istimewa/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, JEMBRANAPekerjaan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana masih jauh dari kata usai. Memasuki babak baru dengan dilaksanakannya tes rapid bagi 33 orang PMI yang dikarantina di Hotel daerah Baluk dilaksanakan hari Selasa (5/5/2020).

Baca Juga :  Pasca Malam Pergantian Tahun, Volume Sampah di Denpasar Tidak Terjadi Lonjakan

33 orang PMI yang dikarantina di Hotel Baluk sejak tanggal 25 April lalu telah melaksanakan rapid test pertama di Bandara Ngurah Rai pada saat kedatangannya dengan hasil negatif.

Pada rapid test kedua bagi ke-33 PMI tersebut, yang dilaksanakan oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jembrana di hari ke-10 sejak karantina, tercatat ke-33 orang PMI yang melakukan tes memiliki hasil non reaktif terhadap rapid test.

“ini kabar baik, artinya ke-33 PMI tersebut terindikasi negatif, namun proses karantina masih dilaksanakan sesuai prosedur hingga 14 hari,” ujar Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana, dr I Gusti Agung Putu Arisantha,MPH didampingi Asisten Humas yang juga Kasubag Dokumentasi dan Publikasi I Kadek Janu Luhur Pribadi ST MM yang ditemui kemarin.

Namun begitu hingga tanggal 5 Mei 2020 pukul 14.00 Wita, data yang dihimpun gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Jembrana menunjukkan, dari total 12 kasus positif Covid-19 yang dirawat di RSU Negara, 8 diantaranya dinyatakan sembuh dan masih terdapat 3 pasien positif covid yang masih dirawat di RSU negara. Sedangkan satu orang lagi dirawat di RS PTN Unud Denpasar.

Baca Juga :  Sidak Prokes dan Jam Malam, Tim Gabungan Beri Penindakan dan Lakukan Rapid Tes Antigen Secara Acak

Menurut Arisantha, kesembuhan pasien Covid-19 bergantung pada imunitas atau daya tahan tubuh pasien, sehingga prosedur penanganan pasien Covid-19 diprioritaskan ke arah peningkatan imun baik secara fisik maupun mental.

“Semua tim medis yang terlibat dalam penanganan Covid-19 di RSU Negara telah bekerja maksimal dan sesuai prosesur untuk menjaga dan meningkatkan imun pasien yang dinyatakan Covid-19, semoga semua lekas sembuh,” tutup arisantha. (agg/bpn)