30 C
Denpasar
Jumat, 21 September 2018

Pengkot Persani Denpasar Dilantik

BALIPORTALNEWS.COM – Pengurus Kota Persatuan Senam Seluruh Indonesia (Pengkot Persani) Kota Denpasar periode 2016-2020 dilantik, Minggu (2/10/2016) oleh Ketua Umum Pengprov Persani Bali, Made Raka.

Pascapelantikan tugas, kewajiban dan tantangan pengurus anyar inipun menghadang, mengingat sampai saat ini kendala sarana dan prasarana terutama tempat latihan senam yang belum ada di Denpasar.

“Kami memang masih berkutat dengan kendala tempat latihan yang belum ada. Jadi untuk latihan sementara di mana ada tempat kami gelar matras untuk latihan para atlet kami,” kata Ketua Umum baru Persani Denpasar, I Made Dana Tenaya.

Meski demikian, pihaknya akan tetap membina para pesenam Denpasar secara maksimal. Apalagi sekarang ini, senam juga sudah mulai harus mempersiapkan para atletnya untuk turun di Porprov Bali XIII di Gianyar, September tahun depan.

Semua itu juga tujuannya untuk menjaga predikat juara umum di cabang olahraga (cabor) senam, pada Porprov XII di Buleleng tahun lalu, dengan raihan 4 medali emas.

Hal itulah yang memang membuat Persani Denpasar benar-benar membutuhkan tempat latihan untuk para atletnya. “Kami akan mengajukan bantuan soal tempat latihan ke KONI Denpasar, untuk selanjutnya bisa diajukan ke KONI Bali, dan terakhir KONI Bali agar bisa mengajukan ke Pemprov Bali. Meski kondisinya sekarang
seperti ini, namun kami bangga karena atlet senam kami, AA Savitri, menjadi satu-satunya atlet senam yang mewakili Bali di PON XIX Jawa Barat (Jabar) lalu,” ujarnya.

Di lain pihak, Ketua Umum Pengprov Persani Bali, Made Raka, menjelaskan, jika kepengurusan Persani di kabupaten/kota, kini tinggal Tabanan, Bangli dan KLungkung yang masih belum ada.

"Kami bakal secepatnya menghubungi tiga KONI daerah itu, supaya bisa membantu membentuk kepengurusan Persani di daerahnya,” tandasnya. (ngr/bpn)

 

Keterangan Foto : LANTIK – Ketua Umum Pengprov Persani Bali, Made Raka saat melantik pengurus Pengkot Persani (Persatuan Senam Seluruh Indonesia) Kota Denpasar periode 2016-2020.

Gubernur Bangga dengan Prestasi Atlet Bali di PON

BALIPORTALNEWS.COM – Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 yang dilaksanakan di Jawa Barat telah usai dan ditutup secara resmi pada 29 September 2016. Hingga di penutupan, kontingen  Bali mampu menempati peringkat 6 dari 34 provinsi yang merupakan peserta PON.

Dan atas hasil tersebut, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengaku sangat bangga dengan prestasi luar biasa tersebut. Demikian ia sampaikan usai menyambut kedatangan para atlet dan official Bali yang berlahga di PON XIX di Terminal Kedatangan Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung, Jumat (30/9/2016).

“Kita harus berbangga karena kontingan kita sudah menunjukkan prestasi yang luar bisa, ini pertama kali dalam sejarah PON, Bali mampu meraih peringkat 6, jadi kita semua dan juga masyarakat Bali harus berbangga,” jelas Pastika yang menurutnya dengan prestasi tersebut akan mampu memacu semangat para atlet di Bali dan membawa pengaruh positif untuk lebih percaya diri bahwa sesungguhnya Bali mampu menorehkan prestasi di bidang olaraga.

“Bali juga bisa berjaya di bidang olahraga, asal kita mau membina dengan sungguh – sungguh,” tegasnya yang juga mengharapkan kedepannya prestasi Bali terus meningkat dan berkembang dengan baik. “Ini juga akan memberikan motivasi untuk berprestasi lebih baik, dan saya yakin kita bisa,” imbuhnya.

Lebih lanjut disampaikan Pastika, pihaknya akan menyiapkan fasilitas – fasilitas yang mampu menunjang preastasi para atlet begitu juga dengan sintem latihan dan pembinaan yang baik sehingga para atlet dapat berkembang dan mampu memberikan yang terbaik bagi Bali. Pastika juga menerangkan bahwa atlet – atlet tersebut harus dibina dan dipersiapkan sejak dini karena menurutnya sukses di bidang olahraga tidak ada yang instan atau tiba – tiba melainkan karena ketekunan berlatih, kekuatan karakter dan mental yang kuat.

Keberhasilan Kontingen Bali menempati peringkat 6 dalam ajang PON XIX 2016 tersebut tidak terlepas dari raihan 76 medali yang diraih oleh para atlet Bali dengan rincian yakni 20 emas, 21 perak dan 35 perunggu.

Dalam kesempatan tersebut, para atlet juga turut disambut oleh Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, Wakil Ketua DPRD Bali Gusti Bagus Alit Putra, beberapa Kepala SKPD Provinsi Bali, Komandan Lanud Ngurah Rai serta beberapa Pejabat KONI Bali. (r/humas pemprov bali/bpn)

Pemprov Bali Sambut Nengah Widiasih, Atlet Difabel Peraih Perunggu Paralympic Games 2016 Rio de Janeiro

BALIPORTALNEWS.COMSebagai bentuk apresiasi dan penghargaan terhadap jerih payah dan perjuangan Ni Nengah Widiasih yang telah memperoleh medali Perunggu mewakili Indonesia dalam ajang Paralympic Games 2016 Rio de Janeiro, Pemerintah Provinsi Bali diwakili KepalaBiro Kesra Setda Provinsi Bali AA Gede Geriya, menyambut kedatangan Widiasih di Terminal Kedatangan Domestik, Bandara Internasional I Gst Ngurah Rai, Denpasar, Bali pada Rabu (28/9/2016).

Widi merupakan atlet difabel cabang angkat besi asal Banjar Dinas Bukit, Desa Sukadana, Kubu, Karangasem yang berjuang bersama 8 atlet lainnya mewakili Indonesia di ajang Paralympic Games 2016 Rio de Janeiro, Brazil. Dengan berat badan 40,13 kg, Widi mencatatkan hasil cukup gemilang usai berhasil mengangkat beban seberat 95 kg di angkatan kedua.

Meski sempat menambah angkatan seberat 5 kg menjadi 100 kg di percobaan ketiga, namun sayang dia gagal melakukan angkatan.

“Saya sangat senang dengan hasil yang telah berhasil diperoleh. Mohon maaf hanya ini (Medali Perunggu-red) yang bisa saya berikan untuk Indonesia. Saya sudah berjuang semaksimal mungkin, kedepan saya mohon doa restu baik dari Pemerintah Provinsi Bali dan juga Pemerintah Indonesia serta semua pihak agar saya bisa meraih hasil yang lebih baik lagi,” ungkap Widi sembari memperlihatkan medali yang berhasil ia peroleh.

Untuk diketahui, Widiasih mempersembahkan medali pertama bagi kontingen Indonesia yang berlaga di Paralympic Games 2016 Rio de Janeiro. Kedatangan Widiasih juga disambut oleh kedua orang tuanya Made Gambar (51) dan Ni Luh Bingin (51) yang tampak sumringah saat ditanya perasaannya setelah Widi berhasil meraih perunggu.

“Sebagai orangtua saya sangat banga memiliki anak seperti Widi. Apa yang dia inginkan sudah bisa tercapai. Saya senang atas semangat dan kerja kerasnya," ujar Made Gambar.

Sementara itu, Karo Kesra Provinsi Bali AA Gede Geriya merasa bangga atas hasil yang diraih oleh widi dalam ajang Paralympic Games 2016 Rio de Janeiro karena merupakan satu-satunya atlet dari Bali mewakili Indonesia bersama 8 atlet lainnya.

“Pemerintah Provinsi Bali merasa bangga atas prestasi yang berhasil diraih oleh Widiasih. Apalagi dia (Widiasih-red) satu-satunya atlet dari Bali yang mewakili Indonesia dalam ajang Paralympic Games 2016 Rio de Janeiro. Nantinya, Pemprov Bali akan mengupayakan untuk memberikan bonus seperti halnya atlet berprestasi lainnya,” pungkas Geriya.

