HIV/AIDS
Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa bersama Wakil Ketua III KPA Kota Denpasar, dr. Luh Putu Sri Armini saat menyalakan lilin dalam Malam Renungan AIDS Nusantara (MRAN) Kota Denpasar di Ruang Sewaka Kertha Loka Gedung Graha Sewaka Dharma, Jumat (28/5/2021) sore. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWSCOM, DENPASAR – Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berusaha dan bekerja lebih keras dalam upaya menyetop penyebaran HIV/AIDS.

Ajakan itu disampaikannya dalam acara Malam Renungan AIDS Nusantara (MRAN) Kota Denpasar dilaksanakan secara daring di Ruang Sewaka Kertha Loka Gedung Graha Sewaka Dharma yang melibatkan OPD, lembaga peduli AIDS, layanan HIV, KDPAN, KSPAN dan masyarakat pemerhati isu HIV, Jumat (28/5/2021) sore.

Lebih lanjut Arya Wibawa yang sekaligus Ketua Pelaksana KPA Kota Denpasar mengatakan, perkembangan kasus HIV terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Sampai Desember 2020  jumlah kasus HIV dan AIDS yang tercatat di sejumlah layanan di Kota Denpasar mencapai 13.102 kasus terdiri daru HIV sebanyak 7.297, dan AIDS sebanyak 5.890 kasus.

Dari data tersebut 232 di antaranya meninggal karena AIDS. Berdasarkan faktor risiko, kasus terbanyak dilaporkan melalui heteroseksual (72,9%) kemudian homoseksual (17,7%). Sementara menurut kelompok umur terbanyak pada usia-usia produktif; usia 20 – 29 tahun (37,3%), usia 30 – 39 tahun (34,5%), 40 – 49 tahun (15,7%).

Baca Juga :  Kite Festival Pedungan Diikuti 455 Peserta, Jaya Negara: Dukung Pelestarian Tradisi

‘’Masalah HIV dan AIDS harus menjadi perhatian semua pihak karena epidemi ini dapat menjadi ancaman bagi kesehatan, berdampak pada kehidupan sosial, ekonomi bahkan berdampak pada Pembangunan Daerah. Ini adalah tantangan buat kita semua, untuk mengungkapkan kasus HIV yang belum terdeteksi sehingga dapat membongkar fenomena gunung es,’’ serunya.

Ia mengatakan, setiap tahun di bulan Mei, berbagai lembaga dan masyarakat peduli HIV dan AIDS secara rutin memperingati Malam Renungan AIDS Nusantara atau yang kita kenal dengan MRAN.

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini