Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa, Sabtu (24/6/2017) lalu menghadiri Hut STT Bakti Pertiwi ke-39 bertempat di Br. Dangin Yeh Desa Abianbase Kec. Mengwi Kab Badung. Turut hadir pada kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kab. Badung yang juga menjabat sebagai Bendesa Adat Abianbase I Made Sunarta, Sekcam Mengwi Nyoman Suartana, Tripika Kec. Mengwi, Lurah Abianbase Dewa Rai Wijaya, Ketua STT se-Desa Abianbase dan tokoh masyarakat setempat. Di puncak acara Hut STT Bakti Pertiwi ditandai pemotongan tumpeng oleh Sekda Adi Arnawa dan diserahkan kepada Ketua Stt Agus Dedi Wiranjaya, diakhir acara Sekda Adi Arnawa juga menyerahkan bantuan Rp. 10 juta.

Baca Juga :  Bhayangkari Cabang Tabanan Berkunjung ke Yayasan Gayatri Widya Mandala

Ketua STT Bakti Pertiwi Agus Dedi melaporkan, STT Bakti Pertiwi berdiri tahun 1982 yang berjumlah 14 anggota dan pada tahun 2017 dengan jumlah 25 anggota terdiri dari 20 pemuda dan 5 pemudi Walaupun dengan keterbatasan jumlah hal ini akan tidak mengurangi semangat dan kekompakan STT dalam melaksanakan program serta kegiatan Hut STT Bakti Pertiwi. Adapun kegiatan yang diselenggarakan pada HUT STT Bakti Pertiwi adalah mengadakan lomba layang-layang pada hari minggu tanggal (18/6), bertempat dilapangan umum desa abianbase, dengan begitu banyak pengemar layang layang-layang, baik muda maupun tua berbaur jadi satu menunjukkan kebersamaan, dengan 320 jumlah peserta yang berasal dari Kab. Badung, Denpasar, Gianyar dan Tabanan.

Baca Juga :  Mahasiswa Fikom Unpad Raih Prestasi di Universitas Brawijaya

Sementara itu Sekda Wayan Adi Arnawa menyampaikan apresiasi atas kegiatan Hut STT Bakti Pertiwi ini, karena pada momentum dalam kegiatan hut stt ini ternyata banyak kegiatan yang di selenggarakan ada lomba layang layang, makan kerupuk anak-anak, lari karung dan banyak yang lainnya. Ini membuktikan bahwa sekee teruna bakti pertiwi cukup eksis dan yang paling penting adalah seketeruna ini pada posisi pada sebenarnya yaitu sebagai garda terdepan generasi muda, sudah berpikir sudah mulai bersikap dan membuat kegiatan yang bersifat positif. Pemerintah sangat mendukung langkah langkah ini biar terus berkesinambungan, disampaikan juga kepada seketeruna untuk menjadikan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan sebagai proses pembelajaran, siapa tau nanti ada saat seke teruna menjadi pejabat atau pengusaha.

“Seketeruna teruni ini sekedar gradag grudug, seketeruna ini adalah proses pembelajaran bagi generasi muda, dengan bergenerasi muda ini tolong dijaga dengan baik lebih-lebih peran seketeruna cukup besar” ujar Sekda. Sekda juga berharap melalui kegiatan seperti ini, kegiatan-kegiatan yang negatif bisa kita minimalis, yang paling penting bagi seketeruna jauhkan diri dari narkoba, obat terlarang, minum-minuman keras dan sex bebas. (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :