23.3 C
Denpasar
Selasa, 23 Oktober 2018

Semua Anggota DPRD Tabanan Jalani Tes Urine

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Menyusul salah seorang oknum anggota DPRD Tabanan I Nyoman Wirama Putra yang tersandung kasus narkoba di Jakarta, semua anggota DPRD Tabanan menjalani tes urine, Kamis (22/6/2017).

Tes urine tersebut menghadirkan petugas jajaran Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Tabanan dan Dinas Kesehatan Tabanan. Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah rapat paripurna DPRD Tabanan.

Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi alias Boping yang juga ikut menjalani tes urine, mengatakan bahwa tes urine bagi semua anggota DPRD Tabanan ini sekaligus membuktikan bahwa anggota dewan tidak takut untuk transparan kepada publik, khususnya terkait masalah narkoba. Apalagi kegiatan tersebut dilakukan setelah salah seorang oknum anggota dewan yang kini tersandung kasus narkoba.

“Kami tidak ingin karena nila setitik rusak susu sebelanga. Artinya, meskipun ada oknum anggota dewan yang diduga terlibat kasus narkoba, bukan berarti semua anggota dewan bisa dicap lekat dengan narkoba. Untuk itu kami berani menjalani tes urine ini,” ujar Boping.

Salah seorang anggota dewan, I Made Asta Dharma, mengungkapkan hal senada. Dia yang menggantikan posisi Wirama Putra sebagai ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Tabanan itu mengaku mendukung tes urine terhadap semua anggota dewan.

“Tes urine ini sebagai langkah untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, termasuk bagi anggota DPRD. Saya mendukung kegiatan seperti ini,” ucap Asta Dharma.

Dari pelaksanaan tes urine tersebut, petugas Dinas Kesehatan Tabanan dan BNK Tabanan belum bersedia menjelaskan tentang hasil tes tersebut. Alasannya, hasil tes akan disampaikan kepada ketua DPRD Tabanan dan Wabup Tabanan selaku Ketua BNK Tabanan. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Usai Bobol Alfamart, Pelaku Pencurian Diburu ke Jawa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Diburu hingga sepekan komplotan pembobol toko modern Alfa Mart di Jalan Raya Kapal, Banjar Muncan, Kapal, Mengwi, Badung, dibekuk di wilayah Jember, Jawa Timur. Kedua tersangka, Imam Agus Santoso alias Imam (37) dan Olah Hasan Abdullah alias Soleh (60), telah diamankan di Polres Badung.

Kasat Reskrim Polres Badung AKP Mikael Hutabarat mengatakan, tersangka Imam, asal Lumajang dan Soleh, asal Sidoarjo, dibekuk di tempat persembunyiannya di Jember, Selasa (6/6) lalu.

“Kami memburu tersangka setelah mendapatkan laporan tentang pembobolan minimarket di Jalan Raya Kapal, pada 27 April 2017 lalu,” ucapnya, Rabu (7/6/2017) kemarin.

Setelah dilakukan introgasi, sambung mantan Wakasat Reskrim Polresta Denpasar ini, kedua tersangka yang bekerja sebagai buruh bangunan tersebut masuk ke minimarket dengan cara membobol tembok belakang saat dini hari.

“Menurut mereka tembok itu dibobol menggunakan palu dan linggis. Tapi kami masih cari barang bukti yang digunakan,” kata Mikael.

Setibanya di dalam toko, mereka mengambil uang Rp 6 juta dan barang-barang dalam toko, diantaranya 2 botol Kratindeng, 6 botol air mineral dan puluhan bungkus rokok.

“Usai melakukan akisnya kedua tersangka kabur ke Jember,” imbuh Mikael.

Tertangkapnya tersangka berawal dari rekaman CCTV di TKP dan informasi masyarakat. Kemudian keberadaan tersangka diketahui di luar Bali, kemudian dilakukan perburuan ke Jawa Timur.

“Kami masih melakukan pengembangan. Terkait TKP lainnya yang belum diakui para tersangka,” tegasnya. (guz/humas-polresbadung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Tabanan Tiga Kali Pertahankan Opini WTP

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Pemkab Tabanan kembali berhasil memperoleh opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Provinsi Bali, dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah TA 2016. Itu merupakan ketiga kalinya bagi Pemkab Tabanan.

Hal itu juga terungkap dalam acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali, di Auditorium Kantor Perwakilan BPK RI Provinsi Bali, Jumat (2/6/2017). Opini WTP yang diperoleh Kabupaten Tabanan dikuatkan dalam piagam, yang diserahkan Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Bali Yulindra Tri Kusumo Nugroho kepada Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti.

Berdasarkan hasil pemeriksaan opini BPK atas laporan keuangan TA 2016 di Denpasar, Badung, Tabanan, Jembrana, Buleleng, Karangasem, Klungkung, Gianyar, dan Bangli, adalah WTP. “Ini menandakan seluruh pemerintah daerah di Bali mulai dari tingkatan provinsi sampai dengan kabupaten/kota, laporan keuangan untuk TA 2016 memperoleh WTP,” ujar Yulindra.

Sementara Bupati Eka mengaku bersyukur atas keberhasilan Pemkab Tabanan dalam meraih predikat WTP. “Keberhasilan ini jangan sampai membuat kita jadi malas, sombong ataupun lupa diri. WTP adalah alarm atau peringatan bagi kita untuk selalu mengevalusai kinerja yang ada, agar tepat guna dan bermanfaat, serta memenuhi aturan administrasi perundang-undangan yang berlaku tentang keuangan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, pertanggungjawaban ini harus terus berlanjut dan tidak hangat-hangat tahi ayam saja. “Saya yakin, pertanggungjawaban yang baik akan menghasilkan program-program yang baik pula,” ujarnya. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Vaksinasi Rabies di Tiga Banjar di Penebel

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Bidang Peternaka Dinas Pertanian Tabanan melaksanakan vaksinasi rabies terhadap sejumlah anjing piaraan di tiga banjar di Kecamatan Penebel, Senin (12/6/2017). Masing-masing di Banjar Dinas Bongli, Banjar Dinas Sangketan, dan Banjar Dinas Biaung Kaja.

Di Banjar Dinas Bongli dan Banjar Dinas Sangketan, kegiatan tersebut juga dipimpin masing-masing kadus, yakni Kadus Bongli I Wayan Mulya Wardama dan Kadus Sangketan I Made Muliana. Binatang yang divaksin ada 53 ekor, terdiri atas 50 ekor anjing dan tiga ekor kucing.

Sementara kegiatan yag sama di Banjar Dinas Biaung Kaja, yang divaksin 76 ekor anjing. Kegiatan tersebut juga melibatkan Kadus Biaung Kaja, bhabinkamtibmas dan babinsa setempat. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Tanpa Cukai, Ribuan Slop Rokok Ilegal Disita Polisi

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Polres Tabanan menggerebek sebuah rumah kontrakan di Banjar Tanah Bang, Desa Banjar Anyar, Kediri, Tabanan. Rumah yang dikontrak Mulyono (43) itu, ternyata dijadikan gudang penyimpanan rokok berbagai merk tanpa cukai alias ilegal.

Kasi Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa mengatakan, penggerebekan dilakukan pada Rabu (7/6) lalu. Semua rokok yang dikemas tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai. “Barang bukti tersebut kemudian disita dan diamankan di Polres Tabanan,” ungkapnya, Kamis (8/6/2017).

Polisi juga melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Banjar Gerokgak Gede, Desa Delod Peken, Tabanan. Mulyono yang asal Banyuwangi itu pun mengakui jika semua barang ilegal itu miliknya.

Kanit IV Satreskrim Ipda M. Hardian Andrianto bersama tim menyita barang bukti berupa berbagai jenis rokok, baik yang di Tanah Bang maupun yang di Gerokgak Gede. Guna proses penyidikan lebih lanjut, terlapor dan barang bukti dibawa ke Polres Tabanan.

Barang bukti yang disita di Grokgak Gede, antara lain ratusan slop rokok berbagai merk, 34 buku nota, sebuah HP, dua buku tabungan, sebuah buku tulis, kalkulator, pulpen, dan uang tunai Rp 197.000. Di rumah kontrakan di Tanah Bang, barang bukti yang disita lebih dari seribu slop rokok berbagai merk.

Pasal yang dilanggar, kata Oka Suyasa, Pasal 54 jo 29 UU RI No. 39 tahun 2007, tentang Perubahan atas UU No. 11 tahun 1995 tentang Cukai. Bunyi pasal tersebut, setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling singkat satu tahun, dan paling lama lima tahun, dan atau pidana denda paling sedikit dua kali nilai cukai, dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Wabup Sanjaya Sampaikan Pidato Pengantar Ranperda tentang Perubahan Perda RPJMD SB

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Pidato pengantar Bupati Tabanan yang dibacakan Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah tentang perubahan Peraturan Daerah Nomor 9 tahun 2016 tentang RPJMD Semesta Berencana (RPJMD SB) Kabupaten Tabanan tahun 2016-2021, dalam rapat paripurna  DPRD  Kabupaten Tabanan , di Kantor DPRD Kabupaten, Kamis (9/6/2017).

Wabup Sanjaya  mengatakan, pertimbangan mendasar  yang melatarbelakangi  perubahan atas Perda No 9 Tahun 2016 tentang RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Tabanan tahun 2016-2021, pertama, karena adanya perubahan kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Kedua, adanya surat edaran bersama Menteri Dalam Negeri dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI tanggal 23 Desember 2016,tentang petunjuk pelaksanaan penyelarasan RPJMD dengan RPJMN 2015-2019, Ketiga adanya perhitungan ulang proyeksi kapasitas fiskal daerah akibat perkembangan aktual dari sumber- sumber PAD dan yang terakhir dibutuhhkan  penyelarasan rumusan tujuan, sasaran dan Indikator Kinerja Utama (IKU).

Ditambahkan, dengan terbitnya Undang- Undang No  23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2016 tentang susunan organisasi perangkat Daerah (OPD), berimplikasi terhadap terbitnya Perda Kabupaten Tabanan  Nomor 13 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah. Perda tersebut menata ulang struktur dan eselonering perangkat daerah untuk disesuaikan dengan urusan yang menjadi kewenangan daerah.

”Penataan tersebut berpengaruh terhadap jenis, penanggung jawab urusan dan program dalam RPJMD SB yang telah diperdakan.Disamping itu, untuk kebutuhan pengembaangan SAKIP(Sistem Akuntabilitas Instansi Pemerintahan) yang lebih sistematis dan berjenjang, dibutuhkan beberapa perbaikan dan penyelarasan berkenaan dengan tujuan, sasaran, dan indikator kinerja utama (IKU), “kata Sanjaya

Sanjaya melanjutkan RPJMD SB Kabupaten Tabanan tahun 2016-2021 merupakan refleksi dari cita cita pembangunan lima tahun mendatang yang mengganut Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana(PPNSB) yang dilaksanakan secara menyeluruh (semesta)  dan Bertahap (berencana).” Amanat utama dalam PPNSB adalah terkait dengan bidang sandang, pangan,dan papan, bidang pendidikan dan kesehatan, bidang adat, agama,dan budaya serta bidang pariwisata, termasuk regulasi, anggaran dan infrastruktur penunjang, sehingga RPJMD SB diwujudkan dalam visi Tabanan Serasi,” jelas Sanjaya.

Masih kata Sanjaya proses penyusunan perubahan RPJMD SB telah menempuh beberapa tahapan mulai dari konsultasi publik terhadap rancangan awal, penandatanganan nota kesepakatan terhadap perubahan RPJMD SB, Musrenbang RPJMD SB, serta konsultasi teknis rancangan akhir RPJMD SB ke Pemerintah Provinsi Bali.” Proses Penyusunan Perubahan RPJMD SB telah melalui beberapa tahapan, dan hari ini kami sampaikan pada tahap pengajuan rancangan Peraturan Daerah,jelasnya. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Tolak Pungli, Polisi ini Diberikan Penghargaan

BALIPORTALNEWS.COM, POLRES BADUNG – Video yang sempat menjadi viral diunggah di media sosial facebook oleh pemilik akun bernama Ketut Ucenk Bagoes menilang dirinya pada saat melanggar peranturan Lalu Lintas di Jalan Raya Mengwi Badung, Sabtu (3/6) lalu.

Namun Pengunggah telah meminta maaf kepada Kepolisian dengan mendatangi Mapolres Badung, Senin (5/6) serta berjanji akan mengklarifikasi unggahannya itu.

Kedua Polisi yang sempat dividiokan dalam unggahannya tersebut, Hari ini dibariskan terpisah oleh Kasat Lantas Polres Badung AKP Putu Raka Wiratma pada saat mengapelkan anak buahnya di lapangan Apel Sat Lantas Polres Badung, Selasa (6/6/2017).

Dengan disaksikan seluruh rekan kerjanya, kedua Polisi itu AIPTU I Nyoman Suryawan dan  AIPDA I Nengah Suantara mendapatkan perlakuan berbeda dari atasan langsungnya itu.

Pada saat mengambil apel, kasat lantas memerintahkan keduanya berbaris terpisah didepan rekan rekannya, awalnya situasi apel sedikit menegang, namun sontak atasan dan rekannya memberikan tepuk tangan kepada keduanya.

AKP Raka Wiratma menyalami keduanya serta memberikan penghargaan atas dedikasinya itu yaitu tidak menerima suap atau menerima pembayaran langsung di Pos Jaga melainkan tetap menjalankan prosedur penindakan tilang yang berlaku.

“Saya apresiasi kedua anggota saya tersebut, ia tidak ikut tersulut emosinya pada saat dituding oleh si pelanggar melainkan berusaha dengan baik mengajak pelanggar ke pos jaga untuk dijelaskan kesalahannya dan kedua petugas tersebut tidak menerima suap atau selesai ditempat, melainkan dijalankan tindakan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata AKP Wiratma

Ditambahkannya, “hal ini merupakan motivasi bagi seluruh personil untuk tidak pernah menerima suap dalam bentuk apapun, dan menjadi contoh bagi rekan lainnya” kata orang nomor satu pada Satuan Lalu Lintas Polres Badung ini. (guz/humas-polresbadung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Wabup Sanjaya Serahkan Kata-kata Mutiara Bung Karno Ke Sekolah-sekolah

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Kehidupan bangsa Indonesia saat ini sedang diuji dengan situasi intoleran yang dapat meruntuhkan nilai-nilai Pancasila. Generasi penerus bangsa Indonesia wajib bersama-sama mempertahankan Pancasila, NKRI, juga Bhinneka Tunggal Ika. Hal itu diungkapkan Wabup Tabanan I Komang Gede Sanjaya, saat menyerahkan kata-kata mutiara Bung Karno ke beberapa sekolah di Tabanan, Jumat (9/6/2017).

Sekolah yang dikunjungi Sanjaya, antara lain SD 5 Kediri, SD 2 Batannyuh, dan SMPN 1 Tabanan. Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan I Wayan Adnyana, beberapa anggota DPRD Tabanan, dan Camat Tabanan.

“Tanggal 1 Juni merupakan momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia, yang diperingati sebagai hari lahir Pancasila. Soekarno sebagai presiden pertama dan juga Proklamator Kemerdekaan Indonesia, lahir pada 6 Juni, dan 21 Juni 1970 adalah hari wafat Bung Karno. Maka kita patut berbangga dan bersyukur atas jasa-jasa beliau sebagai pendiri banga Indonesia. Maka dari itu, muncul ide untuk menyerahkan kata-kata mutiara Bung Karno ke sekolah-sekolah di Tabanan,” ungkapnya.

Menurutnya, tanpa ideologi Pancasila, bangsa akan runtuh. Generasi muda harus mengetahui hakikat pedoman Pancasila. “Kita di Bali memiliki toleransi tinggi. Bayangkan di tempat lain terjadi intoleransi yang keras. Mari kita arahkan anak-anak tentang hakikat pedoman, penghayatan, dan pengamalan Pancasila. Karena hanya itu yang dapat memegang keutuhan NKRI,” ujarnya.

Sanjaya berharap, kata-kata mutiara yang diserahkan dapat bermanfaat bagi siswa-siwa sekolah yang merupakan generasi penerus bangsa. “Saya mendapat tugas membagikan kata-kata mutiara yang dituliskan Bung Karno. Saya harap kata-kata mutiara ini untuk dipasang di kelas-kelas dan tempat strategis. Jadikan ide dan gagasan ini sebagai bintang pemimpin, sehingga anak-anak kita yang membaca mendapatkan motivasi bagaimana mengenang sejarah,” ujarnya.

Sanjaya juga mengingatkan arti penting Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. “Indonesia banyak suku bangsa dan agama, maka Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sangat penting dalam kehidupan kita,” tukasnya. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Tujuh Desa di Kecamatan Pupuan Ikuti Bintek Tagana

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Perwakilan masyarakat dari tujuh desa kelas A di Kecamatan mengikuti Bintek Tagana (tanggap bencana) di Kantor Camat Pupuan, Selasa (6/6/2017). Masing-masing dari Desa Karyasari, Belimbing, Sanda, Batungsel, Padangan, Kebon Padangan, dan Desa Jelijih Punggang.

Hadir dalam kegiatan tersebut sekaligus sebagai narasumber, antara lain Camat Pupuan, I Wayan Suastika dari ORARI Kecamatan Pupuan, I Made Suryadana (Puskesmas Pupuan II), Nyoman Yudana, Danramil Pupuan Kapten Inf. Putu Sumarnia. Selain itu juga ada Ni Made Murjani dari Dinas Sosial, I Gusti Ngurah Made Sugita (BPBD Tabanan), Ni Nyoman Agus Pridari (Puskesmas Pupuan I), dan Kanit Sabhara Polsek Pupuan Ipda I Gusti Ketut Suarcana.

Sementara kegiatan yang dilaksanakan dalam bintek tersebut, antara lain materi kebijakan pelatihan penanggulangan bencana berbasis masyarakat, karakteristik bencana dan penanggulangan bencana.

Selain itu juga tentang misi, peran, tujuan, dan prinsip relawan penanggulangan bencana, evakuasi dan keamanan linmas, evakuasi dan Sar bela negara, PPGD tanggap darurat penanggulangan bencana, dan kepalangmerahan dan posko.(ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
6PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
83PengikutMengikuti
16PelangganBerlangganan