lpd bali
Gubernur Bali Buka Musda III BKS-LPD Provinsi Bali. Sumber Foto : ads/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, BANGLI – Gubernur Bali Secara resmi membuka Musyawarah Daerah III BKS LPD Provinsi Bali bertempat di Baliwoso desa pangotan Kabupaten Bangli pada Selasa (18/10/2022). Musda dihadiri juga oleh Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dan Ketua BKS LPD Bali masa periode 2017-2022, I Nyoman Cendikiawan.

Tema yang diambil dalam musda ini yakni Melalui Musda III BKS-LPD BALI mari bersama kita perkuat persatuan,pererat kebersamaan untuk memperkuat Ekonomi Bali menuju desa adat yang maju dan mandiri, sukreta jagadhita.

Ketua Panitia Musda III BKS-LPD Provinsi Bali, I Made Pasti dalam laporanya menyampaikan tujuan dilaksanakanya Musda III BKS-LPD Provinsi Bali ini adalah untuk memperkuat kedudukan organisasi melalui Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga serta peraturan organisasi lainya, menentukan garis – garis besar haluan organisasi melalui penetapan Rencana Kegiatan Jangka Menengah dalam Rakerda, membentuk Kepengurusan organisasi yang berkualitas melalui pelaksanaan yang demokrasi berazaskan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945.

Sementara itu Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan Khusus dibidang penguatan perekonomian Desa adat, berdasarkan Perda Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat di Bali telah diatur ketentuan mengenai utsaha Desa Adat yakni Labda Pacingkreman Desa Adat (LPD) merupakan lembaga keuangan milik desa adat dan Baga Utsaha Padruwen Desa Adat (BUPDA) yang telah diatur dengan Perda Nomor 4 Tahun 2022 tentang Pedoman dan Mekanisme Pendirian Baga Utsaha Padruwen Desa Adat. Dengan diundangkannya Perda Nomor 4 Tahun 2022, Desa Adat telah diberikan peluang untuk membangun unit-unit usaha sektor riil sesuai potensi yang dimiliki oleh Desa Adat. Unit usaha sektor riil ini nantinya diharapkan mampu menjadi sumber pendapatan baru desa adat untuk peningkatkan pendapatan desa adat.

Baca Juga :  Menko Marves dan Gubernur Bali Bersama 150 Ribu Masyarakat Secara Serentak Doakan KTT G20 Berjalan Sukses

LPD merupakan lembaga keuangan milik/padruwen desa adat yang mulai didirikan sejak 1984 oleh Prof. Dr. Ida Bagus Mantra.

“Semoga Musda ini akan menghasilkan pengurus-pengurus baru yang mempunyai komitmen kuat, bekerja keras, dan bisa bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bali untuk membangun desa adat dan perekonomian desa adat serta melindungi dan memajukan LPD sebagi padruwen desa adat, serta Musda ini menghasikan program kerja strategis dan kegiatan untuk perbaikan tata kelola LPD,”ucap Gubernur Bali.

Ditempat yang sama, Ketua BKS LPD masa periode 2017-2022, I Nyoman Cendikiawan mengatakan sebelumnya sudah dlaksanakan pra musda yang diselenggarakan dimasing masing kabupaten kota sebali. Tentu hasil dari pramusda ini akan dibawa ke musda ini. Musda ini juga akan dilaksanakan pemilihan pengurus masa bakti 2022-2027. Musda ini sudah demokratis, siapapun yang terpilih akan kita dukung bersama.

“Tentu kedepan LPD ini akan tetap menjadi lembaga keuangan milik desa adat dan memang bermanfaat dan saya sangat setuju ada perubahan masa kini kita tengok dan masa depan kita tatap. Sepanjang itu diperlukan terutama IT digitalisasi akan kita ikuti, LPD saat ini tetap kompak,” pungkas Cendikiawan. (ads/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini