Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Tim Penilai Adiwiyata Mandiri Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutan RI, dipimpin Nurul Janah melakukan verifikasi pada SMPN 3 Denpasar, Kamis (18/5/2017). SMPN 3 Denpasar adalah salah satu sekolah di Bali yang dinilai untuk maju ke lomba Adi Wiyata Mandiri 2017.

Nurul Janah mengaku terkesima di SMPN 3 Denpasar. Dia menyebut lingkungan sekolah sangat hijau dan menyejukkan mata yang memandangnya. Begitu juga dengan siswa, mereka sudah sangat peduli dengan lingkungan.

‘’Berbagai tanaman hias dan pepohonan terlihat tertata rapi di lingkungan sekolah. Tak ada sudut yang tidak dimanfaatkan untuk tanaman, sehingga mencerminkan suasana yang asri,’’ katanya.

Tak kalah hebat, SMPN 3 Denpasar memiliki terobosan baru. Pertama memiliki bank sampah Restu Bumi Alam SMPN 3 Denpasar. Di Bali, baru SMPN 3 Denpasar memiliki bank sampah. Kedua, pengolahan air limbah kamar mandi untuk menyiram kebun sekolah dan yang anyar adalah menampung air hujan untuk menyiram tanaman.

Baca Juga :  Komunitas Honda CBR250RR Ikuti  Pelatihan Safety Riding

Semua itu diapresiasi secara positif oleh tim penilai. Bahkan secara langsung Nurul Janah menambah predikat sekolah ini menjadi taman surga pendidikan. ‘’SMPN 3 Denpasar pantas menyandang predikat taman surga pendidikan,’’ ujarnya.

Ia mengungkapkan, komitmen pembenahan lingkungan sekolah didasari memberikan pelajaran yang berharga untuk anak didik. Karena dengan terbiasa bersih dan kesadaran yang sangat tinggi siswa maka ketika mereka pulang ke rumah tentunya kebiasaan itu akan diterapkan mereka. ‘’Selain itu, dengan suasana lingkungan sekolah yang baik, memacu siswa juga untuk lebih peduli dan termotivasi untuk mencapai prestasi sehingga sekolah semakin bertabur prestasi,’’ katanya.

Baca Juga :  Polsek Kediri Pengamanan Jumat Agung di Tiga Gereja

Mendapat predikat sekolah taman surga pendidikan, Kepala SMPN 3 Denpasar Wayan Murdana, S.Pd., M.Psi., tampak tersenyum manis. Selain mendapat pujian atas kinerja siswa dan gurunya, ini sekaligus tantangan untuk memotivasi anak-anaknya untuk lebih peduli dan berbudaya lingkungan serta tampil kreatif sepanjang hidupnya.

Ia berkomitmen menjadikan SMPN 3 Denpasar sebagai sekolah Adiwiyata, yaitu tempat yang baik dan ideal dalam memperoleh ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika. Ini sesuai dengan visi sekolah, yakni berprestasi taraf internasional, berbudaya lingkungan dan berakhlak mulia.

Pendidikan disiplin terhadap lingkungan, imbuh Murdana, telah diterapkan dengan merubah maindset seluruh keluarga besar sekolah yang memberlakukan kedisiplinan siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
“Bagi siswa yang melanggar membuang sampah sembarangan, akan diberikan sanksi disiplin dengan memberikan kalung khusus kepada siswa yang melanggar kebersihan sekolah, sehingga lingkungan sekolah bersih akan memberikan dampak pada prestasi-prestasi siswa sekolah,’’ pungkasnya.

Baca Juga :  Badung Gelar Pelatihan Penyuratan Lontar

Acara  verifikasi dihadiri Kabid Pembinaan Pendidikan SMP Disdikpora Kota Denpasar, Drs. Wayan Supartha, M.Pd., Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar Ketut Wisada serta Ketua Komite IGB Artha Negara. (wir/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :