BALIPORTALNEWS.COM – Lebih dari 100 sukarelawan Australia berkumpul di Bali minggu lalu dalam rangka Forum Sukarelawan Australia untuk Pembangunan Internasional (AVID) ke-6 di Sanur, Bali.

Program AVID selenggarakan oleh Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) bermitra dengan Australian Volunteers International (AVI) dan Scope Global. Program ini memberi kesempatan kepada warga Australia yang berketerampilan untuk berkontribusi dalam program bantuan Pemerintah Australia dan mendukung penempatan warga Australia dalam tugas sukarela ke luar negeri untuk membantu meningkatkan kapasitas organisasi penerima di sektor-sektor yang memiliki prioritas tinggi bagi Australia dan mitra pemerintah.

Baca Juga :  OPD Diminta Ciptakan Suasana Kerja Harmonis dan Humanis

Sejak tahun 2011, Australia telah mendukung lebih dari 1,049 sukarelawan di Indonesia dan di tahun 2016-17, dana sebesar 39,6 juta dolar Australia diberikan oleh Pemerintah Australia untuk program AVID. Sekitar 1.250 relawan didukung di 24 negara termasuk 680 sukarelawan baru. Selama tahun 2016-17, sekitar 160 warga Australia akan menjadi sukarelawan di seluruh Indonesia. ‘Ini menyoroti betapa penting dan bernilainya program ini di Indonesia bagi Pemerintah Australia’, kata Konsul-Jenderal Australia di Bali, Dr. Helena Studdert.

Menghadiri Gala Dinner untuk menyambut para relawan ke Bali, Dr Studdert mengatakan bahwa ‘Indonesia adalah tujuan yang sangat populer bagi sukarelawan Australia yang ingin bertukar pengetahuan dan keterampilan dengan warga, kelompok, organisasi lokal dan masyarakat’. Dr Studdert mencatat bahwa ada lebih dari 20 orang relawan Australia di Bali setiap tahun di bawah program AVID.

Baca Juga :  Jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju Kompak Dukung Pemulihan Bali Lewat Video Bali Bangkit

Relawan Australia, Greg Reynolds yang bekerja di Yayasan Hidung Merah mengatakan tentang konferensi tersebut, ‘Ini adalah kesempatan bagus untuk melihat bagaimana tugas individu sesuai dengan skema yang lebih luas, dan melihat cakupan kontribusi AVID kepada Indonesia, melihat dampak jangka panjang dan bagaimana Anda masuk ke dalam gambaran yang lebih besar’. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :