Fakultas Teknik Unud
Pastikan Kondusif, Garda Safe Kawal Konser "Granat" Fakultas Teknik Unud. Sumber Foto : aar/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Pengamanan untuk sebuah konser musik merupakan kondisi vital yang harus benar-benar diperhitungkan oleh panitia penyelenggara sebuah konser, apalagi mendatangkan penonton sampai ribuan orang. Disamping izin keramaian dari desa setempat, kepolisian dan unsur pengaman desa, juga perlu khusus penjagaan yang profesional, Sabtu (15/10/2022).

Garda Safe Security hadir dalam pagelaran konser GrAnaT yang menjadi ajang tahunan kelompok pencinta musik cadas fakultas teknik Universitas Udayana. GrAnaT pertama kali diadakan pada tahun 1994 yang merupakan pagelaran seni dan budaya, kemudian tahun 1997 berubah menjadi suatu event musik yang mengusung aliran musik underground.

Baca Juga :  Perjuangan Maximos, Mahasiswa FEB Merintis Bisnis FnB dari Nol 

Kegiatan ini didukung penuh oleh senat mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Udayana secara independen. Pergerakan sampai saat ini tetap membawa eksistensi GrAnaT masih berjaya di tahunnya yang ke-28 ini.

Saat menghubungi Ketut Sepi Antarayana selaku ketua panitia acara GrAnaT, mengatakan selalu men-support dan mewadahi band lokal yang ada di Bali.

“Kami memberikan panggung kepada anak-anak muda atau band baru supaya menunjukan kreativitasnya dalam bermusik,” ungkapnya dalam pesan elektronik.

Menghubungi Ketua Harian Garda Safe Security, Assia Mariata Putri atau akrab dipanggil Nonik menyebutkan bahwa pentingnya menjaga keselamatan penonton lebih dari apapun.

Baca Juga :  Bentuk Pengendara Motor yang Baik, Astra Motor Bali Ajak Kartini Muda Menjadi Generasi #Cari_Aman

“Kemarin kondisi bisa kondusif dan teratur. Saya barharap kedepannya Garda Safe Security bisa menjadi bagian keamanan dan kenyamanan bagi event-event sejenis seperti ini,” tutupnya.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News