Berbagai prestasi sudah ditorehkan Widi baik tingkat Nasional maupun Internasional seperti Medali Emas, angkat berat pada PORCANAS ke XIII tahun 2008 di Kalimantan Timur. Medali Emas, angkat berat pada PEPARNAS ke XIV tahun 2012 di Riau. Medali Emas, angkat berat pada ASEAN PARA GAME ke VI tahun 2011 di Solo. Medali Emas, angkat berat ASEAN PARA GAME ke VII tahun 2014 di Myanmar. Meraih medali Emas pada ASEAN PARA GAME ke VII tahun 2015 di Singapura kelas 41 kg angkatan terbaiknya 95 kg memecahkan rekor atas namanya sendiri yang berlangsung di Korea Selatan 93 kg menjadi 95 kg serta berbagai prestasi gemilang lainnya. (r/humas pemprov bali/bpn)

Sumbang 12 Emas di PON, Sekda Rai Iswara Apresiasi Atlet Denpasar

BALIPORTALNEWS.COM – Dari total 20 medali emas yang diraih oleh atlet Bali dalam Pon XIX 2016, sebanyak 12 medali disumbangkan oleh atlet atlet Denpasar. Ini berarti separuh lebih medali emas diraih oleh atlet Denpasar. Sebagai bentuk apresiasi terhadap atlet atlet terutama atlet kota denpasar yang mewakili kontingen provinsi bali pada pekan olahraga nasional (PON) XIX Jawa Barat Tahun 2016, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara bersama sejumlah pimpinan SKPD serta Perwakilan KONI Denpasar, secara khusus menyambangi dan beramah tamah dalam acara syukuran dengan atlet dan pelatih yang berpartisipasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX pada (28/9/2016) di Hotel Karang Setra, Bandung, Jabar.

Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara mewakili Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra memberikan apresiasi sebesar- besarnya atas pencapaian atlet – atlet Kota Denpasar dalam gelaran PON XIX Jawa Barat Tahun 2016.”Kita semua harus berbangga, namun kebanggan ini jangan hanya menjadi kebanggan semu. “Untuk para atlet, harapan yang telah dibebankan haruslah dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dengan senantiasa meningkatkan kualitas diri, Bekerja Keras, fokus, Konsentrasi dan Menjunjung tinggi nilai- nilai Profesionalisme dan Sportivitas agar kedepan mampu meraih prestasi yang lebih baik lagi” ujar Rai Iswara.

Ketua Harian KONI Denpasar, I.B Toni Astawa menyambut gembira hasil  yang diperoleh atlet – atlet Kota Denpasar pada PON XIX Jawa Barat tahun 2016, dimana total 170 pelatih dan atlet asal Kota Denpasar telah menunjukkan prestasi terbaik dan memenuhi target yang telah dibebankan yaitu meraih 12 medali emas dari total 20 medali emas yang diboyong Kontingen Provinsi Bali. “Diantaranya Cabang Kempo meraih 1 emas, Layar meraih 5 emas, Kriket meraih 2 emas, Pencak Silat meraih 1 emas, Angkat Besi meraih 1 emas dan Tarung Drajat meraih 2 emas” ujar Toni Astawa.

Lebih lanjut Toni Astawa mengatakan untuk meningkatkan prestasi kedepan, melihat perkembangan olahraga modern diperlukan pemberdayaan Sport Science dimana perlu dilakukan studi banding dengan fakultas keolahragaan di luar daerah terutama di pulau Jawa. “Hal tersebut perlu digencarkan demi kemajuan keolahragaan di Kota Denpasar” ujar Toni Astawa.

I Gusti Made Oka Sulaksana, atlet layar nasional asal Denpasar yang pada gelaran PON kali ini berhasil meraup dua medali emas di nomor perseorangan mengaku sangat bangga dapat kembali mempersembahkan medali bagi Kontingen Provinsi Bali.”Tentu masih banyak target yang ingin dicapai demi menjaga dan mengharumkan Bali, khususnya Kota Denpasar kancah olahraga” ujar Oka Sulaksana.

Pada Kamis (29/9/2016) Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara bersama Menteri Koperasi UKM, AAN Puspayoga dan rombongan menyaksikan pesta penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Tahun 2016 di Stadion Utama Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Jawa Barat. (esa/humas pemkot dps/bpn)

Keterangan foto : RAMAH RAMAH – AAN Rai Iswara bersama sejumlah pimpinan SKPD saat beramah tamah dalam acara syukuran dengan atlet Kota Denpasar yang membela Bali pada pekan olahraga nasional (PON) XIX pada (28/9/2016) di Bandung, Jabar.

Kejurnas Drag Race 2016 Putaran Keenam Sukses Digelar di Yogyakarta

BALIPORTALNEWS.COM – Ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drag Race 2016 putaran keenam sukses digelar di Landasan Udara (Lanud) Gading Wonosari, Yogyakarta pada Minggu (25/9/2016). Perlombaan yang digagas oleh Venture Sport Club ini diikuti oleh sebanyak 287 peserta yang terbagi ke dalam 17 kelas berbeda. 

Di kelas Sedan 4 Cyl 2500 cc Modifikasi, M. Irvan asal Pekanbaru yang di putaran sebelumnya berhasil menduduki posisi kedua, kali ini harus puas berada di urutan keempat. Sementara dragster yang juga berasal dari Pekanbaru, Angger A.V, menunjukkan kemampuannya dan berhasil keluar sebagai juara. Ia mencatatkan waktu 8,040 detik mengalahkan Eric Kristianto asal Jakarta di urutan kedua dengan catatan waktu 8,242 detik. Adapun posisi ketiga ditempati oleh Tatang asal Solo dengan torehan waktu 8,488 detik. 

Kejuaraan yang didukung penuh oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini juga menyajikan beberapa kelas yang berlangsung begitu ketat karena catatan waktu antar dragster yang hanya selang beberapa milidetik. Seperti halnya yang terjadi di kelas Bracket 10 detik. M. Nur Wibisono sukses keluar menjadi yang terdepan dengan catatan waktu 10,035 detik atau hanya selisih 15 milidetik dari Dwi Mix Max yang finish di posisi kedua. Urutan ketiga sendiri ditempati oleh Andri MBR dengan raihan waktu 10,193 detik. 

Dalam perlombaan di kelas Sedan 1500 cc, podium didominasi oleh peserta asal Jawa Tengah yang sama-sama tergabung dalam tim SAR Speed. Di urutan pertama, terdapat nama Johan Farih asal Klaten dengan catatan waktu 9,065 detik. Mengikuti di posisi kedua Gunawan Barbel asal Solo dengan torehan waktu 9,077 detik. Di tempat ketiga terdapat nama Wawan yang juga berasal dari Solo dengan raihan waktu 9,206 detik.   

Johan yang juga turun di kelas Sedan 1700 cc, kali ini harus mengakui keunggulan para lawannya. Johan finish di peringkat keempat setelah kalah dari Akbar asal Medan di posisi pertama, Andreawan di urutan kedua, dan Harry Sakha di posisi ketiga. 

Perlombaan yang berlangsung di bawah terik matahari—meski untuk beberapa saat hujan sempat turun membasahi Lanud Gading Wonosari—ini juga dihadiri oleh beberapa pejabat, seperti perwakilan Danlanud Gading Wonosari, Kol. Pnb. Bonang Banyuaji Gautama, Ketua DPRD Gunung Kidul, Suharno, SE, serta Sekretaris Pengprov IMI Daerah Istimewa Yogyakarta, Setyo Suparwanto yang bertindak sebagai Pimpinan Lomba. Sementara Biro Olahraga Mobil IMI Sumatera Barat, Nabiel Vitriady, dalam ajang Kejurnas Drag Race 2016 putaran keenam ini mengambil peran sebagai Juri yang mewakili PP IMI. (r/bpn)  

 

Demas Agil Sabet Peringkat Ketiga di Ajang Taiwan Auto Gymkhana Prix 2016

BALIPORTALNEWS.COM – Peslalom muda berprestasi Tanah Air, Demas Agil, tampil percaya diri dan berhasil menempati peringkat ketiga kejuaraan umum individual dalam ajang Taiwan Auto Gymkhana Prix 2016 yang berlangsung di pelataran parkir taman hiburan Lihpao Land, Taichung City, Taiwan pada Sabtu (24/9/2016) dan Minggu (25/9/2016).

Untuk dapat menduduki posisi ketiga, Demas harus bersaing dengan lawan-lawan tangguh seperti Juan Carlos Anton asal Filipina, Tetsua Yamano asal Jepang, dan Milo Rivera yang juga berasal dari Filipina. Pertandingan berlangsung sangat sengit sekaligus menegangkan. Hal ini terjadi karena seluruh peslalom sama-sama menggunakan mobil Skoda hatchback 1.6 yang disediakan oleh Chinese Taipei Motor Sports Association selaku pihak penyelenggara. Tentu saja alasan tersebut yang membuat perlombaan menjadi semakin kompetitif. Pada akhirnya, Juan Carlos lah yang keluar sebagai pemenang, diikuti oleh Tetsua di posisi kedua, Demas di urutan ketiga, dan Milo di posisi keempat. 

Sementara peslalom Tanah Air lainnya yang juga tampil di ajang Taiwan Auto Gymkhana Prix 2016, James Sanger, melewati babak kualifikasi pertama  kejuaraan umum individual dengan baik. Ia mampu menduduki peringkat kedua mengalahkan Demas yang sempat bertengger di posisi ke-14. Namun karena melakukan kesalahan yang cukup berarti di babak kualifikasi kedua, James terpaksa mendapatkan hukuman yang menyebabkan dirinya tak bisa melanjutkan ke babak selanjutnya. Sebaliknya, Demas berhasil memperbaiki kesalahan hingga akhirnya bisa finish di posisi ketiga. 

Di kelas kejuaraan tim yang dilakukan menggunakan sistem gugur, Indonesia gagal meraih hasil yang baik. Kejuaraan tim sendiri pada akhirnya dimenangkan oleh Filipina, mengikuti tuan rumah Taiwan di posisi kedua, Korea Selatan di tempat ketiga, serta Malaysia di urutan keempat. 

Atas raihan ini, Delegasi sekaligus Kabid Olahraga Mobil Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI), Poedio Oetojo mengatakan, “Semoga hasil yang didapat oleh kedua peslalom dapat menjadi bahan evaluasi mereka untuk menjadi lebih baik lagi, khususnya di kancah slalom dan Gymkhana. Karena peraturan-peraturan ajang slalom di berbagai negara cukup berbeda, maka untuk dapat tampil maksimal di ajang-ajang slalom internasional seperti ini, dibutuhkan berbagai penyesuaian.” 

Sementara itu, dalam rapat Asia Auto Gymkhana Working Group, pengamat perlombaan sekaligus promotor olahraga otomotif Tanah Air yang ikut mendampingi Demas dan James tampil di Thaiwan, Tjahyadi Gunawan, membeberkan rencananya untuk menyelenggarakan satu putaran Asia Auto Gymkhana Series 2017 di Indonesia. (r/bpn)

 

Siswa Smansa Raih Emas di Sea Age 2016

BALIPORTALNEWS.COM – Dua siswa SMAN 1 Denpasar (Smansa) yaitu Tim Aaron Roy dan Caeleb Febrizio Sudarsono berhasil berjaya dalam lomba renang tingkat nasional. Keduanya baru saja kembali dari Bandung untuk mengikuti hajatan seleksi nasional Sea Age 2016 yang dilangsungkan minggu pertama September ini.

Dari masing-masing lima nomor yang yang diikuti, Tim Aaron Roy berhasil membawa pulang 1 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu. Sementara Caeleb Febrizio Sudarsono berhasil mengumpulkan 1 perak dan 2 perunggu.

Pada ajang Porsenijar Bali 2016 lalu, Tim Aaron Roy berhasil meraih 2 emas dan 1 perak, sementara Caeleb berhasil meraih 3 emas. Kedua pelajar ini mengaku sangat bangga dapat mempersembahkan yang terbaik untuk sekolahnya, Denpasar dan juga Bali.

‘’Kami sebenarnya sangat ingin mempersembahkan prestasi untuk Indonesia tapi belum kesampaian. Baru sampai tingkat nasional saja,’’ ujar Tim sambil tersenyum.

