Wali Kota Cup Gaming League
Kominfos Denpasar & E-Sport Indonesia Gelar Wali Kota Cup Gaming League 2023. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Perkembangan dunia digital yang makin pesat telah merambah berbagai sektor. Salah satunya ditandai dengan makin meningkat antusiasme dan minat kalangan milenial pada game online.

“Untuk mewadahi kreativitas dan minat kaum milienial dan mengarahkan potensi dan bakat tersebut ke arah yang positif perlu digelar kegiatan,” jelas Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfos) Kota Denpasar, Dr. Ida Bagus Alit Adhi Merta, SSTP., M.Si., didampingi Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik (Kabid PIP), Ketut Agus Indra Diatmika, S.Kom., kepada wartawan di sela-sela Pembukaan Wali Kota Cup Denpasar Gaming League 2023 Sabtu (17/6/2023) kemarin pagi di Ruang Sewaka Mahottama Denpasar.

Hajatan kolaborasi Dinas Kominfos dengan E-Sport Indonesia Pimpinan Cabang Kota Denpasar ini, juga digelar untuk memeriahkan Bulan Bung Karno tahun 2023. Gelaran yang bertajuk ‘Improve Cup Denpasar Gaming League 2023’ ini berlangsung pada 17 Juni–24 Juni 2023 di Aula Sewaka Mahottama Graha Sewaka Dharma lantai 3 (indoor) serta areal Amphi Theater Youth Park Lumintang (outdoor) dari pagi hingga malam.

ESI Denpasar merupakan organisasi cabang olahraga e-sport yang berada di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Denpasar dan secara aktif melaksanakan pembinaan dan kejuaraan secara berjenjang di Kota Denpasar.

Baca Juga :  Sagung Antari Jaya Negara Kukuhkan Ketua Harian Bunda Literasi Kota Denpasar dan Bunda Literasi Desa/Kelurahan se-Kota Denpasar

Kadis Kominfos, IB Alit Merta yang akrab disapa Gus Alit, menambahkan, bahwa melalui event yang dilaksanakan secara periodik dan berjenjang, maka pembinaan atlet cabang olahraga yang terbilang baru ini dapat dilaksanakan dengan baik.

“Karena melalui event-event yang digelar pada berbagai tingkatan, para atlet dapat menguji hasil latihan untuk meningkatkan kemampuan dan ketangkasannya,” jelasnya.

Gelaran kompetisi juga menjadi ajang membina dan menghasilkan atlet bagi setiap kabupaten/kota di Bali yang muaranya adalah raihan prestasi bagi atlet Bali.

“Harapannya hasil dari Walikota Cup ini dapat menjadi ajang persiapan untuk pembinaan atlet e-sport Kota Denpasar dan Bali menuju Pra PON 2023 dan PON 2024,” jelas mantan Kabag Organisasi Setda Kota Denpasar ini.

Baca Juga :  De Gadjah: Bali Berpotensi Miliki Satu Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran

Sementara itu, Kabid Agus Indra menambahkan, bahwa kolaborasi dengan ESI Denpasar berawal saat gelaran Denpasar Teknologi Informasi Komunikasi (DTIK) Festival medio Februari lalu saat Peringatan HUT ke-235 Kota Denpasar. Kolaborasi pun berlanjut sebagai upaya membentuk ekosistem para gamers dan e-sport di Kota Denpasar dan Bali pada umumnya.

“Melihat perkembangan e-sport di Kota Denpasar serta penggemar game online yang makin banyak, maka ekosistem e-sport perlu terus didorong agar tumbuh dan berkembang dengan baik,” jelas Agus Indra.

Melalui ekosistem yang baik, tidak hanya menumbuhkembangkan para gamers, namun juga developer game lokal dan UMKM e-sport serta komponen ekosistem lainnya dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Ketua ESI Kota Denpasar, I Nyoman Adikarya Nugraha menyatakan, bahwa pembinaan cabang olahraga e-sport di Kota Denpasar telah berjalan baik.

“Pembinaan atlet e-sport di Kota Denpasar dilakukan secara periodik dan berjenjang, antara lain melalui gelaran DTIK Festival di medio Februari yang dilanjutkan dengan Pekan Olahraga Pelajar (PORJAR) dan kini di bulan Juni digelar Wali Kota Cup Denpasar Gaming League 2023,” jelasnya.

Baca Juga :  Rayakan HUT Ke-9, Poleng Kesiman Gelar Laga Trofeo

Pihaknya berharap melalui kolaborasi yang berlandaskan spirit Vasudhaiva Kutumbakam ini maka gelaran bergengsi ini dapat menjadi kalendar tetap pembinaan olahraga e-sport di Kota Denpasar.

“Semakin banyak digelar event maka atlet akan mempunyai kesempatan lebih besar untuk berlatih dan bertanding meningkatkan kompetensinya,” ujarnya dengan semangat.

Esports merupakan cabang olahraga elektronik yang banyak diminati oleh individu/kelompok dan dimainkan dengan menggunakan gadget baik Personal Komputer atau Mobile Smartphone. Gelaran kali ini akan diikuti pelajar, mahasiswa dan umum (klub).

Peserta Denpasar Gaming League 2023 Outdoor (area Videotron Amphiteather) diikuti 30 Tim Player dan Denpasar Gaming League 2023 Indoor (Aula Sewaka Mahottama) diikuti 70 Tim Player. Selain menggelar gaming league, dalam event ini juga dilaksanakan Seminar Asik Menggunakan Tanda Tangan Elektronik.

“Melalui seminar ini nantinya akan diberikan sosialisasi dan edukasi tentang manfaat dan pentingnya penandatangan dokumen secara elektronik,” jelas Agus Indra.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News