Try Out TKA di SMPN 3 Denpasar
Try Out TKA di SMPN 3 Denpasar. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar memastikan kesiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 tingkat SMP yang dijadwalkan mulai 6 April 2026.

Sebanyak 92 sekolah SMP di Denpasar akan mengikuti TKA tahun ini dengan total peserta mencapai 11.780 murid. Dari jumlah tersebut, 91 sekolah melaksanakan secara mandiri, sementara satu sekolah masih menumpang karena proses perizinan yang belum rampung.

“Yang mandiri ada 91 sekolah, dan satu sekolah menumpang karena proses perizinan masih berjalan. Namun dari sisi fasilitas sebenarnya tidak ada kendala,” jelasnya.

Baca Juga :  Buleleng Lepas 1.275 Atlet dan Official Menuju Porjar Provinsi Bali

Disdikpora juga memastikan seluruh perangkat penunjang seperti komputer dan jaringan dalam kondisi siap. Pengecekan menyeluruh telah dilakukan guna meminimalisir potensi gangguan teknis saat pelaksanaan.

Kadisdikpora Denpasar, Wiratama, menegaskan bahwa TKA merupakan instrumen penilaian nasional untuk mengukur capaian akademik murid secara objektif dan terstandar. Tes ini bersifat tidak wajib dan tidak menjadi penentu kelulusan.

Ia pun mengimbau murid maupun orang tua untuk tidak mencemaskan pelaksanaan TKA.

Pelaksanaan TKA tahun ini mengusung tagline ‘Jujur dan Gembira’ yang diharapkan mampu menciptakan suasana ujian yang kondusif sekaligus menjunjung tinggi integritas.

Untuk memastikan kelancaran, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI telah menetapkan prosedur operasional standar (SOP) yang mengatur seluruh mekanisme pelaksanaan, pengawasan, hingga sistem penilaian dan sanksi.

“Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Disdikpora Denpasar optimistis pelaksanaan TKA 2026 dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti dan transparan. Pelaksanaan ini diharapkan mampu memberikan gambaran akurat mengenai kemampuan akademik murid,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 3 Denpasar, Ni Nengah Sujani, menyampaikan bahwa selain kesiapan akademik, aspek teknis juga menjadi perhatian utama. Pihak sekolah memastikan seluruh sarana dan prasarana, termasuk perangkat dan jaringan, dalam kondisi optimal.

Baca Juga :  Buleleng Lepas 1.275 Atlet dan Official Menuju Porjar Provinsi Bali

Sekolah juga menerapkan pendekatan kolaboratif dengan melibatkan orang tua guna memastikan kesiapan murid secara menyeluruh, baik dari sisi akademik, fisik, maupun mental.(ps/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News