Desa Kerthi Bali Sejahtera
Implementasi Desa Kerthi Bali Sejahtera di Kecamatan Tejakula Buleleng. Sumber Foto : istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Dalam upaya menggali kearifan lokal dan potensi Desa Wisata, Kelompok Ahli Pembangunan Bidang Pariwisata bersama KBRC UNHI dan Dinas Pariwsata (Dispar) Provinsi Bali, melakukan kunjungan lapangan ke Desa Wisata Les, Kecamatan Tejakula, Buleleng, pada Rabu (30/3/2022) kemarin.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Koordinator kelompok ahli bidang Pembangunan Pemerintah Provinsi Bali, Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, MS., yang diwakilkan langsung oleh 2 anggotanya di bidang Parwisata yakni Cipto Aji Gunawan (Praktisi Pariwisata) dan Sugeng Pramono, SE., S.Par. (Praktisi Pariwisata). Turut hadir juga anggota dari Non-Governmental Organization (NGO) Sea Communities, Luh Oka Puji Apsari, S.ST, M.Par., selaku Sub Koordinator Unit Substansi Ekonomi Kreatif (atau dulu disebut sebagai Kepala Seksi Ekonomi Kreatif) pada Dinas Pariwisata Provinsi Bali selaku Koordinator Desa Les (KorDes), dalam Tim Desa Kerthi Bali Sejahtera (Tim KBS) serta Aparat Perangkat Desa (APD) desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng dan perwakilan masyarakat.

Baca Juga :  Geguritan Jayaprana Dibaca Sehari Penuh di Pedawa

Juga hadir tim Ekonomi Kerthi Bali Research Center (KBRC) Universitas Hindu Indonesia (UNHI), I Putu Fery Karyada (Ketua), Ni Nyoman Adityarini Abiyoga, I Putu Putra Astawa, I Made, Endra Lesmana Putra, Kadek Oky Sanjaya, Gde Indra Diputra, Gede Agus, Dian Maha Yoga dan Putu Atim Purwaningrat (anggota).

Dalam kesempatannya, Sugeng Pramono menjelaskan bahwa program Desa Kerthi Bali Sejahtera (KBS) yang merupakan upaya dalam mewujudkan peran serta Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN di tengah-tengah masyarakat untuk membumikan kebijakan dan program sebagai implementasi visi Pembangunan Daerah Bali Nangun Sat Kerti Loka Bali.

Baca Juga :  Sepekan Dicari, Nelayan Asal Tejakula Belum Ditemukan 

“Melihat dari dekat potensi Desa Les yang terletak di  bagian timur Bali ini, apakah aktivitas ekonomi masyarakat Desa Les sudah mendekati Ekonomi Kerthi Bali yang basisnya memiliki kearifan lokal, bersifat suistanable (berkelanjutan), dan hal ini tentu nantinya akan mendukung potensi-potensi lokal yang ada,” ungkapanya.

Selanjutnya, kegiatan yang berlangsung dimanfaatkan untuk menganalisa potensi yang ada dari Desa Les, seperti produksi garam, gula lontar (juruh), potensi air terjun dan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST). Selain itu, Gede Adi Wistara selaku perbekel desa Les juga mengomentari kehadiran tim Pokli Pembangunan Bidang Pariwisata bersama KBRC UNHI kali ini.

Baca Juga :  Cari Ikan, Nelayan Asal Tejakula Hilang di Tengah Laut 

“Kita kedatangan dari staff ahli Gubernur dan dari UNHI, mereka dapat membantu mengembangkan potensi yang ada di Dea Les ini, seperti pertanian garam dengan teknologi lebih modern, potensi pariwisata terumbu karang, gula juruh dan potensi ikan yang ada di desa Les ini,” paparnya. (aar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini