Anti Korupsi di Bangli
Bupati dan Forkopimda Bangli Kampanyekan Anti Korupsi dengan Semangat dan Kreativitas. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BANGLI – Kampanye anti korupsi di Kabupaten Bangli kembali semarak dengan kegiatan yang inovatif dan menarik. Berbeda dari acara serupa sebelumnya, kali ini kampanye anti korupsi dikemas dalam bentuk pertunjukan gerak dan lagu yang menghibur sekaligus edukatif.

Acara yang dihelat di Alun-alun Bangli pada Jumat (19/4/2024) ini dihadiri oleh berbagai elemen penting di Kabupaten Bangli, termasuk Bupati Sang Nyoman Sedana Arta, Wakil Bupati I Wayan Diar, Forkopimda Bangli, Pimpinan Perangkat Daerah, perwakilan dari sekolah-sekolah, serta ASN di lingkungan Pemkab Bangli.

Baca Juga :  Parade Budaya Meriahkan HUT Ke-820 Kota Bangli

Dalam sambutan singkatnya, Kepala Kejaksaan Negeri Bangli, Era Indah Soraya menyampaikan komitmen Kejaksaan Negeri Bangli sebagai ujung tombak pencegahan dan pemberantasan korupsi. Orang nomor satu di Kejaksaan Negeri Bangli ini juga berkomitmen penuh dalam mencegah berbagai macam bentuk tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli guna menciptkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.

Acara ini dipandu oleh Penyanyi Bali, Agung Wirasutha yang pernah mendapat penghargaan dalam acara Puncak Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2023 dan juga sempat populer dengan lagu ‘Tresna Garang Kuluk’ ini mengajak seluruh peserta yang hadir selalu ingat sembilan nilai integritas yang bisa mencegah terjadinya tindak korupsi. Kesembilan nilai itu adalah jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil.

Baca Juga :  Bupati Sedana Arta Jadi Pembina Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2024

Di akhir acara, Bupati Bangli, Sedana Arta menyampaikan, kampanye anti korupsi ini merupakan kegiatan upaya pencegahan tindak pidana korupsi yang dimandatkan dalam undang-undang.

Sedana Arta berkomitmen mewujudkan pemerintah yang bersih, transparan, akuntabel, bebas korupsi, kolusi dan nepotisme serta selalu mengedepankan prinsip dan nilai integritas dalam melaksanakan tugas.

Bupati asal Sulahan ini juga mengajak kepada semua peserta yang hadir di acara pagi ini untuk membangun integritas dan melakukan perubahan positif.

“Mari bersama-sama kita stop korupsi,” tutupnya.(an/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News