BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Bertepatan dengan rahina Buda Cemeng Klawu, Rabu (24/4/2019). Gedung Baru LPD Desa Adat Pangsan, Petang, Badung diresmikan. Diawali dengan upacara pemlaspasan, gedung yang berlantai II ini diresmikan oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa.

Turut hadir dalam kesempatan ini Ketua Badan Kerjasama (BKS) LPD Provinsi Bali, Kepala Lembaga Pemberdayaan (LP) LPD Provinsi Bali, Ketua BKS-LPD Kabupaten Badung, Kepala LP-LPD Kabupaten Badung, Camat Petang I Gede Eka Sudarwita, serta unsur pemerintah desa dinas dan desa adat setempat, tokoh masyarakat I Gusti Ayu Agung Inda Trimafo Yuda. Pemlaspasan dan peresmian gedung baru LPD Desa Adat Pangsan juga disaksikan oleh seluruh masyarakat desa adat setempat.

Kepala LPD Desa Adat Pangsan I Gede Miasa saat ditemui pada sela-sela acara, mengatakan, pembangunan gedung baru tersebut dilaksanakan dari tahun 2018. Adapun dana yang dihabiskan dalam pembuatan gedung baru yang berada dekat dengan Kantor Desa Pangsan ini menghabiskan dana sekitar Rp. 552 juta pada tahap pertama, dan sekitar Rp. 350 juta pada tahap kedua. “Total dana yang kami habiskan hingga tahap akhir sekitar Rp. 883 juta, yang dianggarkan dari cadangan modal LPD,” ungkapnya.

Baca Juga :  Smart City di Badung Sudah Level Impact

Terkait perkembangan LPD Desa Adat Pangsan Gede Miasa mengatakan hingga akhir tahun 2018 asset LPD sudah mencapai Rp.12,7 miliar dengan perolehan laba sebesar Rp. 677 juta. Dari laba tersebut, dana pembangunan yang dapat diserahkan ke desa adat mencapai Rp. 135 juta. “Dilihat dari pencapaian laba, tahun 2018 hanya mampu meningkat 0,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini karena situasi ekonomi yang masih belum membaik,” ungkapnya.

Dengan keberadaan gedung baru ini, pihaknya berharap mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terlebih meningkatkan kinerja LPD kedepan. Dengan itu akan mampu mendorong pengembangan LPD Desa Adat Pangsan.

Sementara itu, Bendesa Adat Pangsan Ida Bagus Gede Surya Dharma, sangat mengapresiasi keberadaan LPD selama ini, terlebih lagi mampu secara mandiri dalam segala hal. “Termasuk dalam pembangunan gedung baru yang saat ini dilakukan secara mandiri ditengah keterbatasan yang dimiliki,” ujarnya.

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, dalam sambutannya mengatakan, keberadaan LPD sebagai lembaga keuangan milik desa pakraman agar bisa dijaga keajegannya yang mampu menjadi pralaba bagi desa adat. “Kami harapkan kedepan agar pengurus LPD terus ulet dan tekun serta sabar dalam mengelola untuk pengembangan LPD kedepan. Diharapkan dengan pembangunan gedung baru ini mampu mendorong kemajuan Desa Adat Pangsan kedepan. Selama ini eksistensi LPD Desa Adat Pangsan sangat memberikan manfaat kepada masyarakat, terutama dana pembangunan yang diserahkan setiap tahunnya sangat meringankan beban masyarakat. “Dengan adanya dana pembangunan ini mampu mendukung kegiatan masyarakat, terutama pada saat piodalan,” terangnya.(humas-bdg/bpn)