Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – SPNF SKB Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar mengajak perempuan Kota Denpasar dan peserta didik kesetaraan jadikan hobi dan keterampilan untuk bisa menjadi wiraswasta di bidang rias kecantikan kulit dan tata rias pengantin modifikasi. Mendidik kaum perempuan dalam dua keterampilan tersebut, SPNF SKB Disdikpora membuka kegiatan pendidikan kecakapan wirausaha (PKW).

Kegiatan PKW dibuka Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Dikpora Kota Denpasar, Drs. Made Merta, M.Si., Jumat (20/10/2017) malam lalu. PKW tata kecantikan kulit diikuti 30 peserta, sedangkan tata rias pengantin modifikasi diikuti 20 peserta.

Baca Juga :  Pj Gubernur Bali Serahkan LKPD Unaudited Pemerintah Provinsi Bali Tahun 2023

“Tujuan PKW tidak lain yaitu, supaya kaum perempuan yang hobi rias kecantikan, agar hobi itu menjadi bidang usaha baginya,” ujar Kepala SPNF SKB Disdikpora Kota Denpasar, Ni Made Sugiantini, S.Pd., M.Pd.H.

Menurutnya, potensi untuk buka usaha rias kecantikan dan tata rias pengantin modifikasi di Kota Denpasar ini sangat cukup besar. Sehinga perlu pelatihan bagi yang suka merias kecantikan, agar hobi tersebut bisa mendatangkan profit baginya.

“Berawal hobi menjadi kewirausahaan rias kecantikan. Jadi tidak seharusnya harus mempunyai toko untuk membuka usaha. Tetapi dari rumah ke rumah sudah bisa,” jelasnya.

Sugiantini menjelaskan, PKW tata kecantikan kulit dilaksanakan selama 45 hari dari 20 Oktober sampai dengan 9 Desember 2017, sedangkan pendidikan keterampilan tata rias pengantin modifikasi dilaksanakan selama 24 hari mulai 20 Oktober hingga 19 November 2017.

Baca Juga :  Gempita Promo Maret, Beli Motor Honda Bisa Hemat Uang Muka dan Angsuran

“Pembiayaan kegiatan PKW bersumber dari DIPA Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan serta APBD Kota Denpasar,” jelasnya.

Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Dikpora Kota Denpasar, Made Merta, sangat mengapresiasi adanya kegiatan-kegiatan untuk melatih keterampilan para kaum hawa serta para peserta didik kesetaraan.

“Ini program yang sangat baik untuk kemajuan kaum perempuan. Jika difokuskan serta diberikan perhatian serius ke depan program ini akan memberi kontribusi besar akan ada lapangan kerja baru dan akan ada sumber penghasilan baru,” ucapnya.

Baca Juga :  Puluhan Warga Manfaatkan Layanan Posyandu Paripurna di Kelurahan Penatih

Diharapkannya, setelah selesai pelatihan, para peserta akan mampu membantu suami dalam menopang perekonomian keluarga, sehingga ke depan akan menjadikan keluarganya hidup lebih sejahtera.

“Paling tidak bisa menambah penghasilan keluarga untuk hidup berkecukupan. Kuncinya suksesnya, cinta pekerja dan lakoni pekerjaan dengan jujur,” pungkasnya. (r/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News