Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Krama Desa Adat Kekeran, Mengwi, Kamis (8/6/2017) lalu sebagai “Upasaksi”/menyaksikan secara langsung pencairan bantuan dana hibah yang dilakukan oleh Panitia pembangunan di Desa Adat Kekeran.

Penarikan dana hibah Pemkab Badung tahun 2017 ini sebagai bukti bahwa pengajuan proposal yang dilakukan masing-masing panitia yang difasilitasi oleh DPRD Badung sudah benar-benar cair, yang nantinya dimanfaatkan sesuai dengan RAB dan dalam pelaksanaannya ikut dikontrol oleh masyarakat. Untuk Desa Adat Kekeran, Bupati menyerahkan dana hibah dengan total nilai Rp. 6,588 Milyar kepada 7 (tujuh) penerima.

Pada penyerahan hibah tersebut Bupati didampingi Anggota DPRD Badung I Nyoman Satria, Kabag. Humas Setda Badung Putu Ngr. Thomas Yuniarta, Camat Mengwi I Gst. Ngr. Gede Jaya Saputra serta Perbekel dan Bendesa Adat Kekeran.

Pada kesempatan itu, Bupati menyerahkan dana hibah di dua tempat. Pertama di Wantilan Pura Desa Kekeran, Bupati menyerahkan secara simbolis dana hibah kepada tiga penerima. Masing-masing untuk pembangunan Bale Banjar Dlod Sema sebesar 2 M, Banjar Dangin Pangkung sebesar 500 juta dan Penataan Parhyangan Dalem Pesimpangan Agung sebesar 1 M. Kedua, di Wantilan Kelod Desa Adat Kekeran diserahkan hibah untuk 4 penerima yaitu bantuan pembangunan Bale Banjar Dlod Yeh sebesar 1 M, penataan Pura Dalem lan Merajapati Desa Adat Pengempon Kelod sebesar 1,5 M, bantuan upacara memukur massal 488,5 juta, dan pembangunan Pura Beji Banjar Tauman sebesar 157,5 juta.

Baca Juga :  Eka Jagger Ingin Rintis Sekolah Bartender

Bupati menyampaikan, bahwa penyerahan hibah secara langsung kepada krama di Kekeran ini sebagai bagian dari keyakinan pemerintah untuk melakukan “upasaksi” hibah yang dicairkan oleh panitia yang disaksikan pemerintah bersama krama Desa Adat Kekeran.

“Pencairan hibah ini sebagai bukti dan ingin menunjukkan kepada masyarakat, apa yang dilakukan ini terbuka dan transparan demi memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Diharapkan penggunaan dana ini, harus sesuai dengan peruntukan dan nanti harus dilengkapi dengan laporan pertanggungjawaban dana tersebut. Selain itu krama desa adat juga diminta untuk ikut mengawasi penggunaan dana sehingga tepat sasaran.

Bupati menambahkan, pemberian bantuan dana hibah Pemkab Badung kepada masyarakat, sebagai upaya percepatan pembangunan di desa. Bupati memahami betul bahwa kebanyakan waktu dari masyarakat desa umat sedharma habis untuk melakukan kegiatan adat termasuk uang juga banyak habis untuk kepentingan adat. Maka pemerintah dan DPRD Badung hadir ditengah-tengah masyarakat untuk membangun sekaligus memenuhi kebutuhan dan kepentingan adat maupun yadnya itu sendiri.

Baca Juga :  Menparekraf Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan Ketat saat Libur Nataru di Bali

“Kedepan kami tidak ingin ada istilah masyarakat mengeluarkan uang/peturunan berkaitan dengan pembangunan termasuk upakara dan upacara. Untuk itu kami betul-betul membantu penuh berkaitan dengan pelestarian seni, adat, agama dan budaya yang ada di Kabupaten Badung,” tegasnya.

Sementara Perbekel Desa Adat Kekeran I Nyoman Suarda bersama Bendesa Adat Kekeran Wayan Sukandia mewakili krama desa adat Kekeran menyampaikan terima kasih kepada Bupati Badung dan DPRD Badung yang telah memberikan dana hibah untuk pembangunan di Desa Adat Kekeran.Diakui cairnya hibah ini akan sangat membantu dalam percepatan pembangunan fisik maupun sumber daya manusia di Desa Kekeran.

Baca Juga :  Pakar Gunung Api UGM Prof. Kirbani Tutup Usia

“Kami atas nama krama desa adat Kekeran sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati dan Bapak DPRD Badung Nyoman Satria yang sudah memfasilitasi hingga dana ini cair ke masing-masing rekening penerima dan dapat dinikmati masyarakat,” jelasnya.

Kedepan, pihaknya akan selalu mendukung kebijakan dan program Pemkab Badung yang dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ditambahkan, pemberian dana hibah tidak sebatas untuk tahun ini saja, namun di tahun 2016 lalu Pemkab Badung juga telah memberikan dana hibah untuk pembangunan serta kegiatan kepemudaan di Desa Kekeran dengan total nilai sebesar 3 M lebih.

“Tahun lalu Bapak Bupati juga telah membantu, mulai bantuan untuk pembangunan fisik, mendukung kegiatan STT, PKK, sekaa gong dan pembangunan lapangan voly dengan total bantuan sebesar 3 M lebih,” tambahnya. (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :