Luncurkan SID
Luncurkan SID Kecamatan Kediri, Bupati Sanjaya Duduk Lesehan Bersama Pimpinan OPD. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Meskipun di tengah guyuran hujan, semangat Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE., MM, tak pernah surut untuk mendukung berbagai program inovasi yang dikembangkan oleh OPD di Kabupaten Tabanan. Seperti saat melaunching Sistem Informasi Desa (SID) Kecamatan Kediri sekaligus menyerahkan Perbup Batas Desa, pada Sabtu, (1/4/2023) malam. Bupati Sanjaya bersama jajaran duduk lesehan dan berbaur dengan masyarakat yang sangat antusias dengan jalannya acara.

Menurut Bupati Sanjaya, hadirnya Data Desa Presisi di Kabupaten Tabanan akan dapat mengakhiri polemik batas Desa dan membantu terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Hal ini sangat sesuai dengan impian Kabupaten Tabanan dalam mewujudkan Big Data yang akurat melalui Data Desa Presisi. Pun sangat disyukuri oleh orang nomor satu di Tabanan itu karena mendapat dukungan dari semua pihak. Terlebih, mendapat dukungan penuh DPRD dengan mewujudkan sebuah Perda Desa Presisi, yang nantinya harus diikuti dengan Perbup, sehingga secepat mungkin bisa diimplementasikan di Kabupaten Tabanan.

“Selaku Kepala Daerah, saya sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Forum Perbekel Kediri yang telah mengupayakan secara sungguh-sungguh untuk membangun Sistem Informasi Desa di wilayahnya masing-masing. Sehingga, kedepannya terwujud keterpaduan antara perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi serta pengendalian pembangunan di daerah melalui penyelenggaraan Tabanan Satu Data Desa Presisi,” ujar Sanjaya saat meluncurkan secara resmi SID Kecamatan Kediri pada malam itu.

Kegiatan yang juga dikatakan sebagai sebuah lompatan besar bagi pembangunan Desa kedepannya ini juga turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tabanan, I Made Edi Wirawan, SE, anggota DPRD Tabanan Dapil Kediri, Sekda, para Asisten dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat dan unsur Forkopimcam Kediri, Owner Toko Nyoman, Forum Perbekel Kecamatan Kediri, Bendesa Adat serta undangan terkait lainnya yang turut hadir saat itu. Dimana masyarakat sekitar pun turut tumpah ruah merayakan kegiatan launching tersebut.

Baca Juga :  Astra Motor Bali Gelar Kompetisi Regional Instruktur Safety Riding Advisor Community 2024

Berbicara tentang Sistem Informasi Desa, pengelolaan data dan kewargaan mampu dilakukan secara terpadu, sistematis dan terukur. Hal itu dikatakan Sanjaya merupakan hal yang mutlak harus diwujudkan, pendataan desa yang meliputi proses penggalian, pengumpulan, pencatatan, verifikasi dan validasi data desa yang memuat lima bidang prioritas, demografi desa, potensi, aset, sumber kekayaan desa dan lainnya akan mampu memberikan gambaran yang utuh.

“Inovasi Forum Perbekel Kediri membuat Sistem Informasi Desa sudah barang tentu nanti akan menjadi suatu roh dari Desa presisi ini. Saya yakin, perencanaan pembangunan Desa di Kecamatan kediri pasti akan baik. Saya yakin itu. Kemarin pun saat mendampingi BPK RI exit meeting, salah satunya Kabupaten Tabanan tata kelola keuangannya berbasis SIPD, berbasis teknologi. Kalau ini dikawinkan, Sistem Informasi Desa dan SIPD, maka transparansi tata kelola keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Tabanan pasti akan lebih baik,” imbuh Sanjaya.

Baca Juga :  Bupati Sanjaya Apresiasi Krama Banjar Umadiwang Marga dan Batulumbang Selemadeg

Inilah semangat dasar dari Desa Presisi yang sering didengungkan Bupati Sanjaya setiap Berkantor di Desa. Melalui keutuhan data yang dihasilkan dari Sistem Informasi Desa ini akan lahir kebijakan-kebijakan strategis dalam pembangunan Desa, sehingga dalam kepemimpinannya setidaknya ada 3 (tiga) point fundamental yang bisa dicapai, yakni Kebijakan lahir Berbasis Data, Tidak ada lagi program OPD namun OPD membuat program berbasiskan program Desa, serta ke depannya tidak ada lagi program yang dipaksakan di Desa.

“Kalau ini bisa kita wujudkan, kompak di seluruh Kabupaten Tabanan, Kabupaten lain akan belajar ke Kabupaten Tabanan. Saya yakin itu, karena semua nanti muaranya ada di Desa. Astungkara kita mempunyai pejuang-pejuang dulu yang menghapus kelurahan tiada lain adalah tujuannya sekarang kita gampang mengorganisir sebuah wilayah. Ini cikal bakal untuk membuat program berbasis di Desa,” tambah politisi asal Dauh Pala Tabanan itu dan berharap launching Sistem Informasi Desa Kecamatan Kediri menjadi inspirasi bagi Kecamatan lain di Tabanan.

Baca Juga :  Bupati Tabanan Lepas Kontingen KTNA Kabupaten Tabanan Menuju Pekan Daerah XXVII

Senada dengan Bupati Tabanan, Dewa Putu Alit Arta selaku Ketua Forum Perbekel Kediri, mengucap syukur dan kebahagiaannya mampu bersama-sama meluncurkan Sistem Informasi Desa Kecamatan Kediri ini. Hadirnya SID ini dikatakannya juga tidak terlepas dari peran semua elemen masyarakat Kediri untuk melakukan pembaharuan di Desa menuju Desa terintegrasi seiring dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat saat ini.

“Malam hari ini adalah malam yang berbahagia karena kami masyarakat Kediri mencoba sebuah acara yang memang tidak lasim. Kita berkolaborasi dengan semua elemen masyarakat dalam suasana yang natural. Kesan yang ingin kami sampaikan bahwa bapak pimpinan kita, Bapak Bupati dan Wakil Bupati tidak terpisah dengan rakyatnya sendiri. Semua elemen masyarakat kita libatkan, dari Sekaa Teruna di setiap Banjar, Karang Taruna, LPM, BPD, perangkat Desa dan lainnya. Hal ini kami terjemahkan karena selalu ingin mendukung program-program Bupati menuju Desa Presisi,” ujar Alit Arta.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News