Operator SPMB SMP negeri saat melakukan proses verifikasi berkas pendaftaran secara online. Sumber Foto : Istimewa
Operator SPMB SMP negeri saat melakukan proses verifikasi berkas pendaftaran secara online. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri Denpasar Tahun Ajaran 2026/2027 melalui jalur domisili masih menyisakan ratusan kursi kosong. Hingga hari kedua pendaftaran, Kamis (2/7/2026), tercatat masih ada 498 kursi yang belum terisi di tujuh SMP negeri.

Jalur domisili yang menjadi jalur terakhir sekaligus memiliki kuota terbesar tersebut masih dibuka hingga Sabtu (4/7/2026) pukul 15.00 WITA melalui laman resmi https://denpasar.spmb.id. Sementara hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada Minggu (5/7/2026).

Ketua SPMB Kota Denpasar, Ngakan Made Samudra, mengatakan berdasarkan data Posko SPMB Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, dari total 3.831 kursi jalur domisili yang tersedia di 17 SMP negeri, sebanyak 3.333 kursi telah terisi.

Baca Juga :  Meriahkan HUT Kota Amlapura ke-386, Ratusan Pecatur Pelajar Adu Strategi dan Asah Kemampuan

“Angka itu berdasarkan data pemutakhiran pendaftaran daring di https://denpasar.spmb.id,” ujarnya, Kamis (2/7/2026).

Menurutnya, kuota jalur domisili tahun ini menjadi yang terbesar karena mendapatkan tambahan dari pengalihan sisa kuota tiga jalur sebelumnya, yakni jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi.

Dari total 17 SMP negeri di Kota Denpasar, sebanyak 10 sekolah telah memenuhi kuota. Sementara tujuh sekolah lainnya masih memiliki sisa daya tampung. Kondisi tersebut menunjukkan masih adanya perbedaan distribusi pilihan sekolah serta sebaran lulusan SD di sejumlah wilayah Denpasar.

Baca Juga :  Kuota Jalur Domisili SPMB SMP Negeri Denpasar Bertambah Jadi 3.831 Kursi

Ngakan Samudra menjelaskan, jumlah kekurangan murid di tujuh sekolah tersebut bervariasi, mulai puluhan hingga lebih dari seratus kursi. Kekosongan terbanyak sementara tercatat di SMPN 15 Denpasar, yang memiliki kuota jalur domisili 244 kursi, namun baru terisi 133 calon murid sehingga masih menyisakan 111 kursi.

Adapun sekolah lain yang masih memiliki sisa kuota yakni SMPN 13 Denpasar sebanyak 107 kursi, SMPN 5 Denpasar 74 kursi, SMPN 17 Denpasar 74 kursi, SMPN 12 Denpasar 57 kursi, SMPN 9 Denpasar 39 kursi, serta SMPN 11 Denpasar 36 kursi.

Ngakan Samudra mengimbau calon murid yang belum mendaftar atau belum diterima pada pilihan sebelumnya agar memanfaatkan kesempatan jalur domisili dengan mempertimbangkan sekolah yang masih memiliki daya tampung.

Baca Juga :  1.350 Berkas SPMB SMPN Denpasar 2026 Ditolak, Jalur Domisili Wajib Gunakan KK Denpasar

“Lewat dari jadwal itu sudah pasti tidak bisa melakukan proses pendaftaran. Dengan waktu yang semakin terbatas, kami berharap sisa kursi yang ada dapat segera terisi sehingga distribusi murid di seluruh SMP negeri di Denpasar dapat lebih merata,” pungkasnya.

Pihak Disdikpora Denpasar berharap seluruh calon murid dapat memanfaatkan sisa waktu pendaftaran sehingga tidak ada anak yang kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP negeri pada tahun ajaran 2026/2027.(sa/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News