BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, pada Selasa (7/1/2020) kemarin, melepas keberangkatan Sekolah Sepak Bola (SSB) Badak Putra Buduk U-10 ke Jakarta, bertempat di Kantor Perbekel Buduk, Mengwi Badung.

Keberangkatan SSB ini dalam rangka ditunjuk mewakili Bali untuk mengikuti kejuaran Biskuit Cup yang rencana berlangsung di Jakarta Selatan.

Turut mendampingi Perbekel Desa Buduk I Ketut Sudarsana yang juga selaku Ketua Umum SSB Badak Putra Buduk, Ketua BPD Buduk Rai Suarna beserta Babinsa dan BabinKantibmas, Pengurus Buduk FC dan Sekretaris Desa beserta Aparat Desa Buduk.

Ketua Panitia I Ketut Kartika melaporkan kedatangannya berkumpul dengan anak-anak di Kantor Kepala Desa adalah bermaksud untuk berpamitan dan sekaligus mengundang Bapak Wakil Bupati mohon doa restu dan motivasi kepada anak anak dalam rangka mengikuti kejuaraan Biskuit Cup yang rencananya dilaksanakan di Jakarta Selatan tanggal 10-12 Januari mendatang.

Lebih lanjut juga dikatakan dipilihnya SSB Badak Putra Buduk mewakili Bali karena SSB Badak Putra Buduk sebagai Juara I di tingkat Provinsi Bali, sehingga pihaknya diberikan kepercayaan mewakili Bali di tingkat Nasional Biskuit Cup.

Baca Juga :  Fraksi DPRD Kabupaten Gianyar Dorong Pengesahan RAPBD

Lebih lanjut dikatakan bahwa keberadaan SSB Badak Putra Buduk ini pada awalnya  digagas oleh Perbekel Desa Buduk I Ketut Sudarsana, dimana dengan sepenuh hati, segala biaya operasional kegiatan di dalam mengikuti kejuaraan maupun pelatihan ditanggung dari dana Desa.

Sementara itu Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa atas nama pribadi maupun atas nama Pemerintah Daerah menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada semua pihak baik Pengurus SSB Badak Putra Buduk maupun kepada orang tua bagi anak-anak yang telah memberikan dukungan, semangat sehingga anak-anak bisa seperti ini.

Lebih lanjut Wabup Suiasa berpesan kepada SSB Badak Putra Buduk harus bangga karena sudah diberikan kesempatan untuk menampilkan diri, menunjukkan kemampuan dalam even-even yang berskala lokal, daerah maupun Nasional. Kesempatan semacam ini adalah kesempatan yang sangat langka, kenapa langka, karena sangat jarang ada yang mau dan mampu mengurus even seperti ini

“Adik-adik ini harus siap mental jangan mudah kecewa, dicurangi sedikit jangan patah semangat, ini menjadi tantangan untuk adik-adik untuk bisa lebih kuat, lebih mampu dan harus bisa lebih baik,” ujar Wabup Suiasa.

Baca Juga :  Pandemi Merebak, Kunjungan ke Museum Bali Nyaris Nihil

Lebih lanjut dikatakan secara pelatihan secara teknis sudah diberikan oleh pelatih, hanya sekarang menjaga mentalitas dan menjaga ketahanan percaya diri dalam pertandingan itu sendiri dilapangan. Karena sepak bola itu merupakan team work, apabila satu orang saja semangatnya kurang bagus dan dilihat tempremental oleh temannya atau terlalu ego sendirian maka permainan akan kacau.

“Kekompakan baik secara pribadi maupun kekompakan kelompok atau tim di lapangan harus dijaga, tumbuhkan rasa percaya diri. Disamping itu kepada pembina dan pelatih saya berharap agar selalu mengontrol kekompakan anak didiknya, jaga agar jangan dikasi bermain hp malamnya dan makan maupun minumnya agar dijaga dengan baik sehingga betul-betul kesehatan prima menjelang pertandingan. Kalau ini bisa terbangun niscaya saya percaya anak anak akan bisa menjadi yang terbaik,” tutup Wabup.(humas-bdg/bpn)