Sementara Kepala SMAN 1 Denpasar Drs. I Nyoman Purnajaya, M.Pd., yang mendampingi kedua siswanya saat diwawancarai mengatakan sangat bangga dengan prestasi para siswanya di segala bidang. ‘’Semoga kami bisa membuat sekolah ini menjadi tempat yang subur untuk pengembangan semangat berprestasi para siswa,’ ujar Purnajaya.

Selain berprestasi di seleksi nasional SEA AGE 2016, yang istimewa lagi, lima siswa Smansa juga turun membela Pulau Dewata di PON XIX Jawa Barat. Mereka yakni  Dewa Gede Anon Artha Tanaya, Dewi Novita Lestari dan Agus Nuarta yang berlaga di cabor renang. Selanjutnya Bucika Dinda Zahrevi Raharjo di cabor panahan, cabor basket yakni Dian Nariswari dan Trisia Mery Aois serta kempo Wulan Prabandari.

Sementara dua atlet taekwondo Smansa kini sedang berada di Malaysia bertanding juga. ‘’Doakan mereka berhasil ya,’’ pungkas Purnajaya. (tis/bpn)

Demas Agil dan James Sanger Tampil di Taiwan Auto Gymkhana Prix 2016 Akhir Pekan Ini

BALIPORTALNEWS.COM – Dua peslalom andalan Indonesia, Demas Agil dan James Sanger, telah menginjakkan kaki mereka di Taichung City, Taiwan untuk bertanding dalam ajang bergengsi Taiwan Auto Gymkhana Prix 2016 yang bakal diselenggarakan di pelataran parkir taman hiburan Lihpao Land selama dua hari penuh, tepatnya pada Sabtu (24/9/2016) dan Minggu (25/9/2016) akhir pekan ini.

Mereka mendapatkan tiket emas dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk mewakili Tanah Air di ajang bergengsi tersebut karena setelah putaran keempat Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indonesia Night City Slalom (INCS) 2016, keduanya berhasil menjadi yang teratas di klasemen Peringkat Umum A.

Kehadiran Demas dan James di Taichung City juga turut didampingi oleh Boy Martadinata selaku Team Manager dan Poedio Oetojo selaku Delegasi dan Kabid Olahraga Mobil PP IMI. Terkait keikutsertaannya dalam mendampingi Demas dan James, Poedio mengatakan, “Ikatan Motor Indonesia (IMI) mengemban tugas untuk terus memantau kiprah Demas dan James selama tampil di ajang Taiwan Auto Gymkhana Prix 2016, karena perlombaan berstatus single zone event yang digagas oleh Chinese Taipei Motor Sports Association ini bisa menjadi titik awal sekaligus batu loncatan bagi kedua pesalalom kita menuju perhelatan yang lebih besar lagi.”

Selain itu, beberapa pengamat perlombaan yang juga dikenal sebagai penyelenggara berbagai event olahraga otomotif di Tanah Air seperti Hendra Tjoe Tiong Ho, Tjahjadi Gunawan, Anna Rusmini, serta Immanuel juga ikut menemani Demas dan James bertanding di Taiwan Auto Gymkhana Prix 2016.

Perlu diketahui bahwa peran para pengamat perlombaan yang ikut terbang ke Taichung City ini adalah untuk melakukan peninjauan terhadap kualitas penyelenggaraan event olahraga internasional agar nantinya dapat menjadi evaluasi serta bisa diaplikasikan di Indonesia, sehingga tak menutup kemungkinan akan adanya ajang Gymkhana Show bertaraf internasional yang digelar di Indonesia.

Di hari pertama penyelenggaraannya, Demas dan James dijadwalkan untuk mengikuti berbagai macam kegiatan seperti briefing peserta, latihan bebas, latihan Drifting Gymkhana, sesi kualifikasi perorangan, serta walk track yang kemudian diakhiri dengan upacara podium dan makan malam bersama.

Sementara di hari kedua, sebelum bertolak ke Lihpao Land, Demas dan James beserta seluruh rombongan peserta lain yang berasal dari 13 negara di Asia Pasifik diajak mengelilingi kota untuk melihat keindahan Taichung City yang merupakan kota ketiga terbesar di Taiwan.

Selain Indonesia dan Taiwan, beberapa negara lain yang ikut mengirim peslalomnya untuk bertanding di Taiwan Auto Gymkhana Prix 2016 antara lain, Australia, Thailand, Malaysia, Sri Lanka, Nepal, Filipina, Singapura, dan Korea Selatan.

Usai berkeliling dan santap siang, rombongan baru dibawa kembali menuju pelataran parkir Lihpao Land untuk mengikuti rangkaian acara puncak Taiwan Auto Gymkhana Prix 2016 yang dimulai dari sesi kualifikasi tim, pertunjukan tunggal dan grup Gymkhana Drifting, upacara pembukaan, babak penyisihan dan final Auto Gymkhana Prix, hingga pembagian piala di tengah-tengah upacara penutupan. (r/bpn)

Berlaga di Piala Menpora, Wagub Bali Minta Pemain Sepakbola U-14 dan U-16 Raih Prestasi

BALIPORTALNEWS.COM – Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta meminta kepada pemain sepak bola U-14 dan U-16 untuk tampil maksimal dan meraih prestasi di ajang Piala Menpora 2016.

‘’Dengan berhasil meraih prestasi maka akan dapat mengharumkan nama daerah selain juga membanggakan diri dan keluarga,’’ tegas Sudikerta saat menerima rombongan pemain sepak bola U-14 dan U-16 beserta official yang akan mewakili Bali di Piala Menpora, Kamis  (1/9/2016).

Wagub Sudikerta yang dalam kesempatan tersebut didampingi Karo Kesra Provinsi Bali AA Gede Griya menyambut baik atas keikutsertaan Bali sebagai upaya pengembangan diri untuk bisa tampil tidak hanya di daerah namun juga nasional bahkan internasional.

“Saya menyambut baik keikutsertaan Bali dalam event yang bersekala nasional tersebut (Piala Menpora-red). Ini sangat bagus bagi pemain agar tidak hanya berkompetisi di daerah saja, tapi juga tingkat Nasional bahkan Internasional,” ucap Sudikerta.

Sudikerta juga mengingatkan para pemain untuk menjaga kesehatan  fisik, mental dan spiritual. “Persiapkan diri sebaik mungkin, baik dari strategi maupun dari kesiapan fisik, mental dan spiritual. Sehingga dalam berlaga di ajang Piala Menpora 2016 nanti, dapat menampilkan hasil yang maksimal. Ini sebagai pembuktian agar tidak hanya mengikuti event di daerah saja tapi juga harus sampai nasional dan bila perlu sampai internasional,” pungkasnya.

Orang nomor dua di Pemprov Bali tersebut juga meminta kepada para pelatih untuk lebih fokus lagi dalam membimbing para pemain, agar betul-betul memiliki strategi yang harus di terapkan dalam pertandingan.

Sudikerta juga meminta kepada para pemain untuk tidak menggunakan obat terlarang sebagai doping demi membuat daya tubuh tetap fit dalam mengikuti laga.

“Saya minta kepada semuanya jangan pernah ada yang menggunakan narkoba sebagai doping agar bisa tetap fit kondisinya. Ya sekarang bisa merasakan efek bagusnya, tapi lama kelamaan akan tidak bagus bagi kesehatan dan tubuh kita. Untuk itu, jangan pernah menggunakan obat terlarang,” pinta Sudikerta.

Rombongan yang dipimpin oleh I Wayan Surata  menjelaskan bahwa untuk tim U-14 diwakili oleh Kesebelasan Putra Tresna dan tim U-16 diwakili Putra Perkanti.

Tim U-14 akan mulai melakoni pertandingan pada 6 September 2016, dimana proses penyisihan hingga finalnya akan berlangsung di Sidoarjo, Jawa Timur. Sedangkan untuk Tim U-16 akan memulai babak penyisihan pada 3 September 2016 di Ciracas, Jakarta Timur.

Ditambahkan Surata atau yang biasa dipanggil Botak, Tim U-14  membawa 20 pemain dan official. Sedangkan untuk Tim U-16 membawa 18 pemain serta official untuk berlaga di Piala Menpora 2016.

Event tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Kemenpora RI sebagai wadah untuk membangun tata kelola dan meningkatkan kualitas pesepakbola muda di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Sudikerta juga berkesempatan melepas secara langsung rombongan sepak bola U-14 dan U-16 beserta official yang akan mengikuti Piala Menpora 2016. (r/humas pemprov bali/bpn)

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
5PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
15PelangganBerlangganan