendiri banga Indonesia. Maka dari itu, muncul ide untuk menyerahkan kata-kata mutiara Bung Karno ke sekolah-sekolah di Tabanan,” ungkapnya.

Menurutnya, tanpa ideologi Pancasila, bangsa akan runtuh. Generasi muda harus mengetahui hakikat pedoman Pancasila. “Kita di Bali memiliki toleransi tinggi. Bayangkan di tempat lain terjadi intoleransi yang keras. Mari kita arahkan anak-anak tentang hakikat pedoman, penghayatan, dan pengamalan Pancasila. Karena hanya itu yang dapat memegang keutuhan NKRI,” ujarnya.

Sanjaya berharap, kata-kata mutiara yang diserahkan dapat bermanfaat bagi siswa-siwa sekolah yang merupakan generasi penerus bangsa. “Saya mendapat tugas membagikan kata-kata mutiara yang dituliskan Bung Karno. Saya harap kata-kata mutiara ini untuk dipasang di kelas-kelas dan tempat strategis. Jadikan ide dan gagasan ini sebagai bintang pemimpin, sehingga anak-anak kita yang membaca mendapatkan motivasi bagaimana mengenang sejarah,” ujarnya.

Sanjaya juga mengingatkan arti penting Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. “Indonesia banyak suku bangsa dan agama, maka Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sangat penting dalam kehidupan kita,” tukasnya. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Tujuh Desa di Kecamatan Pupuan Ikuti Bintek Tagana

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Perwakilan masyarakat dari tujuh desa kelas A di Kecamatan mengikuti Bintek Tagana (tanggap bencana) di Kantor Camat Pupuan, Selasa (6/6/2017). Masing-masing dari Desa Karyasari, Belimbing, Sanda, Batungsel, Padangan, Kebon Padangan, dan Desa Jelijih Punggang.

Hadir dalam kegiatan tersebut sekaligus sebagai narasumber, antara lain Camat Pupuan, I Wayan Suastika dari ORARI Kecamatan Pupuan, I Made Suryadana (Puskesmas Pupuan II), Nyoman Yudana, Danramil Pupuan Kapten Inf. Putu Sumarnia. Selain itu juga ada Ni Made Murjani dari Dinas Sosial, I Gusti Ngurah Made Sugita (BPBD Tabanan), Ni Nyoman Agus Pridari (Puskesmas Pupuan I), dan Kanit Sabhara Polsek Pupuan Ipda I Gusti Ketut Suarcana.

Sementara kegiatan yang dilaksanakan dalam bintek tersebut, antara lain materi kebijakan pelatihan penanggulangan bencana berbasis masyarakat, karakteristik bencana dan penanggulangan bencana.

Selain itu juga tentang misi, peran, tujuan, dan prinsip relawan penanggulangan bencana, evakuasi dan keamanan linmas, evakuasi dan Sar bela negara, PPGD tanggap darurat penanggulangan bencana, dan kepalangmerahan dan posko.(ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Bupati Eka Bagikan Hewan Korban dan Sembako

BALIPORTALNEWS.COM – Sehari menjelang hari raya Idul Adha, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti membagikan hewan kurban dan paket sembako kepada umat muslim di Tabanan. Ada sebelas ekor kambing dan 275 paket sembako yang disebarkan ke sebelas titik di sepuluh kecamatan yang ada di Tabanan.

Hewan kurban dan sembako tersebut disalurkan secara simbolis oleh Ekalawya Educare Foundation dan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tabanan, di Masjid Agung Tabanan, Minggu (11/9/2016). Hewan kurban dan paket sembako akan disebar ke sepuluh titik lainnya yang ada di masing-masing kecamatan oleh masing-masing anggota Fraksi PDI Perjuangan, sesuai daerah pemilihan.

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan I Gede Suadnya Darma. Kemudian anggota Fraksi PDI Perjuangan seperti I Nyoman Suadiana, I Wayan Tamba, I Gusti Komang Wastana, I Made Suardika, dan I Made Suarta. Serta Camat Tabanan I GA Supartiwi dan Perbekel Dauh Peken.

Bupati Eka dalam pesannya menyampaikan bahwa penyerahan hewan kurban ini untuk membantu meringankan beban fakir miskin yang merayakan Idul Adha pada Senin (12/9/2016).

Hal penting lainnya yang juga melatari kegiatan ini, adalah ajaran Presiden Republik Indonesia Pertama, Ir. Soekarno atau Bung Karno, yang selalu menekankan Pancasila dan persatuan dan kesatuan bangsa. Salah satunya dengan merawat kerukunan antarumat beragama.

“Ini juga sebagai wujud dan implementasi terhadap ajaran Bung Karno yang selalu menekankan persatuan dan kesatuan sebagai modal berdiri dan tegaknya bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan anggota Fraksi PDI Perjuangan I Nyoman Suadiana, sebelum melakukan penyerahan hewan kurban dan paket sembako secara simbolis. Kegiatan yang dilakukan Bupati Eka lewat Ekalawya Educare Foundation ini sebagai salah satu upaya untuk merawat kerukunan antarumat beragama di Tabanan.

“Saling menjaga dan memelihara kerukunan antarumat beragama ini sangat penting untuk dilakukan guna membangun Tabanan. Bukan hanya kepada komunitas muslim saja, namun kepada komunitas agama lainnya seperti Hindu, Buddha, Kristen Protestan, dan Kristen Katolik. Mari kita selalu menjaga dan memelihara kerukunan tersebut,” ujarnya menghimbau. (ita/bpn)

Uji Publik Buku Panduan Pendidikan Karakter di Tabanan

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Peran pendidikan, khususnya pendidikan karakter, akan mempengaruhi kokoh suatu bangsa, dan juga secara tidak langsung dapat menguatkan karakter dan identitas bangsa Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Wabup Tabanan I Komang Gede Sanjaya, saat membuka acara uji publik buku Panduan Pendidikan Karakter bagi siswa tingkat pendidikan dasar se-Kabupaten Tabanan, di Ruang Rapat Kantor Bupati Tabanan, Kamis (15/6/2017).

“Bung Karno pernah mengatakan suatu bangsa apabila kehilangan jati dirinya maka bangsa tersebut tidak akan bertahan. Dengan adanya pendidikan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai budaya kearifan lokal, khususnya di Bali dengan berbasis Tri Hita Karana, maka pendidikan ini akan dapat membuat generasi penerus bangsa untuk kembali ke jati diri/identitas bangsa, yakni sesuai dengan pancasila,” ungkapnya.

Sanjaya mengapresiasi kepada tim pakar pendidikan dan semua pihak yang telah melakukan sejumlah kegiatan, yang membantu Pemkab Tabanan dalam meningkatkan mutu pendidikan di Tabanan.

Sementara Ketua Klinik Pendidikan Tabanan, Wayan Kawi, mengatakan, klinik pendidikan telah melalukan berbagai kegiatan untuk meringankan beban guru, seperti bimtek, workshop, penelitian ilmiah.

“Pemahaman guru terhadap pendidikan karakter harus sama, dan langkah-langkah yang dilakukan guru dalam rangka membaurkan pndidikan karakter ke dalam bidang ajar harus terencana dengan baik. Untuk itu perlu ada buku panduan atau pedoman yang dibawa guru,” ujarnya.

Ketua Dewan Pendidikan Tabanan, I Wayan Mandra, mengatakan, dengan adanya acara ini diharapkan buku ini dapat disempurnakan. Jika sudah direvisi, buku ini akan dibagikan ke sekolah-sekolah secara gratis.

“Ini baru draft. Dari hasil diskusi ini nanti akan dilengkapi dan direvisi, kemudian akan dibagikan ke tingkat TK/PAUD, SD, dan SMP. Tahun depan akan tingkatkan lagi. Kami akan cek ke lapangan, apakah sudah dapat diikuti dengan baik. Bagi guru-guru jangan menyepelekan ini, karena pendidikan ini akan memberikan dampak kepada perubahan sikap mental dari mulai tingkatan paling bawah,” jelasnya. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

HUT Ke-38 ST. Widya Mekar Berlangsung Meriah

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Sekaa Teruna Teruni Widya Mekar Br. Bengkel, Desa Bengkel Sari, Selemadeg Barat, Tabanan merayakan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38 di Balai Banjar Dajan Rurung, Desa Bengkel Sari, Sabtu (7/7/2018) kemarin malam.

Acara tersebut dihadiri Perbekel Desa Bengkel Sari I Ketut Alit Astawa beserta Bendesa Adat Bengkel, Kelian Dinas Banjar Bengkel, KKN Undiksha serta krama Banjar Bengkel.

Dalam sambutannya, Perbekel I Ketut Alit Astawa megucapkan selamat merayakan HUT ke-38 kepada ST. Widya Mekar, semoga kedepannya tetap kompak, hindari pergaulan bebas, hindari narkoba, tuntut ilmu setinggi-tingginya, menjadi lebih baik lagi, lebih berguna dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

“Peringatan Ulang Tahun ini sudah dilakukan dengan bermacam-macam kegiatan, diharapkan untuk kedepannya bisa dikembangkan lagi agar ST. Widya Mekar tumbuh menjadi Sekaa Teruna Teruni yang lebih kreatif, inovatif dan produktif “, ujar Alit Astwa.

Ketua ST. Widya Mekar I Kadek Angga Adi Saputra bersama Ketua Panitia I Made Semadi Guna menyampaikan, dalam HUT kali ini, ST. Widya Mekar dimeriahkan oleh artis bali, seperti : Lawak Bali (Gabeng, Galar dan Gek Centil), Old Friends, Harmonia ft. Rusmina Dewi dan Nanoe Biroe.

Kadek Angga bersama panitia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak termasuk para sponsor yang telah ikut mendukung dan berkontribusi dalam acara ini, seperti : XL Axiata, Bali Media Audio, Raditya Holding Company, Gudang Garam, Nostrum, Bali Portal News, dan Genta Entertaintment Bali.

“Kedepannya kami tetap akan memohon bantuan kepada  para sponsor untuk mendukung kreativitas sekaa teruna teruni dalam melestarikan seni dan budaya,” tegas Kadek Angga. (tis/bpn)

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
4PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
12PelangganBerlangganan