Buleleng
Petugas BPBD Kabupaten Buleleng saat membersihkan material pohon yang menimpa rumah warga di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Sebuah rumah di Banjar Dinas Jro Kuta, Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula pada Minggu (3/7/2022) sekitar pukul 16.00 WITA tertimpa pohon tumbang. Kejadian itupun membuat atap rumah warga hingga mengalami kerusakan. Berdasarkan data yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng saat itu angin kencang melanda Wilayah Desa Bondalem tepat sekitar pukul 16.00 WITA. Tiba-tiba sebuah pohon jenis Kayu Putih berdiameter 100 Centimeter tumbang karena batang pohon telah lapuk.

Sontak pohon itu langsung menimpa sebuah rumah milik warga bernama Nyoman Catra dan menghalangi jalan didepan rumah korban. Kini kondisi atap dari bangunan berukuran 3×8 meter itu rusak serta kerugian diperkirakan mencapai angka Rp25.000.000.

Baca Juga :  Buleleng Komitmen Pertahankan Eksistensi Subak

“Iya kejadiannya Minggu sore menimpa rumah warga dan membuat atap rumah rusak, namun tidak ada korban jiwa karena kejadian ini,” terang Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng Putu Ariadi Pribadi saat dikonfirmasi Senin (4/7/2022).

Menerima laporan adanya peristiwa pohon tumbang, Ariadi langsung melakukan penanganan terhadap peristiwa itu dengan menerjunkan tim TRC, warga sekitar, Kepala Desa, PLN, Satpol PP Kecamatan. Adapun alat yang dipakai diantaranya 2 senso tanggung, 1 senso Kecil, 1 senso besar, 1 kotak peralatan, 1 botol oli 1 dan Tali Besar.

Baca Juga :  Vakum Dua Tahun, Buleleng Lanjutkan Tradisi Lomba Gerak Jalan 45 Kilometer

“Kita sudah atensi dengan menurunkan tim TRC dibantu kepala desa, instansi terkait serta warga sekitar dan kini sudah semuanya dibersihkan sehingga jalan bisa dilewati Kembali,” imbunya.

Kemudian untuk saat ini dengan adanya kerusakan itu, Ariadi menyebutkan jika pihaknya telah memberikan bantuan darurat berupa sembako dan terpal. Sementara terkait perbaikan rumah, Ariadi mengaku akan segera melaporkannya ke BPBD Bali, agar bantuan segera diberikan.(dar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini