Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Panitia Hari Bhayangkara ke-74 Polda Bali menggelar bakti kesehatan donor darah bertempat di RS Bhayangkara, Denpasar, Rabu (17/6/2020). Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua Panitia Hari Bhayangkara ke-74, Kombes Pol Dodi Rahmawan, SIK, MH.

Baca Juga :  Perbekel Dauh Puri Kaja Gencarkan Sosialisasi Protokol Kesehatan

Kabid Dokkes Polda Bali, dr. Nyoman Eddy menyampaikan bakti sosial donor darah ini diadakan serangkaian Hari Bhayangkara ke-74 yang diperingati pada 1 Juli 2020. “Kali ini adalah kegiatan untuk Mako Polda, sedangkan di kewilayahan seperti Polres juga melaksanakan bersamaan, ada pula di hari lain,” ujar dr. Nyoman Eddy didampingi dr. Ni Made Murtini selaku Karumkit Bhayangkara Denpasar.

Donor darah kali ini diikuti perwakilan dari satker-satker dengan target sekitar 178 orang. Kegiatan ini didukung oleh Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Denpasar dan Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Provinsi Bali sebagai mitra PMI.

“Saat ini masyarakat masih fokus dengan Covid-19 padahal penyakit lain juga sangat membutuhkan darah, salah satunya Demam Berdarah yang kasusnya juga tinggi. Begitu pula dengan penyakit lainnya sehingga donor darah akan selalu dibutuhkan,” imbuh dr. Nyoman Eddy.

Kepala Markas PMI Kota Denpasar, I Nyoman Lantra, S.Sos mengatakan saat ini stok darah di PMI masih kurang, sehingga pihaknya merasa sangat terbantu dengan diadakannya kegiatan donor darah ini. “Jumlah stok tidak bisa kami sampaikan secara rinci, namun memang kurang dari kebutuhan sehari-hari. Maka kegiatan donor darah ini tentu sangat membantu melancarkan pelayanan kebutuhan darah di Kota Denpasar khususnya,” kata Lantra sembari menyebutkan pihaknya kali ini menerjunkan 15 petugas.

Upaya lain yang dilakukan PMI, kata Lantra, adalah rutin menelepon para pendonor yang siap membantu di samping juga dukungan keluarga pasien yang dirawat. Namun pihaknya sebisa mungkin tidak mengganggu keluarga pasien sehingga kebutuhan darah diupayakan melalui pendonor lain.

“Jadi unit-unit donor yang ada di kota Denpasar baik itu swasta, pemerintah, TNI, Polri, kami coba follow up. Jika mereka tidak memungkinkan melaksanakan donor di tempatnya maka kami undang ke markas atau UTD PMI Kota Denpasar atau di RS Sanglah,” imbuhnya.

Menyikapi kondisi pandemi saat ini, PMI pun menerapkan protokol kesehatan pelayanan donor darah yang mengacu pada SOP dari pusat. Pendonor sejak masuk ke ruangan terlebih dahulu melalui pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan, mengisi formulir biodata, formulir Covid-19, serta pengukuran berat badan dan tensi yang semuanya dilakukan oleh dokter. Kemudian, dilanjutkan cek Hb (Hemoglobin) dan barulah bisa melakukan donor.

“Jadi masyarakat jangan takut untuk berdonor meski di masa pandemi ini karena sudah ada protokolnya,” pungkasnya.

Dari kegiatan donor darah kali ini diperoleh sebanyak 23 kantong darah golongan A, 46 kantong golongan B, 70 kantong golongan O dan 4 kantong golongan AB. (dar/bpn)