Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung I Ketut Widia Astika.
Hosting Unlimited Indonesia

BALIPORTALNEWS.COM – Turnamen Sepakbola Badung International Football Championship (IFC) kembali digelar tahun 2019 ini. Hanya saja Turnamen sepakbola yang tahun lalu bertajuk Bali IFC dan mengambil venue hanya di Pecatu tersebut, untuk tahun ini mengambil venue di Pecatu dan Kutuh serta diikuti oleh 8 tim dari dalam dan luar negeri. Demikian terungkap dalam rapat persiapan penyelenggaraan event ini bertempat di Ruang Rapat Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung, Rabu (16/10/2019).

Ketua Panitia I Ketut Widia Astika mengatakan diselenggarakannya event ini secara berkelanjutan, karena selain bertujuan untuk pembinaan sepak bola khususnya anak-anak, juga bertujuan sebagai sport tourism mengingat Bali dan Badung khususnya sebagai destinasi wisata dunia sehingga event ini perlu digarap secara serius karena sebagai pasar wisata baru.

Terlebih tim yang ikut berasal dari luar negeri seperti Shi Jia Zhuang dan Shengle FC dari China, Progresso Sano dari Jepang, Felda United dari Malaysia, A.C Academy dari China Taipei dan Geumcheon FC dari Korea Selatan. Sedangkan yang dari Indonesia diikuti oleh dua tim yakni Student National Team (Tim Nasional Pelajar) U 15 dibawah asuhan Deputi Bidang Pemberdayaan dan Olah Raga Kementerian Pemuda dan Olah Raga dan Tim Paradise Football Academy (PFA) Bali.

Annual Event BADUNG-IFC 2019 juga akan dihadiri oleh beberapa partner/relasi dan media asing seperti dari Spanyol 2 orang, China 1 orang, Thailand 1 orang, Korea 2 orang, Malaysia 1 orang, yang semua ingin melihat secara langsung pelaksanaan BADUNG-IFC.

Lebih lanjut Widia Astika yang juga Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung mengatakan bahwa pembukaan dan penutupan turnamen ini akan diselenggarakan di Ikon Kampung Bola Internasional di Gunung Payung Desa Kutuh.

Pembukaan akan dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2019 yang rencananya akan dibuka langsung oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Sedangkan pertandingan akan dilaksanakan di dua tempat yakni di Stadion Beji Mandala Desa Pecatu dan Stadion I Ketut Lotri Desa Kutuh mulai dari tanggal 21 – 25 Oktober 2019.

Khusus dipartai puncak grand final yang diselenggarakan di Stadion I Ketut Lotri juga akan mengundang dari pihak Kementerian Pemuda dan Olah Raga dan dari pihak Kementerian Pariwisata. Nantinya masing-masing juara akan memperoleh hadiah berupa piala, piagam dan medali.

“Termasuk pemain terbaik di posisinya masing-masing seperti penjaga gawang, pemain belakang, pemain tengah dan pemain depan serta top skor juga diberikan penghargaan berupa piala, piagam dan medali,” tambah Widia Astika.(humas-dps/bpn)

loading...