Bhakti Penganyar
Sumber Foto : Humas Jembrana

BALIPORTALNEWS.COM, JEMBRANARombongan Pemkab Jembrana melaksanakan bhakti penganyar ke Pura Luhur Giri Salaka Alas Purwo, Sabtu (24/10/2020).

Rombongan yang dipimpin Sekda Kabupaten Jembrana, I Made Sudiada serta didampingi para Asisten Setda dan pimpinan OPD di lingkup Pemkab Jembrana disambut oleh Joko Setiyoso yang juga Duta Dharma Provinsi Jawa Timur dan selaku perwakilan umat Alas Purwo.

Selain melaksanakan persembahyangan, kedatangan rombongan Pemkab Jembrana juga untuk memonitoring pelaksanaan pembangunan finishing wantilan pura Luhur Giri Salaka Alas Purwo.

Pelaksanaan bhakti penganyar ini diawali dengan menghaturkan puja Tri Sandya yang dipuput oleh Mangku Marji.

Usai melaksanakan persembahyangan, Sekda I Made Sudiada mengatakan, Pura Alas Purwo merupakan Pura yang sangat bersejarah bagi umat Hindu, dimana pura yang berlokasi di Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi tersebut merupakan salah satu situs Hindu peninggalan Kerajaan Majapahit.

Lantaran, Kehadiran rombongan Pemkab Jembrana ini untuk memohon keselamatan dimana sekarang kita mengalami masa pandemi Covid-19 dan akan ada Pilkada serentak.

“Persembahyangan bersama ini guna memohon keselamatan dari wabah virus corona agar cepat pulih dan memohon agar pelaksanaan Pilkada serentak khususnya di Kabupaten Jembrana dapat berjalan dengan baik, aman, damai dan lancer serta tetap menjaga stabilitas. Disamping itu, kedatangan kami kesini juga untuk melakukan monitoring dan evaluasi hibah dan bantuan sosial Pemkab Jembrana terhadap pelaksanaan pekerjaan pembangunan finishing wantilan,” ujar Sudiada.

Baca Juga :  Majukan Perekonomian Indonesia, KOPITU Audiensi dengan Gubernur Bali

Menurutnya, Pura Luhur Giri Salaka sendiri baru dimulai tahun 1985 silam, pura yang diempon oleh sekitar 1.126 Kepala Keluarga ini selalu dipadati oleh umat Hindu baik dari Pulau Jawa maupun luar Jawa terutama masyarakat Bali, terlebih pada puncak karya yang bertepatan dengan Hari Raya Pagarwesi.

Dengan demikian dirinya mengimbau kepada masyarakat Jembrana khususnya yang beragama Hindu agar lebih menyadari keberadaan tempat suci yang berada di luar Bali.

“Sebagai renungan buat kita, bahwa banyak saudara kita (umat Hindu) berada di luar Bali,” tegasnya usai ngaturang punia.

Sementara itu, Joko Setiyoso mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Jembrana atas bhakti penganyar. Selain itu, katanya selama ini Pemkab Jembrana banyak mendukung pembangunan pura Giri Salaka Alas Purwo.

Salah satunya yakni finishing Wantilan Pura Luhur Giri Salaka Alas Purwo yang nantinya akan di pelaspas pada tanggal 25 November 2020 mendatang.

“Jadi itu membuat kita makin semangat untuk menghayati Sradha karena pura kahyangan jagad ini makin lama, makin layak,” ujarnya. (agg/bpn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here