PTM
Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana Tinjau Simulasi PTM di SDN 3 Banjar Jawa. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Mempertimbangkan aspirasi dari guru, dan orangtua siswa mengenai kendala-kendala yang dihadapi selama kegiatan pembelajaran daring, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menyiapkan upaya-upaya untuk bisa mengadakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan menjalankan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

“Ini adalah usaha bersama, sebuah upaya untuk mengadakan pembelajaran tatap muka dengan menjalankan prokes ketat, yang kita simulasikan hari ini,” ucap Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana saat ditemui usai melakukan peninjauan langsung simulasi PTM di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Banjar Jawa, Kelurahan Banjar Jawa, Kecamatan Buleleng.

Menurut rencana awal, PTM di SDN 3 Banjar Jawa akan dilaksanakan sekali dalam seminggu untuk setiap jenjang kelasnya. Dalam setiap pertemuan, kegiatan belajar mengajar akan dilangsungkan selama tiga jam.

Baca Juga :  Refleksi 1 Tahun Pandemi, Buleleng di Zona Oranye

Agus Suradnyana menjelaskan semua fasilitas untuk mendukung pelaksanaan PTM dengan prokes sudah disiapkan dan berfungsi dengan baik. Setiap siswa yang masuk akan di cek suhu tubuhnya. Kemudian mencuci tangan di wastafel yang telah tersedia di masing-masing kelas. Jarak antar siswa pun telah diatur dengan garis-garis yang telah di cat di lantai halaman sekolah. Sehingga tidak ada yang berkerumun.

“Saya lihat protapnya juga sudah sangat bagus. Tapi saya minta tambahkan satu, BPBD nanti tolong sediakan satu masker untuk setiap murid setiap hari. Jadi begitu datang, di cek suhu, buka masker dibuang, kasih masker yang baru. Saya khawatir maskernya tidak steril dari rumah. Namanya anak-anak mungkin ada sembrononya. Guru-guru juga sama saya imbau ya protap nya. Saya minta penyeragaman dari sekolah, kasih masker baru setiap murid, setiap hari,” jelas dia.

Baca Juga :  Wabup Suiasa Monitoring Pelaksanaan Vaksin di Pemkab Badung

Lebih lanjut, dikatakan bahwa dalam hal penjemputan pun sudah diatur sedemikian rupa. Jika murid sudah dijemput, akan dikabari oleh guru. Selanjutnya, dipersilahkan pulang.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here