Unud
Program Studi Sastra Bali FIB Unud Sambut Rombongan FKIP Universitas Lampung dalam Rangka Kuliah Kerja Lapangan. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Program Studi Sastra Bali Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (FIB Unud) menyambut hangat rombongan dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Lampung (S1) FKIP Universitas Lampung sebagai rangkaian dari Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan yang berlangsung pada Kamis (23/11/2023) bertempat di Gedung Aula Widya Sabha Mandala, Gedung Prof. Dr. Ida Bagus Mantra.

Rombongan Program Studi Pendidikan Bahasa Lampung yang dipimpin oleh Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Lampung (S1) FKIP Universitas Lampung,  Dr. Iqbal Hilal, M.Pd., bersama 9 orang dosen pendamping dan 86 mahasiswa ini diterima oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FIB Unud, Dr. Ni Ketut Puji Astiti Laksmi, S.S., M.Si., Koordinator Program Studi Sastra Bali FIB Unud, Drs. I Ketut Ngurah Sulibra, M.Hum., beserta para dosen dan mahasiswa angkatan 2021 Program Studi Sastra Bali FIB Unud.

Baca Juga :  Wali Kota Jaya Negara Terima Kunjungan Delegasi Pemerintah Kota Zhangiiajie China, Bahas Peluang Kerjasama Multisektor

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FIB Unud, Dr. Ni Ketut Puji Astiti Laksmi, S.S., M.Si., menyampaikan rasa senangnya atas kedatangan rombongan dari FKIP Universitas Lampung dan sangat antusias dengan diadakannya Kuliah Kerja Lapangan ini karena dapat menjadi ajang saling bertukar informasi dan pengalaman dalam belajar bahasa.

“Saya sangat senang atas diadakannya KKL ini karena kita dapat bertukar informasi dan pengalaman dalam mempelajari bahasa di nusantara, dan generasi muda menjadi penerusnya,” ungkap Dr. Puji.

Koordinator Program Studi Sastra Bali, Drs. I Ketut Ngurah Sulibra, M.Hum mengungkapkan bahwa Program Studi Sastra Bali merupakan program studi yang sangat menjunjung kelestarian bahasa daerah. Beliau menambahkan bahwa bahasa merupakan kunci dari kehidupan. Kegiatan pelestarian bahasa daerah di FIB Unud ditunjang dengan adanya Unit Lontar Universitas Udayana yang memiliki koleksi lontar lebih dari 150 naskah lontar dan unit ini selalu rutin mengadakan konservasi.

“Saya yakin betul belajar bahasa sangatlah penting, namun melestarikan bahasa daerah jauh lebih penting demi keberlangsungan identitas suatu daerah. Kami dari sastra Bali sangat menyambut kegiatan ini karena dapat saling bertukar informasi mengenai bahasa-bahasa di nusantara,” ungkap I Ketut Sulibra, M.Hum.

Baca Juga :  Tingkatkan SDM Pelaku UMKM Kuliner, Pemkot Denpasar Gelar Pelatihan dan Pendampingan Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif

Salah seorang dosen pendamping mahasiswa KKL Program Studi Pendidikan Bahasa Lampung FKIP Universitas Lampung, Dr. Munaris, M.Pd., menyampaikan bahwa pada kunjungan ini FKIP Universitas Lampung membawa 86 orang mahasiswa dan merupakan angkatan pertama dari Program Studi Pendidikan Bahasa Lampung.

“Kami datang membawa 86 orang mahasiswa yang merupakan angkatan pertama dan baru punya adik tingkat 2 bulan lalu. Terbentuknya program studi ini merupakan bentuk sinergritas pemerintah Lampung dalam merevitalisasi bahasa daerah kami,” ungkap Dr. Munaris.

Selain itu, disela-sela acara, dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Lampung memperkenalkan dialog salam khas lampung yang diajarkan pada mahasiswa Program Studi Sastra Bali yaitu ‘Tabik pun’ dan dibalas dengan ‘iya pun’ serta memperkenalkan makanan khas daerah Lampung.

Baca Juga :  KPU Umumkan Syarat Dukungan Bakal Calon Perseorangan Pilkada Bali 2024

Tidak mau kalah, Program Studi Sastra Bali mengenalkan gending gita pengendag, pengenalan himpunan dan lambang himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Bali (MAHASABA) pada mahasiswa FKIP Universitas Lampung.

Hal ini juga mengundang antusias tersendiri bagi seluruh peserta yang terlibat dalam acara ini. (unud.ac.id/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News