BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Olahraga Pentaque  merupakan  permainan ketangkasan melempar bola yang terbuat dari besi metal (bosi). Olahraga menonjolkan kemampuan memposisikan bola mental sedekat mungkin dengan bola target yang terbuat dari kayu (boka). Olahraga Pentaque berasal dari Perancis dan mulai muncul tahun 1907 di La Ciotat di Provence di Selatan Perancis.  Dulu orang Bali menyebut olahraga ini dengan istilah ”Matembing”.

Kini  Koni Kota Denpasar kembali memperkenalkan dan mempertandingkan olahraga ini dan membentuk pengurus Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kota Denpasar masa bakti 2015-2019. Pengurus resmi dilantik pada tanggal 29 April 2015 dengan Ketua Umum I Wayan Sukana. Hal ini disampaikan Ketua Koni Kota Denpasar IB Toni Astawa saat beraudensi dengan PLT Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara di kantor Walikota Denpasar, Senin (5/3/2018).

Lebih lanjut IB Toni mengatakan, olahraga ini memang baru di pertandingkan,  namun telah dapat mengukir prestasi diantaranya sebagai juara umum III pada eksibisi Cabang Olahraga Petanque dalam Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Bali XII tahun 2015 di Buleleng. Dan  perhelatan PORPROV Bali XIII tahun 2017 di Gianyar, FOPI Kota Denpasar dapat meningkatkan posisinya dengan keluar sebagai juara umum II. ”Hasil ini dapat diraih berkat kerja keras seluruh komponen FOPI Denpasar khususnya para atlet yang merupakan hasil penjaringan dari kegiatan Walikota Cup telah pula dilaksanakan oleh GOPI Denpasar sebanyak 2 kali yaitu tahun 2016 dan 2017,” ujar IB Toni.

Tidak hanya itu IB Toni juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Denpasar kerena telah menyiapan sarana prasana seperti menyediakan lapangan untuk tempat berlatih para atlit Kota Denpasar. Untuk lebih memberikan semangat kepada para atlit pihaknya memohon agar Pemkot Denpasar meresmikan lapangan Olahraga Pentaque  yang berada di Lapangan Lumintang tersebut.

PLT Walikota Denpasar IGN Jaya Negara memberikan apresiasi  prestasi Olahraga Pentaque  yang diraih atlit Kota Denpasar. Menurut Jaya Negara olah raga ini tidak berbahaya hanya membutuhkan konsentrasi. Meskipun demikian olahraga ini juga harus mengetahui trik dan ketangkasan seorang atlit,  karena tidak semua orang dapat melakukannya.

Olahraga ini juga sebagai kreatifitas anak muda dalam menguji ketangkasan melempar, Maka dari itu PLT Walikota Jaya Negara mengaku mendukung olahraga ini. ”Jika ada kendala dalam olahraga ini saya harapkan dapat dikomunikasikan dan dikoorinasikan, sehingga olahraga ini terus menoreh prestasi,”harap Jaya Negara.

Ketua Umum Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kota Denpasar I Wayan Sukana mengatakan, olahraga ini dapat dimainkan dimana saja, asal berada di atas tanah keras tetapi tidak direkomendasikan bermain di atas rumput atau beton. Petanque terdiri dari 2 jenis permainan yaitu Kategori Games dan Katagori Shooting. Di kategori Games terdapat 3 nomor pertandingan yaitu nomor single, double dan triple baik kelompok putra maupun putri. Kategori shooting hanya ada satu nomor pertandingan yaitu shooting, kelompok putra dan putri. (ayu/humas-dps/bpn)