
BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Setelah resmi mendaftar di KPU Buleleng. Paket bakal Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna langsung menawarkan program teranyar yakni program mesadu hingga ambulan gratis untuk bertarung di Pilkada Buleleng.
Bakal Calon Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra menyampaikan, sebagai program dari JOSS24 (sebutan untuk pasangan Sutjidra-Supriatna,red) ke depan berfokus dengan pelayanan kesehatan, pendidikan, pangan sandang papan pangan, jaminan sosial, tenaga kerja, adat, budaya, seni, kearifan lokal, serta bidang pariwisata. Namun program teranyar yang diusung mereka yakni “Mesadu” dan penyediaan ambulan gratis.
Sutjidra menerangkan, untuk program “Mesadu” nantinya masyarakat akan dilangsungkan di Rumah Jabatan Bupati Buleleng setiap hari Selasa atau Rabu pagi. Melalui program itu nantinya masyarakat bisa bersuara atau berkeluh-kesah terkait permasalahan yang dihadapi khususnya berkaitan dengan pelayanan pemerintah.
“Mungkin (program Mesadu,red) kita siapkan waktunya Selasa atau Rabu pagi, kita akan menerima keluh kesah dari masyarakat, kita akan melayani dan kemudian mengeksekusinya. Kemudian untuk penyediaan ambulan gratis karena sekarang masyarakat sangat-sangat disulitkan dengan penyediaan ambulan yang gratis apalagi ambulan jenazah ini banyak keluhan,” papar dia usai melakukan pendaftaran di KPU Buleleng.
Kemudian terkait program lainnya, kata Bakal Calon Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna menerangkan seperti program pertanian diakuinya sudah dirancang agar nantinya bisa meningkatkan kedaulatan pangan di Kabupaten Buleleng. Pihaknya pun akan lebih menguatkan program tersebut melalui Perda LP2B utamanya luasan lahan untuk pangan berkelanjutan.
Disamping itu untuk peningkatan dari sisi perekonomian masyarakat. Paket yang diusung sembilan partai ini menegaskan akan lebih fokus hilirisasi dari hasil-hasil pertanian yang ada di Kabupaten Buleleng.
“Kita arahkan ke industri pengolahan pasca panen untuk produk-produk pertanian yang ada di Kabupaten Buleleng yang begitu banyak potensinya dari timur sampai ke barat. Subak juga kita akan jadikan garda terdepan untuk sistem irigasi pengairan yang ada di Kabupaten Buleleng,” pungkas dia.(dar/bpn)












