DB
Melalui Gertak PNS, Puskesmas III Denut Rutin Cegah BDB. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dalam upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) semakin meluas, Puskesmas III Denpasar Utara (Denut) secara rutin melaksanakan Gertak Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di wilayahnya.

Pada momentum kali ini, Gertak PSN digelar di Banjar Ambengan Desa Peguyangan Kangin dan Banjar Mekar Sari Desa Dauh Puri Kaja, Puskesmas III Denpasar Utara, pada Sabtu (4/3/2023), yang dihadiri langsung Kepala UPTD Puskesmas III Denpasar Utara, dr. Ida Bagus Jelantik Manuaba.

Dalam kesempatan tersebut dirinya menjelaskan, kegiatan ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan dalam upaya menekan penularan DBD. Menurutnya Gertak PNS ini dilakukan oleh Tim Jumantik yang ada di setiap banjar.

Edukasi yang diberikan dalam PSN adalah cara   mengatasi DBD dengan 3M (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang) dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Memasuki pergantian cuaca, maka pihaknya mengimbau masyarakat untuk melakukan pencegahan penyakit DBD dan meningkatkan kebersihan lingkungan masing-masing.

Baca Juga :  DPRD Bali Apresiasi Penyerahan LKPD Unaudited 2023 oleh Pemprov dan Pemkab/Kota se-Bali

Mengingat pada musim hujan ada beberapa tempat yang jadi sarang nyamuk di antaranya penampungan air hujan dan sumber genangan di sekeliling rumah, seperti ban, kaleng, botol bekas, cekungan batang kayu, tempurung kelapa, ataupun talang yang tersumbat.

“Untuk itu masyarakat harus ikut memperhatikan tempat tinggalnya masing masing dan ikut melaksanakan PSN,” jelas dr. Ida Bagus Jelantik Manuaba.

Dirinya menambahkan, bahwa Nyamuk Aedes Agypti dapat menggigit manusia saat beraktivitas di dalam rumah, gedung, sekolah, atau di ruang tertutup lainnya. Nyamuk akan suka di tempat yang lembab, gelap, gantungan pakaian, serta tumpukan barang lainnya

Meningkatnya populasi nyamuk Aedes Aegypti menurut dr. Ida Bagus Jelantik Manuaba upaya paling efektif untuk mencegah DBD dengan melakukan gerakan 3M untuk bak mandi, barang-barang bekas dan lainnya secara serentak.

Upaya pencegahan lainnya antara lain dengan menanam tanaman pengusir nyamuk, memelihara ikan pemakan jentik, memasang kasa nyamuk, menggunakan kelambu, menggunakan lotion anti nyamuk, menghindari menumpuk barang-barang dan menggantung pakaian karena akan menjadi sarang nyamuk.

Untuk terus menguatkan pencegahan dan pengendalian penyakit DBD pihaknya akan terus menggiatkan penyuluhan  melalui Jumantik di masing masing banjar. (bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News