BALIPORTALNEWS.COM – Universitas Gadjah Mada kembali menerjunkan mahasiswa KKN untuk membantu penanggulangan bencana  gizi buruk di Asmat, Papua.

Kali ini, sebanyak 21 mahasiswa yang tergabung dalam program KKN PPM Peduli Bencana ini akan menjalankan program peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat Asmat dalam bidang pendidikan, perekonomian, serta lingkungan.

KKN PPM Peduli Bencana akan berlangsung sekitar 42 hari mulai 30 Juni hingga 10 Agustus 2018 di Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua.

Rombongan mahasiswa KKN bersama dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UGM Fadil Kasim, S.T., M.Sc., diterima oleh Bupati Asmat, Elis Kambu di Rumah Dinas Bupati Asmat, Jumat (29/6/2018) malam.

Elis Kambu mengapresiasi pihak UGM yang telah menerjunkan mahasiswa KKN ke Kabupaten Asmat. Peran nyata KKN PPM UGM ini diharapkan dapat mendukung upaya Pemkab Asmat dalam mengatasi persoalan gizi buruk dan mengembangkan masyarakat Agats agar lebih berdaya dan mandiri.

“Kabupaten Asmat ini salah satu dari ratusan kabupaten di Indonesia. Maju atau tidaknya daerah ini menjadi tanggung jawab setiap warga negara dan saya sangat mengapresiasi keberanian Adik-adik sekalian untuk datang ke sini,” paparnya.

Sementara Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UGM Fadil Kasim menyampaikan kerja sama KKN PPM dengan Pemkab Asmat baru saja dimulai saat terjadinya bencana kelaparan dan campak di Asmat. Pengiriman mahasiswa KKN PPM UGM pertama kalinya dilakukan pada bulan Maret 2018 lalu dan akan dilaksanakan secar berkelanjutan dalam beberapa tahun kedepan untuk penguatan kemandirian masyarakat setempat.

“Terima kasih kepada Pemkab dan masyarakat Asmat yang telah menerima mahasiswa kami dan semoga nantinya pelaksanaan KKN PPM UGM ini bsia berjalan lancar,” jelasnya. (ika/humas-ugm/bpn)