Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Sebagai wujud sinergitas antara Pemerintah dan TNI, dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan di Kabupaten Badung, Pemerintah Kabupaten Badung dan TNI melakukan panen Padi di Subak Aban, Desa Darmasaba, Abiansemal dan panen Cabai di areal Kantor Danramil Abiansemal.

Acara ini dihadiri Bupati Badung diwakili Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Badung I Wayan Witra, Dandim 1611/Badung Letkol M Leo Saragi, Camat Abiansemal Putu Ngurah Thomas Yuniarta beserta Tripika Kecamatan Abiansemal, Perbekel Darmasaba I Made Taram dan Krama Subak Aban, Jumat (5/5/2017).

Bupati Badung dalam sambutannya yang dibacakan Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura I Wayan Witra menyampaikan, berbagai upaya telah dilaksanakan Pemkab Badung melalui program pembangunan Pertanian di Kabupaten Badung.

Upaya-upaya ini bertujuan untuk lebih memacu pelaksanaan pembangunan dengan mengoptimalkan pemanfaatan potensi yang ada, baik potensi sumber daya manusia maupun potensi sumber daya alam, dengan memanfaatkan teknologi pemupukan berimbang secara baik dan benar.

Baca Juga :  Pinrang Berguru Soal Pengairan ke Tabanan

Lebih lanjut Wayan Witra membacakan, dalam kondisi alam/iklim yang tidak menentu, sektor pertanian yang paling merasakan dampaknya, sehingga diperlukan upaya untuk mengatasinya. Disatu sisi kebutuhan pangan khususnya beras dari tahun ke tahun terus meningkat sejalan dengan meningkatannya jumlah penduduk dan meningkatnya daya beli masyarakat.

Untuk itu diperlukan terobosan inovasi teknologi pertanian sehingga produksi khususnya Padi terus bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah akan selalu berupaya memenuhi keperluan infrastuktur untuk mendukung sektor pertanian dalam arti luas, seperti jalan usaha tani, jaringan irigasi tingkat Desa, jaringan irigasi tingkat tersier, alat mesin pertanian termasuk Balai Subak, demikian juga modal usaha tani.

Baca Juga :  PP KMHDI 2018-2020 Hadapi Pertempuran Global

Semua ini tidak lain untuk memotivasi petani sehingga sarana produksi dan inovasi pertanian dapat diterapkan secara utuh. Dengan bimbingan penyuluhan pertanian yang ada di lapangan, dan didukung dengan penerapan teknologi diharapkan dapat meningkatkan produktifitas yang pada akhirnya dapat meningkatkan produksi pertanian dalam rangka mendukung swasembada beras tahun 2017.

Sementara itu Dandim Badung Letkol M Leo Saragi menyampaikan bahwa dengan hasil pertanian yang cukup baik diharapkan agar kedepannya profesi sebagai petani dapat menjadi profesi yang membanggakan. Pihaknya juga menyambut baik dan mengapresiasi sinergitas antara pemkab badung dengan TNI. Diharapkan sinergi ini tetap dipertahankan untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan. (humas-bdg/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :