BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Tabanan yang dipimpin I Gede Susila, rapat melalui video conference bersama OPD di lingkungan Pemkab Tabanan.

Rapat membahas tentang perkembangan terkini, sekaligus penanganan dan antisipasi wabah Covid-19 di Tabanan. Susila yang juga Sekda Tabanan itu mengatakan, sesuai laporan dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Tabanan, jumlah PDP dan ODP di Tabanan mengalami grafik penurunan. Namun tidak dipungkiri kondisi apapun bisa terjadi, mengingat begitu cepat efek penularan wabah tersebut.

Dia minta kepada seluruh OPD dan Tim Gugus Tugas Covid-19 Tabanan agar bersinergi dengan semangat gotong royong menangani krisis yang ditimbulkan covid-19, khususnya di Tabanan. Terlebih mengantisipasi kemungkinan terburuk yang bisa terjadi karena wabah ini.

“Meskipun tidak semua tergabung dalam gugus tugas, saya harap seluruh OPD mempunyai peran sesuai dengan tupoksi dalam menanggulangi penyebaran wabah ini,” ujarnya.

Diingatkan pula untuk semakin meningkatkan poin-poin dasar tentang penanganan covid-19. Hal itu untuk mencegah penularan covid-19 yang semakin mewabah, karena sampai saat ini ada sekitar 756 orang pekerja migran dan ABK asal Tabanan yang pulang dari luar negeri, yang rentan terpapar Covid-19.

Baca Juga :  Lantik Pengurus dan DK PMI Bali, Jusuf Kalla: Kita Perlu Kecepatan

“Tentu hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, dan kita sudah tangani secara gotong royong dengan satgas di desa, dan tentunya dengan dinas kesehatan yang selalu melakukan pemantauan,” imbuhnya.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu memantau keadaan di sekitar, dan waspada terkait wabah ini. Tetap melakukan pola hidup bersih dan sehat, yakni rajin cuci tangan, gunakan masker bila bepergian ke luar rumah, rutin melakukan penyemprotan disinfektan di rumah masing-masing, serta hindari kerumunan atau jangan melakukan kegiatan yang menimbulkan keramaian. (ita/bpn)