Kebersihan
Tanggulangi Sampah Sisa Pengerupukan, Pemkot Denpasar Kerahkan Seluruh Armada dan Petugas Kebersihan. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengerahkan seluruh armada dan petugas kebersihan untuk membersihkan sampah yang tertinggal pasca serangkaian upacara Pengerupukan yang dilanjutkan dengan parade Ogoh Ogoh, pada Selasa (21/3/2023) malam, hingga subuh Rabu (22/3/2023) pukul 05.00 pagi.  Diperkirakan volume sampah mengalami peningkatan sekitar 25% dari biasanya.

Kabid Kebersihan DLHK Kota Denpasar, Ketut Adi Wiguna mengatakan, armada dan petugas yang dikerahkan, sengaja diupayakan agar saat pelaksanaan Catur Berata Penyepian, kondisi ruas jalanan di Denpasar sudah bersih.

Baca Juga :  Sekda Alit Wiradana Buka Bulan Bakti Gotong Royong LPM Kecamatan Densel, Momentum Wujudkan Sinergitas Pembangunan Dari, Oleh dan Untuk Masyarakat

“Peningkatan volume sampah ini diperkirakan 25% lebih banyak dari biasanya. Kami mengupayakan ruas jalanan sudah bersih saat pelaksanaan Catur Berata Penyepian. Jadi, untuk pembersihan ini, kami kerahkan semua armada dan petugas yang kami miliki di lapangan dan petugas harus ektra sampai pukul 05.00 pagi,” jelasnya.

Adi Wiguna juga memaparkan, dari pantauan timnya, hampir seluruh sudut Kota Denpasar diwarnai dengan sampah sampah yang berserakan baik bekas botol minuman air mineral, pembungkus makanan maupun bekas ogoh-ogoh yang ditinggalkan di jalanan.

Baca Juga :  Cari Solusi Penanganan Sampah di Bali, Pj. Mahendra Jaya Ajukan Gunakan Insinerator

Untuk itu Adi Wiguna mengimbau, agar ke depannya para warga masyarakat memiliki kesadaran untuk membawa dan membuang sampah pada tempatnya. Dia juga menekankan pada kelompok pemuda agar dapat membawa kembali ogoh-ogoh karyanya untuk dapat dimusnahkan (prelina) di Setra Desa Adat masing-masing.

“Hari ini (Kamis, 23 Maret 2023) kami juga mendampingi anggota Sekaa Teruna dari Banjar Batu Bintang Kelurahan Dauh Puri Kauh di Setra Badung untuk mem-prelina atau membakar ogoh ogohnya. Semoga ini bisa dicontoh oleh yang lainnya,” pungkasnya.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News