UGM
Cerita Maimunah Anak Buruh Tani dari Langkat Masuk UGM Tanpa Tes. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, YOGYAKARTA – Keterbatasan ekonomi nyatanya bukan menjadi penghalang bagi Maimunah Safitri (18) untuk meraih impiannya bisa merasakan belajar hingga perguruan tinggi. Berkat semangat pantang menghantarkan gadis asal Langkat, Sumatera Utara ini masuk UGM tanpa tes.

Ia berhasil diterima kuliah di DV Teknik Pengelolaan dan Pemeliharaan Infrastruktur Sipil Sekolah Vokasi lewat SNMPT Undangan. Selain menjadi penerima program Kartu Indonesia Pintar yang membebaskannya dari biaya kuliah hingga delapan semester.

“Yang pasti senang sekali bisa diterima di UGM. Dari dulu memang pengen banget kuliah agar masa depan bisa lebih baik dan membantu mengangkat keluarga,” tutur Mai saat dihubungi Selasa (29/6/2021).

Mai tumbuh dan besar dari keluarga sederhana di sebuah kampung kecil dekat perkebunan sawit di Desa Banyumas, Kecamatan Langkat, Sumatera Utara. Ia merupakan anak sulung dari dua bersaudara pasangan Sawal (45) dan Ponisih (38). Bapaknya sehari-hari bekerja sebagai buruh tani dan menjadi tulang punggung keluarga.

Baca Juga :  Kadis Suwarmawan: Pentingnya Optimalisasi Media Sosial Sebagai Branding Organisasi

“Bapak dulu sempat kerja di kebun sawit, tapi lama-lama berat kan fisik juga semakin menua. Akhirnya memilih jadi buruh tani, garap kebun milik tetangga kalau ada yang nyuruh. Alhamdulillah selalu saja ada yang dikerjakan oleh Bapak,” urainya.

Mai mengungkapkan dari menjadi buruh tani, biasanya bapaknya bisa membawa pulang uang sekitar Rp300 ribu setiap minggunya. Meskipun tak banyak, upah tersebut bisa digunakan untuk mencukupi kehidupan keluarga mereka.

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News