Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, Wayan Gunawan. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Kadisdikpora Kota Denpasar, I Wayan Gunawan meminta guru tak sekadar memberi tugas kepada siswa sepanjang pemberlakuan belajar dari rumah karena pandemi Covid-19. Menurutnya, guru wajib berkomunikasi dan membimbing murid menyelesaikan tugas.

“Bukan berarti gurunya hanya memberikan tugas saja kepada muridnya tapi juga ikut berinteraksi dan berkomunikasi membantu dalam mengerjakan tugas yang diberikan,” kata Gunawan, Senin (6/4/2020).

Menurut Gunawan, Disdikpora Kota Denpasar sudah menyerap keluhan dari orang tua siswa akibat anaknya mendapat tugas berat. Hanya saja penugasan itu tak diimbangi dengan bimbingan dan arahan memadai dari guru. Para siswa akhirnya kesulitan menunaikan tugas.

“Kami mohon bahwa guru-guru itu juga benar-benar mengajar dari rumah dan membantu membimbing siswa-siswanya. Guru-guru juga wajib menanyakan kesehatan siswa selama belajar di rumah,” ujarnya.

Baca Juga :  18 Siswa di Denpasar Terima Beasiswa Pendidikan dari CSR BPD Bali

Selama pembelajaran di rumah, Gunawan mengingatkan guru untuk tetap berkreasi dalam menyampaikan pembelajaran daring. Dibuat seringan mungkin namun tetap mengacu pada kurikulum. Termasuk pula memperhatikan pola pembelajaran daring yang sederhana sehingga tak menimbulkan masalah ekonomi.

“Tugas dari guru juga tak boleh memberatkan dan menjadi beban psikologis. Jangan sampai beban psikologis mempengaruhi imun dan kesehatan anak,” ujar Gunawan.

Menurut Gunawan, situasi ini tentu membuat waktu anak bersama orang tuanya lebih banyak sehingga komunikasi anak dan orang tua semakin meningkat. Tentu orang tua juga harus memberikan pembelajaran yang sesuai dengan usia anak.

“Para orang tua dalam menyikapi kondisi ini juga harus memberikan pengertian kepada anak bahwa sekolah tidak libur tetapi anak belajar di rumah. Pemahaman inilah yang harus sejak awal dimiliki oleh orang tua, kenapa harus di rumah dan kalau di luar rumah apa dampaknya,” papar Gunawan.

Baca Juga :  18 Siswa di Denpasar Terima Beasiswa Pendidikan dari CSR BPD Bali

Sebelumnya, kebijakan belajar dari rumah diputuskan pemerintah demi mencegah penularan corona. Penguatan jarak sosial lewat aktivitas di rumah diharapkan memutus rantai penderita Corona agar tak semakin parah. (pus/bpn)